Vaksin Penyakit Typhoid – Jenis Vaksin Typhoid, Perkembangannya Dan Jadwal Imunisasinya

Jenis Vaksin Typhoid, Perkembangannya Dan Jadwal Imunisasinya

Dalam zaman modern seperti saat ini, dimana dengan alat transportasi yang sangat cepat, seperti pesawat terbang, kereta cepat, kapal laut dan mobil, maka manusia dengan mudah dan sangat cepat bisa bepergian dan berpindah tempat dari satu daerah bahkan negara ke tempat atau negara lain, hanya dalam hitungan jam atau beberapa hari saja. Ini sangat lain dengan abad lalu, diprlukan waktu beberapa minggu bahkan bulanan untuk mencapai satu tempat yang lain.

Kemudahan transportasi ini juga mengubah gambaran pola penyebaran penyakit menular dan mengubah peta endemisitas suatu penyakit menular.

Misalnya penyakit demam berdarah dengue, yang tadinya adalah penyakit khas dan hanya ada dibelahan bumi Asia dan Asia Tenggara juga Latin Amerika, tetapi sekarang penyakit DBD ini bisa kita dapatkan di Amerika juga Eropa. Demikian juga penyakit infeksi tropis yang lain, dengan mudah bisa menyebar kenegara atau belahan dunia lain yang sebelumnya tidak mengenal penyakit tersebut.

 

Kenapa bisa terjadi demikian ?

Jawabnya adalah, sewaktu orang terkena infeksi suatu penyakit menular ini, dan pada waktu yang sama orang tersebut juga akan bepergian dengan pesawat ke benua lain, maka setelah dia tiba dinegara baru tersebut, penyakitnya mungkin masih dalam masa inkubasi atau baru mulai tampak gejalah2nya saja. Ditempat baru tersebut orang ini menjadi sakit, dan bila kebetulan ada alat penularan penyakit (vehikel) yang cocok, misalnya nyamuk aedes juga lalat, maka virus atau bakteri yang ada dalam darah atau dalam kotoran penderita bisa ditularkan ke orang sekitar penderita penyakit tersebut.

Oleh karena itu, untuk mencegah suatu penyakit infeksi ditularkan kenegara lain, setiap pendatang yang berkunjung ke negara lain diwajibkan untuk diberikan imunisasi penyakit yang ingin dicegah tersebut.

 

Kembali kepada penyakit Typhoid atau penyakit Demam Typhoid yang telah kita bahas sebelumnya, kita ketahui bahwa cara penyebaran penyakit ini adalah melalui bahan makanan atau minuman yang terkontaminasi (food and water born disease), dan cara menular dari satu orang ke lain orang adalah dengan cara feco – oral infection atau infeksi dari kotoran manusia melalui mulut, artinya bahan makanan dan minuman yang terkontaminasi kotoran manusia yang mengandung kuman typhoid ini dimakan oleh manusia yang lain. (lihat di http://selukbelukvaksin.com/vaksin-penyakit-typhoid-typhoid-fever/ )

Cara mencegah penyakit ini yang efektif tentu dengan kebiasaan mencuci tangan sampai bersih, setiap kali kita selesai membuang air besar juga air kecil, sebelum kita menyentuh bahan makanan dan minuman.

 

Golongan High Risk Tertular Kuman Penyakit Typhoid (data textbook Vaccines, edition 5th, Plotkin Cs):

  • Anak anak hingga remaja yang tinggal didaerah endemik penyakit typhoid
  • Para pelancong atau wisatawan dan personil militer, yang berasal dari negara industrial atau maju, ke negara endemik penyakit typhoid atau negara yang sedang berkembang (less developed area) (lihat di  http://selukbelukvaksin.com/traveler-vaccine-vaksin-untuk-wisatawan/ )
  • Para tenaga pekerja laboratorium klinik yang memproses bahan2 biologi dan feses juga urine penderita penyakit typhoid

 

Data Epidemiologi (Incidence Rate) Penyakit Typhoid (data textbook Vaccines, edition 5th, Plotkin Cs ) :

  • Golongan usia < 1 tahun —> Sangat rendah
  • Anak Usia Pra Sekolah (2 – 4 tahun) —> Rendah
  • Anak Usia Sekolah (5 – 19 tahun) —> Sangat Tinggi
  • Usia Dewasa > 35 tahun —> Rendah

 

Catatan :

Atas dasar tinggi rendahnya angka Incidence Rate inilah, maka dibuat kebijaksanaan imunisasi vaksin Typhoid ini,  misalnya:

