Tanya Jawab Tentang Vaksin Dan Vaksinasi – September 2017

Tanya Jawab Tentang Vaksin Dan Vaksinasi – September 2017

Seperti halaman Tanya Jawab Vaksin dan Vaksinasi sebelumnya yang terdapat dalam website ini, karena setiap bulan pertanyaan semakin banyak, maka untuk memudahkan Pembaca mencari apa yang diinginkan, maka mulai sekarang, semua pertanyaan dan jawaban yang ada dalam satu bulan akan dirangkum dalam bulan yang bersangkutan, sesuai dengan topik vaksin yang ditanyakan.

Semoga dengan cara demikian, akan memudahkan Para Pembaca mencari dan membaca pertanyaan dan jawaban yang di-inginkan.

Salam,

Dr. Leo Kurniawan (leokurniawandr@gmail.com)

Vaksin Human Papilloma Virus Source Google free image

Vaksin Human Papilloma Virus
(Google free image)

Catatan: Agar supaya pertanyaan Anda tentang vaksin dan masalahnya bisa terjawab dengan tuntas dan jelas,   kami  sarankan Anda mengirimkan pertanyaan dengan email yang ditujukan ke alamat email kami diatas

——————————————————————————————————————–

  1. Pertanyaan: Apa Efek Pemberian Antibiotika Berbareng Dengan Imunisasi Vaksin Meningitis ?  
  • Saya XXX  dok… mau menanyakan :
1. Apakah suntik meningitis diperbolehkan sementara saya sedang minum antibiotik (Lincocin 500mg)?
2. Anak saya seminggu yg lalu imunisasi MR di skolah… apakah boleh vaksin meningitis dgn jarak berdekatan vaksin MR?
Trima kasih dok…
Jawab: 
Saya akan mencoba menjawab pertanyaan anda berikut ini :
1.  Vaksin Meningitis adalah jenis vaksin yng mati atau killed vaccine, sehingga dengan pemberian atibiotik yang berbarengan dengan imunisasi vaksin Meningitis ini, tidak ada pengaruh buruk, kecuali bila yang kita berikan adalah vaksin hidup yang telah dilemahkan (live attenuated vaccine)
Detail tentang jenis dan macam vaksin, bisa anda simak di website ini  http://selukbelukvaksin.com/jenis-dan-macam-vaksin/
2. Setelah mendapatkan vaksin MR seminggu yang lalu, maka tidak ada halangan untuk diberikan vaksin Meningitis setelah itu.
Tentang urutan dan interval waktu pemberian imunisasi bermacam2 vaksin (vaksin hidup dan vaksin mati), bisa anda baca dan simak di website http://selukbelukvaksin.com/jadwal-imunisasi-idai-untuk-anak-berusia-0-18-tahun/
Demikian jawaban saya untuk anda. Semoga bermanfaat.
Salam,
Dr. Leo Kurniawan
2. Pertanyaan: Karena Kekosongan Persediaan Vaksin, Apakah Kita Boleh Mengganti Dengan Merek Vaksin Pabrik Yang Lain ?
  • siang dok, apakah suntikan I servarix bisa dilanjutkan ke II dengan Gardasil krn servarix masih kosong sampai saat ini?terima kasih, mohon dibalas
Jawab:  
Dalam prinsip imunisasi (untuk jenis vaksin apapun), selalu diusahakan agar dari awal hingga akhir serie imunisasi kita selalu mempergunakan jenis vaksin yang sama (jenis merek dan pembuat vaksin yang sama), dengan tujuan agar supaya hasil akhir imunisasi ini akan optimal.
Hanya saja kadang2 terjadi kekosongan persediaan vaksin yang kita pergunakan, sehingga kita harus menunggu tetapi tidak tahu kapan akan tersedia lagi jenis vaksin tersebut.
Dalam kasus anda, karena baru diberikan dosis pertama jenis vaksin Servarix, maka kalau terpaksa kita bisa ganti dengan yang tesedia,hingga selesai serie imunisasi tersebut.
Seandainya anda telah mendapatkan 2 kali dosis vaksin jenis Servarix, maka anda bisa menunggu beberapa saat hingga tersedia kembali jenis vaksin yang anda pakai diawal imunisasi.
Penundaan lebih dari waktu yang dianjurkan tidak akan berpengaruh buruk, karena anda telah mendapatkan 2 dosis sebelumnya, sehingga sudah akan terbentuk zat antibody dalam tubuh anda.
Begitu vaksin tersebut sudah tersedia, maka anda bisa segera menyuntikkan dosis ke3 yang tertinggal ini.
Untuk jelas komposisi masing2 vaksin HPV ini dan jadwal imunisasinya, bisa anda baca dan simak di website http://selukbelukvaksin.com/vaksin-human-papilloma-virus/
Demikian jawaban saya, semoga memuaskan.
Salam,
Dr. Leo Kurniawan

