Tanya Jawab Tentang Vaksin Dan Vaksinasi – October 2017

Tanya Jawab Tentang Vaksin Dan Vaksinasi – October 2017

Seperti halaman Tanya Jawab Vaksin dan Vaksinasi sebelumnya yang terdapat dalam website ini, karena setiap bulan pertanyaan semakin banyak, maka untuk memudahkan Pembaca mencari apa yang diinginkan, maka mulai sekarang, semua pertanyaan dan jawaban yang ada dalam satu bulan akan dirangkum dalam bulan yang bersangkutan, sesuai dengan topik vaksin yang ditanyakan.

Semoga dengan cara demikian, akan memudahkan Para Pembaca mencari dan membaca pertanyaan dan jawaban yang di-inginkan.

Dr. Albert Sabin,

Dr. Albert Sabin
Source: sciencephoto.com

Salam,

Dr. Leo Kurniawan (leokurniawandr@gmail.com)

Catatan: Agar supaya pertanyaan Anda tentang vaksin dan masalahnya bisa terjawab dengan tuntas dan jelas,   kami  sarankan Anda mengirimkan pertanyaan dengan email yang ditujukan ke alamat email kami diatas

——————————————————————————————————————–

  1. Pertanyaan: Apakah Boleh Mengganti Vaksin Yang Sedang Dipakai Dengan Vaksin Produsen Lain Dalam Satu Serie Imunisasi ? 
  • Selamat pagi dok  Saya mau tanya Apakah boleh imunisasi dgn vaksin hexaxim hnya dilakukan 2x sedangkan anjurannya 3x, dan yg ke 3x nya itu diganti oleh DPT Polio 3?? Mohon jawabannya dok Terimakasih
Jawab: 
Dalam imunisasi atau vaksinasi, kita selalu memegang prinsip bahwa kita harus melakukan imunisasi dengan 1 jenis vaksin saja, baik dari merek dagang juga pabrik pembuat vaksinnya, tidak mengganti2 merek dari pembuat vaksin yang berbeda.
Tujuannya agar supaya mendapatkan respons sistim imunologi tubuh yang optimal, sehingga memberikan daya proteksi yang maksimal terhadap penyakit yang ingin kita cegah dengan vaksin tersebut.
Bia kita mengganti2 jenis vaksin dengan jenis yang lain, maka kita tidak tahu bagaimana reaksi imunologi tubuh kita terhadap jenis vaksin yang berbeda2.
Kita baru mengganti jenis vaksin dengan jenis yang berbeda kalau benar2 terpksa, misalnya pesediaan yang terputus, atau ada reaksi alergi terhadap jenis vaksin yang dipakai.
Juga penggantian vaksin yang berbeda, mungkin saja kandungan antigen penyakit akan berbeda, misalnya saja antara vaksin yang anda pakai dari awal dengan yang akan anda gantikan itu. Sehingga hal ini akan membuat repot anda sendiri nantinya.
Jadi sebaiknya selesaikan saja serie imunisasi ini dengan jenis dan merek vaksin yang sama dari awal hingga akhir.
Detail tentang jenis vaksin dan komposisi antigennya bisa anda baca dan simak di website http://selukbelukvaksin.com/jenis-dan-macam-vaksin/
Demikian keterangan saya, semoga bermanfaat.
Salam,
Dr. Leo Kurniawan
2. Pertanyaan: Waktu Interval Antara Pemberian Vaksin Mati Dan Vaksin Hidup Yang Dilemahkan 
  • Selamat malam dok,
    Anak sy usia 18bln, 3 hari yg lalu diimunisasi DPT booster. Apakah boleh jika diberikan imunisasi MR hanya berjarak 3 hr saja dengan imunisasi sebelumnya (DPT booster)?
    Mohon infonya jg dok berapa lama kah jarak pemberian imunisasi yg berbeda?
    Terima kasih
Jawab: 
Interval waktu imunisasi antara  vaksin mati seperti DPT boleh diberikan bersamaan dengan vaksin MR yang hidup tapi telah dilemahkan.
Detail tentang ini bisa anda baca dan simak di website http://selukbelukvaksin.com/jadwal-imunisasi-idai-untuk-anak-berusia-0-18-tahun/
Demikian jawaban saya untuk pertanyaan anda.
Salam,
Dr. Leo Kurniawan

