Tanya Jawab Tentang Vaksin dan Vaksinasi – September 2013

Seperti halaman Tanya Jawab Vaksin dan Vaksinasi sebelumnya yang terdapat dalam website ini, karena setiap bulan pertanyaan semakin banyak, maka untuk memudahkan Pembaca mencari apa yang diinginkan, maka mulai sekarang, semua pertanyaan dan jawaban yang ada dalam satu bulan akan dirangkum dalam bulan yang bersangkutan, sesuai dengan topik vaksin yang ditanyakan.

Semoga dengan cara demikian, akan memudahkan Para Pembaca mencari dan membaca pertanyaan dan jawaban yang di-inginkan.

Salam,

Dr. Leo Kurniawan (leokurniawandr@gmail.com)

Catatan: Agar supaya pertanyaan Anda tentang vaksin dan masalahnya bisa terjawab dengan tuntas dan jelas, kami  sarankan Anda mengirimkan pertanyaan dengan email yang ditujukan ke alamat email kami diatas.

_____________________________________________________________________________________________

Pertanyaan Tentang Vaksin Hepatitis B

  • dok saya mau tanya, kenapa kok ibu hamil, anak yang sakit berat, penderita GBS dll bisa jadi kontra indikasi vaksin ini? bisa dijelaskan g dok? makasih

Jawab: Vaksinasi Hepatitis B bukan kontraindikai mutlak untuk ibu hamil dan menyusui, vaksin hepatitis B tetap bisa diberikan atas dasar pertimbangan resiko dan manfaat vaksin tersebut. Sedang anak yang sakit berat dan penderita GBS adalah karena pada prinsipnya semua jenis vaksinasi adalah diberikan pada saat bayi sedang sehat, karena setiap tindakan vaksinasi ada kemungkinan terjadnya KIPI (kejadian ikutan pasca imunisasi), sehingga bila diberikan bersamaan dengan kondisi kesehatan yang kurang baik, maka bila kebetulan terjadi KIPI, kita akan kesulitan membedakan apakah kejadian atau sakit ini disebabkan oleh KIPI vaksin atau memang karena penyakit yang sedang diderita anak tersebut.

Jadi sebaiknya setiap kali vaksinasi pastikan bahwa kondisi kesehatan anak sedang dalam keadaan baik.

  • Dok konsultasi mengenai vaksinasi hepatitis B. Kemarin sebelum saya vaksin saya periksa lab hepatitis dan antihepatitis B.hasilnya negatif. Kemudian saya melakukan vaksin hepatitis sebanyak dua kali pertama bulan mei dan yang kedua bulan juni.untuk hepatitis harus 3x vaksin,bulan pertama dan kedua berjarak satu bulan,bulan kedua dan ketiga 6 bulan. Kemudian saya cek lagi hasilnya non reaktif,saya cari tau seharusnya jika sudah di vaksin hasilnya seharusnya reaktif.yg saya tanyakan apakah saya harus vaksin dari awal lagi atau menunggu vaksinasi ketiga setelah 6 bulan vaksinasi yg ke-2.trimakasih muhon jawabannya

Jawab: Dalam kasus mbak, saya sarankan selesaikan seluruh jadwal vaksinasi yang sudah mbak jalankan dua kali hingga saat ini. Setelah lengkap 3 dosis, mbak bisa lakukan test antibody nya selang waktu 2 minggu minimal atau satu kemudian setelah dosis yang ke 3 ini.
Bila tetap saja negatif, mbak bisa ulang seluruh vaksnasi dari awal dengan dosis yang dua kali lipat daripada dosis yang normal.

Atau sekarang ganti dengan merek vaksin hepatitis B yang berbeda, ada dua jenis vaksin hepatitis B yang bisa dipilih, yaitu Engerix B dan Euvax B.
Ulangi seluruh jadwal vaksinasi hingga lengkap 3 dosis, kemudian test titer antibody nya selanag waktu minimal 2 minggu hingga satu bulan kemudian, dan kali ini semoga sudah positif respons tubuh anda.

Bila tetap saja negatif, ini artinya mbak adalah golongan orang yang low atau non responder terhadap vaksin hepatitis B ini, sebabnya mengapa erjadi hal ini, mbak bisa baca di website ini (www.selukbelukvaksin.com), dibagian Tanya Jawab Vaksin bulan Agustus 2013.