 

 

3. Pertanyaan: Tentang Seluk Beluk Vaksin Influenza Untuk Bayi 

 

  • Selamat siang dok. Sy mau bertanya soal vaksinasi influenza. Bayi sy sdh slsai DPT combo, pcv dan rotavirus dasar. DSA sy mnjadwalkan vaksinasi influenza bln dpn (usia 6 bln).
    1. Dok, mnurut dokter, apakah efektif vaksinasi influenza dilakukan? Krn serotipe virus sgt byk, apalagi utk penyakit common cold.
    2. Vksinasi influenza dilkukan per tahun. Kl misalx tahun depan anak sy gk divaksin apakh boleh dok? Tdk brpengaruh bgi status imunnya dok?
    Terima kasih.

 

Jawab: 

Pertama ingin saya jelaskan adanya salah kaprah orang awam (bahkan banyak dokter sejawat saya), mereka beranggapan bahwa penyakit Influenza yang disebabkan oleh virus influenza adalah sama persis dengan penyakit pilek atau yang kamu sebut Common Cold yang disebabkan oleh bakteri kebanyakan dan juga beberapa jenis virus (selain virus influenzaa) yang hidup dan berdomisili didaerahnselaput lendir mukosa rongga hidung hingga tenggorokan diseluruh saluran sistim pernafasan kita.
Karena gejalah penyakit antara penyakit influenza karena virus adalah sangat mirip dan sulit dibedakan dengan common cold batuk pilek karena bakteri dan virus lain, maka tidak heran akahirnya orang awam dan beberapa dokter salah kaprah dan menganggap kedua penyakit ini sebabnya sama saja.
Detail tentang penyakit influenza dan virus2 penyebabnya bisa anda baca dan simak di website http://selukbelukvaksin.com/vaksin-influenza-dan-seluk-beluknya/
Sedangkan tentang penyakit pilek batuk Common Cold sangat gampang bisa anda baca di internet.
Influenza karena virus ini bisa kita cegah dengan vaksinasi yang efektif, tentang vaksin penyakit influenza ini juga bisa anda baca dan simak di website  http://selukbelukvaksin.com/category/vaksin-dan-kesehatan-preventiif/vaksin-influenza-vaksin-dan-kesehatan-preventiif/
Lalu mengapa vaksin influenza harus diberikan setiap tahun ? 
Hebatnya virus influenza ini hampir setiap tahun selalu berganti serotipe penyebab endemik sakit influenza, sehingga jenis vaksin influenza kandungan serotipe nya juga ikut berubah sesuai dengan serotype virus flu yang beredar.
Imuniisasi vaksin influenza itu dianjurkan setiap tahun pada waktu yang sama, misalnya tahun ini anda diberikan imunisasi flu bulan Agustus maka sebaiknya tahun depan anda mengulang imunisasi ini pada bulan yang sama juga, guna mendapatkan respons imunitas yang optimal.
Pemberian vaksin influenza yang tidak berkesinambung, tentu akan mempengaruhi daya kekuatan imunitas tubuh kita melawan virus influenza yang kebetulan datang menyerang.
Jadi sangat dianjurkan setiap tahun, pada waktu yang sama, kita sudah mendapatkan injeksi vaksin influenza yang sesuai untuk tahun endemik tersebut.
Contoh kandungan jenis serotype antigen virus influenza dalam vaksin, bisa anda baca dan simak di website   http://selukbelukvaksin.com/category/vaksin-dan-kesehatan-preventiif/vaksin-influenza-vaksin-dan-kesehatan-preventiif/page/2/, dan dihalaman seterusnya.
Selamat membaca dan menyimaknya.
Demikian ketrangan saya, semoga menjawab pertanyaan anda.
Salam,
Dr. Leo Kurniawan