 

3. Pertanyaan: Jadwal Tepat Untuk Imunisasi Vaksin Hepatitis B 

  • Pagi dr leo..  Dok saya mau tanya.. Bulan kemarin tanggal 21/09/2017 saya suntik vaksin hep b jadwal yang pertama. . Saya mau tanya dok harusnya saya suntik vaksin di tanggal yg dama untuk jadwal selanjutnya. Tapi saya suntik vaksin tgl 25 /10/2017 itu bagaimana yah dok karna tidak sama dengan jadwal vaksin yg pertama. Apakah vaksin di dalam tubuhnya efektif? Atau saya harus mengulang dari awal lagi?? Terimakasih dok mohon infonya 😊
Jawab: 
Jadwal atau schedule imunisasi vaksin Hepatitis B adalah 0 untuk dosis yang pertama, kemudian 1 bulan untuk dosis kedua, dan 6 bulan kemudian untuk dosis ke 3 yang terakhir.
Jadi interval waktu anda untuk dosis kedua ini sudah tepat, tidak harus tepat tanggal 21 seperti pemberian dosis ke1 sebelumnya.
Anda tidak usah mengulang seluruh proses imunisasi dari awal.
Demikian jawaban saya untuk pertanyaan anda. Semoga bermanfaat.
Salam,
Dr. Leo Kurniawan

 

4. Pertanyaan: Bagaimana Menyiasati Kekosongan Persediaan Vaksin Human Papiloma Virus (HPV) ? 

  • Selamat mlm dokter saya mau menanyakan mengenai vaksin cervarik. Nah pertama kali saya suntik vaksin cervarix itu tgl 5 juli 2017 dan sampai saat ini vaksin cervarin masih di katakan kosong distributor besok tgl 5 oktober tepat 3 bulan , saya ingin menanyakan apakah vaksin pertama saya dinyatakan gagal atau bisa di lanjutkan jika vaksin datang? Terimakasih dokter

 

Jawab:

Jadwal yang ideal dan dianjurkan oleh pembuat vaksin Cervarix adalah pada 0 bulan untuk dosis ke1, lalu bulan 1 untuk dosis kedua dan bulan ke 6 adalah untuk dosis ke3 yang terakhir.
Saat ini anda telah diberikan dosis 1 vaksin Cervarix, seharusnya dosis kedua itu pada bulan Agustus 2017.
Namun karena persediaan vaksin tersebut sedang kosong,sehingga anda belum mendapatkan dosis  ke2 saat ini.
Sebetulnya pemberian vaksin terlambat beberapa saat itu tidak menjadi masalah yang serius, karena bagaimanapun juga tubuh kita sangat efisien dalam menangani masalah imunisasi ini. Asal saja nanti anda tetap lengkapi seluruh proses imunisasi ini sesuai anjuran.
Jadi nanti begitu vaksin tersebut telah tersedia, maka segeralah anda minta diberikan dosis yang ke2 vaksin yang sama, dan selesaikan proses imunisasi ini hingga dosis terakhir pada bulan ke 6.
Imunisasi anda tidak gagal.
Detail bisa anda baca dan simak di website: http://selukbelukvaksin.com/vaksin-human-papilloma-virus/
Demikian keterangan saya, semoga menjawab pertanyaan anda.
Salam,
Dr. Leo Kurniawan
www.selukbelukvaksin.com
http://sehatcaraalamiah.blogspot.com
5. Pertanyaan: Jadwal Untuk Imunisasi Yang Terlambat (Catch Up Program) 
  • Saya ingin bertanya dok apakah vaksin,DPT,HB 1, dan POLIO 2, bisa diberikan secara bersamaan,serta bagaimana cara menangani masalah keterlambatan imunisasi yang tidak sesuai jadwal nya misalnya jika vaksin polio dosis 1 tidak di diberikan di umur 1 bulan,dan bayi sudah mencapai umur 3 bulan apakah bisa diberikan polio dosis 1 dan dosis berikut nya?
Jawab:
Cara mudah untuk imunissii bayi adalh dengan memberikan vaksin kombinasi yang dalam satu kali suntikan sudah mencakup beberapa jenis penyakit, misalnya vaksin kombo DTP (vaksin kombo trivalent), juga vaksin DTP Hib IPV Polio (vaksin kombo pentavalent), atau DPT Hib Hep B IPV Polio (vaksin kombo hexavalent), sehingga kita tidak perlu repot2 mengingat jadwal masing2 vaksin yag dibutuhkan bayi kita.
Detail vaksin kombo dan jenisnya bisa anda baca dan simak di website  http://selukbelukvaksin.com/jenis-dan-macam-vaksin/
Dalam hal kasus anda, berikan saja jenis vaksin yang diperlukan dan interval waktu sesuai dengan usia bayi anda saat ini.
Konsultasikan dengan dokter vaksinator bayi anda tentang jenis vaksin yang tertinggal, pergunakn jadwal imunisasi untuk vaksin yang terlambat.
Demikian keterangan saya, semoga beemanfaat.
Salam,
Dr. Leo Kurniawan