  • Dok, apakah vaksin hepatitis B monovalent yg d berikan pada bayi sama dengan vaksin yg diberikan pda dewasa? dan apakah hanya berbeda dosis saja?

Jawab: Vaksin Hepatitis B monovalent yang diberikan untuk orang dewasa dan untuk bayi dan anak kecil adalah persis sama kandungan antigen vaksinnya. Yang berbeda hanya dosis nya saja, dimana untuk orang dewasa perkali suntikan diberikan vaksin Hepatitis B sebanyak 1 mL, sedangkan untuk bayi dan anak anak perkali suntikan diberiakn sebanyak 0.5 mL. Vaksin Hepatitis B memang ada 2 kemasan, yaitu kemasan untuk orang dewasa dan kemasan untuk bayi dan anak anak.
Jadwal imunisasi yang dianjurkan oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dan WHO bisa mbka baca di website http://www.selukbelukvaksin.com ini juga

  • kalau ada yang sudah terkena hepatitis b dengan titer 4,191 bagaimn proses selanjutnya, apa yang harus dilakukan dan sebaiknya di beikan pengobatan apa dok untuk si penderita? dan untuk yang belum terkena dimana bisa mendapatkan vaksin tersebut?

Jawab: Untuk kasus tersebut diatas, untuk yang sudah menderita sakit hepatitis B, harus diberikan pengobatan yang sesuai dan memadai untuk mengurangi gejalah dan komplikasi penyakitnya, maka sebaiknya konsultasi dengan dokter penyakit dalam bagian penyakit hati untuk mendapatkan pengobatan yang sesuai dam nasehat yang diperlukan.

Sedangkan untuk anggota keluarga lainnya, sebaiknya dilakukan pemeriksaan darah untuk mengetahui secara pasti status keadaan masing masing anggota keluarga apakah belum tertular atau telah tertular dengan virus hepatitis B tersebut. Untuk yang sudah tertular juga silahkan konsultasikan dan diperiksa oleh dokter bagian penyakit dalam, sub bagian penyakit hati, untuk menentukan tindakan pengobatan selanjutnya.

Untuk yang belum tertular dan zat antibody hepatitis B negatif, sebaiknya segera diberikan vaksinasi anti Hepatitis B dengan jadwal 3 dosis lengkap agar dapat memberikan proteksi sepenuhnya terhadap penularan virus tersebut yang memang sangat ganas dan gampang menular kepada orang sekitar penderita.
Detail tentang penyakit hepatitis B dan vaksin Hepatits B bisa dibaca di website ini http://selukbelukvaksin.com/seputar-vaksin-hepatitis-b/

  • Dok,anak saya diberikan vaksin hepatitis B saat baru lahir (umur 1hari), lalu 5hari kemudian saat kontrol ke dokter anak diberikan lagi vaksin hepatitis B tsb krn dokter mengira belum divaksin oleh RS.apakah kedobelan vaksin ini berbahaya untuk bayi saya? Makas

Jawab: Untuk vaksin tidak ada yang disebut overdosis, tidak seperti obat farmasi yang pemberian dosisnya harus tepat.

Memang sebaiknya setiap kali pemberian vaksinasi harus dicatat di buku imunisasi bayi dengan teliti dan lengkap tentang nama vaksin, tanggal diberikan vaksinasi, no batch vaksin yang dipergunakan, juga masa kadaluarsanya vaksin dll, sehingga bisa mencegah kejadian seperti diatas, dan ditelusuri bilamana terjadi KIPI (kejadian ikutan pasca imunisasi) vaksin pada bayi kita.

Untuk kasus bayi ibu yang telah mendapatkan 2 dosis vaksin hepatitis B tidak akan terjadi hal yang buruk, hanya mubazir saja vaksin yang diberikan berdekatan waktu dan berlebihan ini.