www.selukbelukvaksin.com

 

4. Pertanyaan: Interval Waktu Diperlukan Antara Pemberian Vaksin Varicela Dengan Vaksin MR

 

  • Siang dokter, Saya XX..  Saya mau bertanya anak saya umur 1 tahun tgl 16 Sept 2017 baru mendapatkan vaksin (varisela),  kebetulan disarankan mengikuti imunisasi MR.. Apa bisa langsung atau ada jeda khusus ya?  Karena kebetulan agustus – september ini vaksin MR masih program pemerintah. Terima kasih
Jawab: 
Karena vaksin Varicella yang diberikan pada bayi anda itu tergolong vaksin hidup yang dilemahkan (live attenuated vaccine), untuk pemberian vaksin MR yang juga jenis vaksin hidup yang dilemahkan, maka diperlukan jedah waktu minimal 4 minggu sejak pemberian vaksin Varicella ini.
Demikian keterangan saya.
Salam,
Dr. Leo Kurniawan

 

5. Pertanyaan: Bayi Pernah Diberikan Vaksin Rubella, Apakah Sekarang Perlu DIberikan Vaksin Campak ? 

 

  • Selamat siang dok sy mau tanya,anak sy kan skrg berusia 13 bln tp wkt 9 bln imunisasi campak nya terlewat,tp udah d imunisasi rubella gimana dok apa perlu imunisasi campak lg?

 

Jawab:

Saya tidak jelas suntikan vaksin rubella yang pernah diterima anak anda itu adalah vaksin MMR (Mumps Measle Rubella) atau hanya Rubella saja.
Seandainya yang diterima sebelumnya pada usia 9 bulan adalah MMR (seharusya vaksin MMR diberikan pada saat bayi berusia 15 bulan, menurut rekomendasi IDAI), maka sudah tidak perlu diberikan lagi vaksin campak, karena dalam vaksin MMR sudah tercakup vaksin campak.
Dosis ke2 vaksin MMR baru kita berikan saat dia sudah berusia 5 tahun.
Seandainya dia hanya terima vaksin Rubella saja, maka saat ini boleh anda berikan vaksin MR yang sedang dipromosikan oleh DepKes RI secara gratis untuk anak2 balita, karena jarak pemberian kedua vaksin ini sudah melebihi 4 minggu lamanya.
Detail bisa anda baca dan simak diwebsite  http://selukbelukvaksin.com/wp-content/uploads/2013/08/Jadwal-Imunisasi-IDAI-Tahun-2014.jpg
dan website  http://selukbelukvaksin.com/jadwal-imunisasi-idai-untuk-anak-berusia-0-18-tahun/
Demikian keterangan saya, semoga bermanfaat.
Salam,
Dr. Leo Kurniawan
www.selukbelukvaksin.com

http://sehatcaraalamiah.blogspot.com

 

6. Pertanyaan: Apakah Perlu Mengulang Imunisasi Vaksin BCG Bila Sebagian Cairan Vaksin Terbuang ?

  • Selamat siang dok,mau tanya tentang vaksin BCG,
    anak saya di vaksin BCG,vaksin yg msk hanya sebagian,soalnya waktu menyuntiknya jarumnya tembus ke kulit yg sebelahnya dan vaksinnya menyemprot keluar…
    Pertanyaan saya
    1.Apakah imunisasi nya perlu di ulang atau tdk? 2.berhasil atau tdk ya dok imunisasi nya. Terima kasih sebelumnya