  • vaksin typhoid ini baru kita berikan pada bayi berusia > 2 tahun, karena insiden penyakit pada bayi yang berusia < 1 – 2 tahun adalah sangat rendah. (lihat jadwal imunisasi dasar anjuran Ikatan Dokter Anak Indonesia -IDAI) di  http://selukbelukvaksin.com/jadwal-imunisasi-idai-untuk-anak-berusia-0-18-tahun/
  • durasi proteksi vaksin typhoid suntikan dan yang diminumkan, adalah selama 3 tahun
  • vaksin typhoid ini akan diulang setiap 3 tahun sekali, dan vaksinasi ulangan atau booster ini hanya kita berikan pada mereka yang tergolong resiko tinggi, misalnya anak dan remaja yang bertempat tinggal atau bagi mereka yang ingin berkunjung ke daerah endemik penyakit typhoid ini, juga bagi para pekerja laboratorium penyakit yang sering berhubungan dengan bahan2 sekresi penderita penyakit2 infeksi ini.

 

Tetapi rupanya cara hidup sehat dengan mencuci tangan setelah setiap kali buang air besar ini tidak cukup efektif, sehingga dipikirkan cara imunisasi yang jauh lebih efektif dan praktis, dan memberikan daya perlindungan yang cukup lama, hingga 3 tahun setiap kali diberikan imunisasi dengan vaksin anti penyakit typhoid ini.

 

Sejarah Tentang Pembuatan Vaksin Anti Penyakit Typhoid; Beberapa Jenis Vaksin Anti Typhoid dan Jadwal Imunisasinya

Almroth Edward Wright Penemu Vaksin Demam Typhoid (https://en.wikipedia.org/wiki/Typhoid_fever)

Almroth Edward Wright Penemu Vaksin Demam Typhoid
(https://en.wikipedia.org/wiki/Typhoid_fever)

 

Parenteral Killed Whole Cell Vaccine :  

Pada mulanya, kita mengenal jenis Parenteral Killed Whole Cell Vaccine (vaksin kuman typhoid sel utuh yang telah dimatikan), jenis vaksin ini memberikan efek perlindungan antara 51 – 88%. Serotipe kuman typhoid yang dipergunakan untuk membuat antigen vaksin ini adalah serotipe Ty2, yang telah dibuktikan aman dan efektif untuk dipakai manusia.

Kuman typhoid serotipe Ty2 ini dimatikan dengan zat aseton, atau dengan fenol panas atau dengan pemberian formaldehide. Tehnik mana yang dipakai adalah tergantung dari pabrik pembuat vaksin anti typhoid ini.

Dari pengalaman lapangan pemakai vaksin typhoid sel utuh yang telah dimatikan ini adalah, vaksin ini cukup memberikan perlindungan bagi pemakainya, namun juga banyak menimbulkan efek samping atau KIPI akibat vaksin sel utuh ini, sehingga vaksin sel utuh ini tidak disukai.

Efek samping atau KIPI vaksin yang ditimbulkan oleh jenis vaksin typhoid sel utuh yang dimatikan ini, antara lain seperti:

  • demam (20 – 25%)
  • reaksi lokal (40 – 50%), seperti misalnya bengkak, nyeri, merah, ruam dan gatal
  • reaksi sistemik lain seperti demam hingga terjadinya absentisme sekolah (15%)

Kemudian para ilmuwan mencari jenis vaksin baru yang komposisinya (lebih) murni, yaitu hanya mengandung antigen yang di – inginkan saja, yang bersifat antigenik dapat merangsang tubuh memproduksi antibody, tetapi tidak bersifat reaktogenik, yang akan membuat tubuh memberi respon negatif yang mengarah terjadinya efek samping KIPI vaksin.

Dengan tehnik pemurnian kuman typhoid yang dimatikan, hanya bagian dari kuman yang di-inginkan saja yang diambil untuk dipergunakan sebagai antigen yang bersifat antigenik untuk membuat vaksin anti typhoid, seperti vaksin Purified Vi Polysaccharide Vaccine yang akan kita bahas dibawah ini

1. Purified Vi Polysaccharide Vaccine

Ini adalah jenis vaksin mati murni atau Killed Vaccine untuk mencegah penyakit typhoid.

Vaksin jenis ini mengandung Vi antigen yang pertama kali dipelajari oleh Felix tahun 1930an, dan vaksin ini dimatikan dengan zat aseton.

Hanya sayangnya jenis vaksin Vi yang pertama ini bukan jenis yang murni, masih tercampur dengan antigen O dari kuman typhoid, yang dapat menyebabkan efek samping KIPI vaksin bila disuntikkan pada manusia.

Pada tahun 1975, terjadi kemajuan besar dibuat oleh ilmuwan Wong, yang telah berhasil memurnikan antigen Vi ini tanpa merusak protein polysakarida kuman typhoid, dengan kata lain, vaksin Vi murni ini mempunyai efikasi dan efektifitas yang tinggi namun dengan kemungkinan terjadinya KIPI vaksin yang sangat rendah, sehingga bisa disebut cukup aman untuk diberikan kepada manusia segala usia.