  • Dok, saya mau bertanya,. Saya sudah menjalani vaksin hepatitis sampai dg yg kedua, namun terlambat semiinggu dari jadwal penyuntikan vaksin yang ketiga. Apakah ada efek samping jika terlambat melakukan vaksinasi yg ketiga dok? Terimakasih sebelumnya :)

Jawab:  Jadwal imunisasi dengan vaksin Hepatitis B adalah 0, 1 dan 6 bulan untuk ketiga dosis vaksin yang direncanakan.
Untuk mendapatkan efek proteksi yang optimal, memang sebaiknya mengikuti jadwal yang telah ditentukan seperti ini.
Namun bila terjadi kelambatan atau percepatan waktu vaksinasi, dimana interval waktunya tidak terlalu lama, misanya hanya beberapa hari atau minggu saja, maka hal ini masih bisa ditolerir dan tidak akan menimbulkan efek negatif terhadap daya proteksi vaksin hepatitis B ini.

Jadi dalam kasus diatas ini, tidak ada efek jelek apapun terhadap hasil imunisasi hepatitis B yang tengah dilakukan.
Lanjutkan saja vaksinasi dengan dosis ke 3 yang terakhir, seperti yang telah direncanakan dengan dokter Anda.

Pertanyaan Tentang Vaksin RabiesVaksin Anjing Gila

  • Selamat siang dok, Saya ingin bertanya mengenai vaksin anti rabies: Bagaimana dengan tata cara pemberian vaksin bagi karyawan yang mengurus ternak monyet? Berapa dosis vaksin yang diperlukan dan berapa kali sesuai protab yang update saat ini? Bila perlu divaksin, apakah harus cek titer dahulu? Adakah jangka waktu yang diperlukan pasca vaksinasi TT? *note: monyet sudah divaksin anti rabies, dan pantauan selama ini memang tidak ada gigitan yang berbahaya dari monyet. Terima kasih sebelumnya.

Jawab: Vaksinasi rabies yang primer terdiri 3 dosis yang diberiakn dengan suntikan didalam otot lengan (IM deltoid injection), yang jadwal pemberiannya sebagai berikut:
Dosis ke1 diberikan pada hari 0, dosis ke 2 pada hari ke 7 dan dosis ke 3 diberikan pada hari ke 21 atau hari ke 28.

Dosis booster (dosis penguat tambahan) diberikan dengan interval waktu setiap 6 bulan hingga 2 tahun, dosis booster ini hanya diberikan untuk orang yang mempunyai resiko tinggi tertular virus rabies, misalnya mereka yang bekerja di laboratorium penelitian rabies, dokter hewan dan staf nya, petugas cagar alam dan pengendalian populasi binatang liar (animal control and wildlife officers)

Tidak perlu memeriksa titer sebelum diberikan vaksinasi.

Untuk mereka yang tidak tergolong resiko tinggiseperti diatas, maka tidak diperlukan dosis booster, hanya diberikan vaksinasi post exposure untuk pencegahan saja bila suatu waktu tergigit dengan hewan yang dicurigai menderita sakit rabies.

Vaksin rabies bisa diberikan bersamaan dengan vaksinasi TT (Tetanus Toksoid vaksin) atau selang waktu satu atau dua minggu kemudian antara ke dua jenis vaksin ini.

Pertanyaan Tentang Vaksin Toksoplasma dan vaksin Human Papilloma Virus -HPV

  • dok. saat akan vaksin hpv dan toxo apakah kita nantinya akan di USG? saat kita di USG apa dokter akan tau bahwa kita sudah pernah melahirkan?

Jawab:  Untuk Toxoplasmosis hingga saat ini beluam ada vaksinnya, sedang dalam riset penemuannya, mungkin beberapa tahun lagi akan ada vaksin untuk infeksi yang berbahaya untuk calon ibu dan janin nya ini. Sebelum menikah dan sebelum terjadi kehamilan sebaiknya diperiksa apakah Anda bebas atau telah terinfeksi dengan parasit toksoplasma gondii, bila sudah terkena infeksi maka Anda harus diobati terlebih dahulu hingga sembuh baru boleh menjadi hamil.
Pengobatan untuk penderita positif toksoplasmosis bisa dikonsultasikan dengan dokter kebidanan dan kandungan yang merawat Anda.