Jawab:

Jumlah vaksin BCG yang disuntikkan adalah sebanyak 0.5 cc ke intrakutan atau dalam jaringan kulit.
Biasanya reaksi penyuntikan akan terjadi 2 minggu setelah penyuntikan, akan terjadi pembengkakan kecil berwarna merah ditempat bekas suntikan, yang garis tengahnya sekitar 10 mm.
Dalam kasus anak anda, coba tanyakan ke dokter vaksinator, apakah imunisassi vaksin BCG ini perlu diulang ? Dan kapan sebaiknya diulang kalau memang diperlukan pengulangan.
Demikian keterangan saya, semoga bermanfaat.
Salam,
Dr. Leo Kurniawan
www.selukbelukvaksin.com

http://sehatcaraalamiah.blogspot.com

 

7. Pertanyaan: Interval Jedah Waktu Antara Pemberian Vaksin IMOJEV Dengan Vaksin MR 

 

  • Mau tnya dok anak saya 20 september 2017 ini genap 1 tahun. Pd tgl 13 september 2017 anak saya ud di vaksin je (imojev) dan pcv (prevener) utk yg keempat kalinya (akhir). Pertanyaan nya apakah imojev itu vaksin hidup atau vaksin mati? Karena saya berencana mau ambil vaksin mr bulan ini.apakah bole anak saya di vaksin mr diakhir bulan sept ini?  Jarak yg ideal utk vaksin mr dr vaksin sebelom nya brp lama? Krn puskesmas blg min 1bulan biar aman gt
Jawab:
Vaksin Imojev untuk pencegahan Japanese Encephalitis itu adalah jenis vaksin mati (killed vaccine).
Sedangkan vaksin MR yang sedang dikampanyekan pemerintah DepKes untuk anak Balita adalah vaksin jenis hidup yang dilemahkan (live  attenuated vaccine).
Sebenarnya pada 1 kunjungan imunisasi, kita bisa memberikan sekaligus 2 jenis vaksin hidup bersama, atau kombinasi 1 jenis vaksin hidup dan 1 jenis vaksin mati, tanpa perlu ada jedah waktu interval antar vaksinasi.
Kecuali anda memisahkan pemberian 2 jenis vaksin hidup pada 1 kali kunjungan imunisasi, maka jarak interval antara jenis vaksin hidup yang satu dengan vaksin hidup lainnya diperlukan minimal 4 minggu.
Detail tentang jenis vaksin dan interval waktu jedah antar imunisasi, bisa anda baca dan simak di website ini  http://selukbelukvaksin.com/jadwal-imunisasi-idai-untuk-anak-berusia-0-18-tahun/
Jadi untuk kasus bayi anda, silahkan diberikan vaksin MR sesuai rencana imunisassi anda tanpa perlu jedah waktu.
Demikian penjelasan saya, semoga bermanfaat.
Salam,
Dr. Leo Kurniawan

 

8. Pertanyaan: Setelah Mendapat  Vaksin MR, Kapan Boleh Diberikan Booster Vaksin MMR Lagi?

 

  • pagi dokter… sy dgn ibu tuti mau bertanya bln september ini kn lg ada program dri pemerintah yaitu imunisasi MR di posyandu2. Anak sy usianya 23 bln, bolehkah anak sy dimunisasi MR sedangkan bulan depannya (oktober) anak sy dijadwalkan utk imunisasi campak boster. Yg jd pertanyaan sy boleh kah anaknya mengikuti imunisasi kedua2nya atau salah satu saja? Apa efeknya bila anak sy mengikuti imunisasi kedua2nya? Apakah imunisasi MR itu sama dgn imunisasi campak boster? Mhn petunjuknya dokter. Seblmnya mksi dok.