Vaksin Vi polisakharida yang dimurnikan ini yang kita pergunakan saat ini.

Vaksin ini cara pemberiannya adalah dengan menyuntikan vaksin ini kedalam otot lengan atas, dan perlu diulang setiap 3 tahun sekali.

Atau tergantung keperluan dan gaya hidup, misalnya untuk mereka yang tinggal didaerah endemik penyakit typhoid, atau bagi mereka yang sering berkunjung kedaerah endemik penyakit typhoid, maka pengulangan imunisasi vaksin typhoid setiap 3 tahun sekali itu perlu dilakukan.

Jadwal Imunisasi vaksin Typhoid Jenis Purified Vi Polysaccharide Vaccine, bisa kita lihat dan simak di:

  •  Untuk bayi hingga anak remaja usia 18 tahun, di:

http://selukbelukvaksin.com/jadwal-imunisasi-idai-untuk-anak-berusia-0-18-tahun/

  • Untuk orang dewasa dan orang tua, di :

http://selukbelukvaksin.com/wp-content/uploads/2013/08/Jadwal-Imunisasi-Dewasa-20131.jpg

Vaksin jenis Purified Vi Polysaccharide Vaccine yang disuntikkan ini ada di Indonesia. Nama vaksin jenis ini Typhim Vi yang diproduksi oleh Sanofi Pasteur

 

2. Ty 21a Live Attenuated Oral Typhoid Vaccine

Dari namanya saja kita sudah tahu bahwa vaksin jenis ini adalah vaksin kuman hidup yang telah dilemahkan dan dipergunakan sebagai antigen vaksin typhoid.

Dengan tehnik yang membuat kuman typhoid mengalami mutasi genetik, maka dari serotype Ty 2 diperoleh mutan kuman typhoid Ty 21a. Kuman typhoid hasil mutasi Ty 21a ini sudah tidak memiliki sifat patogen yang dapat menimbulkan penyakit typhoid, tetapi dapat merangsang sistim imunitas tubuh untuk memproduksi antibody yang efektif untuk menangkal infeksi kuman typhoid.

Sebelum dibuat menjadi vaksin oral yang diminumkan, maka telah dilakukan beberapa kali uji klinik yang intensif di  negara2 endemik penyakit typhoid, seperti misalnya di uji cobakan di negara Mesir, Chili, Thailand dan juga Indonesia.

Sekarang vaksin jenis ini yang diberikan dengan cara minum telah ada di Indonesia, merupakan hasil produksi pabrik pembuat vaksin dari Sweden, dalam bentuk kapsul.

 

Jadwal Imunisasi vaksin Typhoid Jenis Ty 21a Live Attenuated Oral Typhoid Vaccine : 

Berbeda dengan vaksin typhoid jenis suntikan Purified Vi Polysaccharide Vaccine, maka vaksin typhoid minum ini diberikan dalam 4 kapsul dosis, dengan interval waktu selang sehari setiap kapsul dosisnya.

Kapsul vaksin diminumkan dengan air dingin atau hangat, sebaiknya sebelum makan dan diselang satu hari antara setiap kapsul dosisnya

Vaksin Typhoid Oral ini bisa diberikan mulai anak yang berusia > 6 tahun sampai orang dewasa (Vivotif Package Insert USA – Updated September 2013 – Increase of Upper Specification Limit)

Durasi proteksi vaksin oral typhoid ini juga berlangsung 3 tahun lamanya.

Nama vaksin ini adalah Vivotif Kapsul, yang diproduksi oleh Berno Pharma dari Sweden. Vaksin ini telah ada dijual di Indonesia

Pengulangan vaksinasi typhoid oral ini sama seperti vaksin typhoid suntikan diatas, yaitu tergantung kondisi dan keperluan sipenerima vaksinasi ini.

 

Vaksin Penyakit Typhoid Masa Depan  

Untuk meningkatkan efikasi dan daya proteksi vaksin Purified Vi Polysaccharide Vaccine yang disuntikkan ini, maka saat ini sedang dikembangkan pembuatan vaksin purified Vi yang dikonyugasikan dengan protein dari toksoid tetanus, atau dengan protein toksoid difteri atau dengan toksin cholera.

Hasil vaksin konyugasi Vi ini sedang diuji cobakan dilaboratorium untuk melihat dan menilai seberapa efektif dan protektif vaksin typhoid Vi jenis konyugasi ini.

(Vaccines, Prospects And Perspective. volume II, Harminder Singh et al)

 

 

 

 

Vaccine Saves Lives !

tags: , , , , , , , , ,

Related For Vaksin Penyakit Typhoid – Jenis Vaksin Typhoid, Perkembangannya Dan Jadwal Imunisasinya