Vaksinasi HPV (Human Papilloma Virus) bisa dilakukan sebelum menikah, jadwal lengkap pemberian vaksinasi ini terdiri dari 3 dosis, ada dua jenis vaksin HPV dijual yang bisa Anda pilih yang sesuai. Lihat di website http://selukbelukvaksin.com/vaksin-human-papilloma-virus/ 

  • dok saya mau tanya, saya akan menikah tgl 27 Oktober mendatang, usia saya baru 18thn. saya baru imunisasi TT. sementara saya ingin vaksin HPV, Toxo karena saya dekat dgn kucing, MMR n Hepatitis. karena calon suami saya pernah terkena hepatitis A namun sudah di obati. bagaimana tanggapan dokter. perlukah saya vaksin itu semua? namun saya ingin segera hamil. perlu di tundakah hamilku dulu agar bisa vaksin? terimakasih

Jawab: Seperti jawaban sebelumnya tentang vaksin untuk toksoplasma. silahkan baca di website ini http://selukbelukvaksin.com/konsultasi-vaksin-gratis-dan-masalah-terkait/
Tentang vaksin TT usahakan mendapatkan 2 dosis minimal vaksin TT untuk mendapatkan perlindungan terhadap infeksi kuman tetanus bagi bayi Anda. (http://selukbelukvaksin.com/tetanus-toksoid-seluk-beluk-dan-perkembangannya/)

Untuk vaksin MMR, untuk yang belum pernah mendapatkan vaksin MMR lengkap semasa bayi dan anak, sebaiknya juga diberikan vaksinasi MMR ini. Harus diperhatikan syarat2 pemberian vaksin MMR ini karena mengandung virus hidup yang telah dilemahkan (live attenuated vaccine) yang mungkin akan berpengaruh terhadap perkembangan janin selama kehamilan berlangsung, untuk mencegah kejadian ini, ditentukan satu bulan minimal setelah pemberian vaksinasi MMR ini jangan menjadi hamil (http://selukbelukvaksin.com/jadwal-imunisasi-dewasa-2013/) dan (http://selukbelukvaksin.com/vaksin-untuk-wanita-hamil-vaccines-for-pregnant-woman/)

Untuk vaksin HPV : Vaksinasi HPV (Human Papilloma Virus) bisa dilakukan sebelum menikah, jadwal lengkap pemberian vaksinasi ini terdiri dari 3 dosis, ada dua jenis vaksin HPV dijual yang bisa Anda pilih yang sesuai. Lihat di website http://selukbelukvaksin.com/vaksin-human-papilloma-virus/

Sebaiknya juga mendapatkan vaksinasi Hepatitis B lengkap 3 dosis, ini bisa diberikan setelah menikah, dengan jadwal pemberian vaksin dosis ke1 pada bulan 0, dosis ke2 pada bulan ke1 dan dosis ke3 pada bulan ke6 (0,1 dan 6 bulan).

Sekarang telah tersedia vaksin kombinasi untuk Hepatitis A dan hepatitis B dalam satu suntikan, dengan jadwal imunisasi yang sama dengan vaksin Hepatitis B monovalent.

Pertanyaan Tentang Vaksin TT (Tetanus Toksoid)