 

Jawab:

Pertanyaan saya, apakah anak anda pernah mendapatkan vaksin Campak pada usia 9 bulan ?
Kalau tidak, maka anda bisa berikan saja vaksin MR seperti program pemerintah saat ini. tetapi untuk booster dengan vaksin MMR lagi perlu tunggu hingga dia berusia 6 tahun.
Detail tentang imunisasi vaksin campak Measles dan vaksin MMR (campak Gondongan dan Campak Jerman), bisa anda baca dan simak di website  http://selukbelukvaksin.com/wp-content/uploads/2013/08/Jadwal-Imunisasi-IDAI-Tahun-2014.jpg
Demikian keterangan saya, semoga bermanfaat.
Salam,
Dr. Leo Kurniawan
www.selukbelukvaksin.com

http://sehatcaraalamiah.blogspot.com

 

9. Pertanyaan: Kalau Terjadi Pemberian Imunisasi Dengan Jenis Vaksin Yang “Kacau”, Apa Yang Akan Terjadi ? 

 

  • Dok,sy mau tanya. Pd usia 2 bulan,anak sy imunisasi didokter utk vaksin DPT,HIB dan polio. Dokter memberikan yg tdk demam, pediacel. Lalu bln berikutnya saya keposyandu ,dan bidan memberikan vaksin DPT 2,dan polio. Bulan berikutnya,sy dtg kedokter lain lagi,utk vaksin. Diberikannya vaksin hepatitis,hib,DPT dan polio secara kombo.vaksin yg demam.prtnyaan sy,apakah tdk apa2 itu dok,vaksinnya berbeda smuanya?apakah ada efek sampingnya utk anak saya?

 

Jawab: 

Terima kasih untuk emailnya dan juga info lengkap tentang semua jenis vaksin yang telah diberikan kepada bayi anda.
Yang membuat saya bingung dan terheran2 adalah koq bisa bayi anda diberikan segala macam jenis vaksin pada setiap kali kunjungan imunisasi.
Beberapa jenis imunisasi adalah dalam bentukan suntikan berserie yang jumlah totalnya adalah 3 dosis lengkap, atau lebih bila termasuk suntikan booster, seperti vaksin DTP, Hib, Polio, Hepatitis B.
Dan masih banyak lagi yang pemberiannya harus lengkap 3 dosis agar supaya vaksin ini bekerja efektif dan bermanfaat bagi pertahanan tubuh anak atau bayi kita.
Detail bisa anda baca dan simak di website ini http://selukbelukvaksin.com/wp-content/uploads/2013/08/Jadwal-Imunisasi-IDAI-Tahun-2014.jpg
Prinsip imunisasi adalah sedapat mungkin diusahakan dari awal hingga selesainya serie imunisasi satu jenis vaksin, misalnya vaksin DTP, atau vaksin kombinasi DTP dengan Hib, Polio dan Hepatitis B, selalu kita memakai jenis merek dan pabrik pembuat vaksin yang sama.
Bila tidak terpaksa benar, misalnya karena sediaan vaksin tersebut sedang kosong dan sudah tiba waktunya untuk imunisasi, maka kita tidak akan menggantikannya dengan merek dan pabrik pembuat vaksin yang lain.
Tujuan kita bertahan dengan jenis vaksin yang sama dari awal hingga selesai imunisasi adalah untuk menjaga efektifitas vaksin tersebut dan untuk mendapatkan reaksi optimal dari sistim pertahanan tubuh kita, sehingga akahirnya vaksin tersebut benar2 melindungi kita terhadap serangan penyakit yang ingin kita cegah.
Dengan selalu mengganti merek dan pabrik pembuat vaksin seperti kasus bayi anda ini, hal yang kita kuatirkan adalah, tidak tercapainya tujuan2 yang saya sebutkan diatas. Juga menambah besar kemungkinan terjadinya reaksi2 yang tidak kita inginkan akibat imunisasi ini.
Setiap bayi yang berkunjung untuk imunisasi selalu diberikan buku catatan imunisasi yang mencatat secara mendetail kapan dan jenis vaksin apa yang diberikan pada bayi kita.
Seharusnya vaksinasi “gado2” ini bisa dicegah dengan sangat mudah bila dokter atau bidan yang memberikan imunisasi ini mau mengacu pada buku catatan imunisassi bayi ini.
Kembali ke kasus bayi anda, kita hanya bisa lakukan imunisasi sisa yang belum diberikan.
Untuk selanjutnya, saya benar2 mengharap hal “sepele” ini tidak pernah terjadi lagi. Tidak ada manfaat untuk bayi dan anda sendiri. Anda mengacaukan jadwal dan jenis vaksin yang diberikan untuk bayi anda.
Demikian yang bisa saya sampaikan untuk anda, semoga bermanfaat.
Salam,
Dr. Leo Kurniawan
www.selukbelukvaksin.com

http://sehatcaraalamiah.blogspot.com

 

10. Pertanyaan: Pertanyaan Sekitar Jadwal, Jenis Vaksin Dan Dosis Vaksin Rotavirus 

 

  • Selamat malam dok, saya mau tanya kemarin (tgl 8/9/2017) anak saya mendapat vaksin rotarix dosis pertama usia 15 minggu 2 hari, apakah ada efek kekebalannya kalau diberikan lebih dari usia 15 minggu, apakah dosis kedua perlu dilanjutkan lagi atau tidak?kalau perlu kapan sebaiknya diberikan dosis kedua. Terus untuk vaksin pentabio kedua dan polio 3 kapan sebaiknya saya berikan dok? (Pentabio 1+ polio 2 tgl 25 juli 2017) Berhubung kemarin anak saya sakit jadi vaksinnya terpaksa saya tunda, apakah menunggu interval 4 minggu dari pemberian rotarix atau tidak? Terimakasih dok, mohon dijelaskan.

 

Jawab:

 

Saya tidak tahu jenis vaksin Rotavirus yang anda gunakan.
Ada 2 jenis vaksin Rotavirus. Yaitu Rotarix yang terdiri 2 dosis lengkap dan RotaTeq yang terdiri 3 dosis lengkap.
Kedua jenis vaksin Rotavirus ini dianjurkan pemberiannya pada saat bayi berusia 2 bulan, 4 dan 6 bulan.
Interval antara dosis pertama dan selanjutnya adalah minimal 4 minggu hingga 10 minggu. Jadi anda bisa perkirakan kapan dosis kedua Rotavirus ini harus anda berikan untuk bayi anda.
Usia makismum yang dianggap aman dan efektif adalah tidak lebihi 14 minggu + 6 hari, Untuk bayi anda yang sudah berusia 15 minggu lebih 9 hari, berarti diluar range waktu yang dianjurkan untuk dosis pertama, tetapi karena hanya lewat 1 minggu, semoga saja tetap efektif.
Untuk vaksin Rotarix, dosis ke2 yang terakhir harus sudah diberikan sebelum bayi melebihi usia 24 minggu atau 6 bulan.
Untuk vaksin RotaTeq, dosis ke3 yang terakhir sudah harus selesai pada usia 8 bulan + 0 hari.
Detail jenis vaksin Rotavirus dan jadwal bisa anda simak di website  http://selukbelukvaksin.com/vaksin-rotavirus-jenis-vaksin-rotavirus-dan-jadwal-imunisasi/
Untuk vaksin DTP kombinasi anda bisa simak dan baca di website  http://selukbelukvaksin.com/jadwal-imunisasi-idai-untuk-anak-berusia-0-18-tahun/
Vaksin DTP kombinasi boleh anda berikan bersamaan dengan vaksin Rotavirus.
Demikian keterangan saya.  semoga bermanfaat.
Salam,
Dr. Leo Kurniawan

 

 

 

Vaccine Saves Lives !

Related For Tanya Jawab Tentang Vaksin Dan Vaksinasi – September 2017