  • Dokter yang terhormat, saya baru saja melakukan vaksin TT untuk persiapan pernikahan di klinik bidan dekat   rumah saya,,saya ingin bertanya tentang vaksin TT ini,,,Waktu melakukan vaksin TT saya ditanyai apakah saya pernah melakukan vaksin TT saat SD, saya jawab lupa, karena saya memang tidak ingat,,Saat itu sang bidan lalu memutuskan bahwa saya masuk dalam status TT 5,,Nah, saya baru saja membaca di website ini http://dinkes.kulonprogokab.go.id/?pilih=news&mod=yes&aksi=lihat&id=161 bahwa calon pengantin seharusnya memasuki status TT 3 bukan TT 5,, Bahkan jika pasien kelahiran 1979-1993 lupa apakah pernah divaksin atau tidak saat SD maka pasien masuk status TT1,,Yang mau saya tanyakan,,
1. Apakah cairan vaksin di setiap status TT berbeda, baik dosis maupun jenisnya, atau sama saja di setiap tingkatan status TT?
2. Jika bidan sudah terlanjur menyuntikkan vaksin dan menentukan saya masuk TT 5 padahal menurut website dinas kesehatan itu seharusnya saya masuk TT3 atau TT1, apakah setelah itu saya masih bisa dan boleh melakukan vaksin TT saat hamil nanti?
3. Jika misalnya sang bidan ternyata salah menentukan status TT saya, apakah itu berbahaya atau memiliki efek dan akibat untuk saya?
Mohon bantuannya dokter,,Terima kasih banyak sebelumnya,,
Jawab: Status TT yang disebut diatas adalah patokan imunisasi Tetanus ideal untuk wanita usia subur yang akan menikah dan akan melahirkan bayi, dengan tujuan agar supaya imunisasi TT nya efektif dan berhasil mencegah tetanus neonatorum.Dalam kasus mbak Septi yang saya berasumsi lahir setelah thun 1979 dan telah lupa tentang status vaksinasi tetanus semasa SD dstnya, maka saat ini untuk persiapan menikah, mbak Septi bisa diberikan minimal dua dosis vaksin TT, dengan jadwal pemberian vaksinasi tetanus toksoid untuk ibu hamil, minimal 2 dosis, interval minimal 1 bulan antara dosis ke1 dan dosis ke2, dengan pemberian dosis ke 2 sekitar 2 minggu sebelum melahirkan, ini bisa mencegah hingga 80% kasus tetanus neonatorum.( http://selukbelukvaksin.com/tetanus-toksoid-seluk-beluk-dan-perkembangannya/)Status TT1, TT@ dstnya hanya untuk menentukan jadwal dan jumlah vaksin yang perlu diberikan, namun isi kandungan vaksin TT adalajh sama tidak ada bedanya antara status TT itu.Kita beranggapan bahwa mbak Septi belum pernah mendapatkan vaksin TT, maka sesuai anjuran ACIP Amerika adalah seperti diatas, agar supaya vaksinasi ini menjadi efektif bagi anda dan bayi yang akan anda lahirkan.

Demikian penjelasan kami.

 

Keamanan Vaksinasi Untuk Ibu Hamil dan Ibu Sedang Menyusui Bayi

  • Apakah semua vaksin dewasa aman untuk ibu menyusui dan ibu hamil?

Jawab: Dalam jenis vaksin dewasa ada yang live attenuated vaccines seperti Varicella, MMR, jadi untuk ibu hamil atau yang mempunyai rencana akan hamil, vaksin hidup ini harus dihindari, coba dilihat cara atau jadwal pemakaian vaksin virus hidup pada wanita hamil. (http://selukbelukvaksin.com/…/).

Tetapi untuk ibu yang menyusui, vaksin dewasa seperti Varicella, MMR dan vaksin influenza (killed vaccine), vaksin Hepatitis B, vaksi Polio injeksi (IPV) dikatakan tidak ada efek atau pengaruh pada bayi yang menyusui.

Sedangkan vaksin BCG, vaksin Typhoid polysacharide injeksi (Typhim Vi) dan vaksin Typhoid Oral (live attenuated vaccine),Yellow fever, vaksin Pneumococcus polysacharide (Pneumo23), vaksin Japanese Encephalitis dan Hepatiitis A, karena tidak banyak data tantang pemakaian vaksin2 ini pada wanita yang menyusui, sehingga dianjurkan untuk menghindari pemakaian secara rutin vaksin2 ini pada wanita yang sedang menyusui, kecuali sedang terjadi KLB dari salah satu penyakit infeksi bersangkutan, maka pemberian vaksinasi untuk vaksin2 disebut tadi bisa dipertimbangkan atas dasar untung dan ruginya vaksinasi. (Risk and benefits ratio). (http://www.cdc.gov/…/recommendations/vaccinations.htm)

 

Komentar Pengunjung Website www.selukbelukvaksin.com :

  • makasih banyak….tulisannya padat , lengkap dan informatif sekali…..manfaat banget buat sy yg lagi nyari tahu vaksin ini…..sekali lg matur suwun

Jawab: Terima kasih atas respons positif tentang isi dan sajian didalam website kami ini.

Hal ini akan memberikan cambuk juga input yang positif untuk mendorong kami terus meningkatkan mutu dan akurasi ilmiah bagi semua tulisan tentang Vaksin dan masalah vaksinasi yang disajikan, sehingga bisa berdaya guna, juga menjadi pedoman dan acuan tentang Vaksin dan Masalah Vakisnasi bagi sesama dokter dan petugas kesehatan dan terutama untuk kaum awam.

Vaccine Saves Lives !

tags: , , , ,

Related For Tanya Jawab Tentang Vaksin dan Vaksinasi – September 2013