 

6. Pertanyaan: Sebenarnya Jadwal Imunisasi Yang Tepat Waktu Itu Seperti Apa ? Apakah Boleh Terlambat Tidak Sesuai Jadwal Anjuran ? 

 

  • Siang dok, Saya mau bertanya tentang waktu injeksi vaksin hepatitis B. Saya sudah injeksi vaksin hep B pertama tgl 18 oktober, batas paling lambat saya harus injeksi yang kedua berapa lama ya dok? Paling lambatnya dok. Terimakasih.
Jawab:
Jadwal untuk imunisasi vaksin Hepatitis B bisa anda baca dan simak di website http://selukbelukvaksin.com/jadwal-imunisasi-dewasa-2013/
Paling mudah mengingat adalah bila anda mengikuti jadwal yang sudah ditentukan oleh pembuat vaksin dan oleh para ahli ini.
Bila terlambat dan tidak sesuai jadwal, anda juga tidak perlu cemas, karena interval waktu hingga beberapa bulan tetap akan membuat hasil imunisasi ini efektif.
Asal saja anda melengkapi 3 dosis imunisasi seperti yang dianjurkan.
Tidak ada keharusan bahwa kita harus tepat waktu memberikan imunisasi, imunisasi jenis apapun. Tetapi yang ideal adalah kita mengikuti jadwal yang telah ditetapkan.
Demikian penjelasan saya. Semoga bermanfaat.
Salam,
Dr. Leo Kurniawan

 

7. Pertanyaan: Jadwal Imunisasi Vaksin Hexavalent Kombinasi  

 

  • Dr,  ank saya usia dua bulan saya beri vaksin hexaxim, lalu usia tiga bulan mau saya beri vaksin hexaxim lagi, tetapi karana habis lalu sama dr diberi vaksin polio injeksi, kapan saya boleh memakai vaksin hexaxim lagi untuk anak saya,  saya takut overdosis vaksin polio,  sedangkan vaksin dpt, hb,hib belum yg kedua dan ketiga?  Trmksh

 

Jawab: 

Vaksin Hexaxim adalah vaksin hexavalent kombinasi yang gabungan 6
jenis antigen penyakit, yaitu penyakit D(difteri) T (tetanus) P
(pertusis) Polio Hib dan Heaptitis B.

Jadwal imunisasi untuk vaksin hexaxim adalah pada usia 2 bulan
diberikan dosis ke1. lalu dosis ke2 pada usia 4 bulan dan dosis ke3
yang terakhir pada usia sudah 6 bulan. Kemudian ada booster yang harus
diberikan.

Detail bisa anda baca dan simak di website
http://selukbelukvaksin.com/jadwal-imunisasi-idai-untuk-anak-berusia-0-18-tahun/

Anda tinggal berikan vaksin Hexaxim dosis ke2  dan ke3 sesuai anjuran
jadwal diatas.
Bila terjadi kelambatan sedikit karena persediaan vaksin yang kosong,
hal ini tidak apa2, tidak perlu mengganti Hexaxim dengan vaksin jenis
lain, karena akan mengacaukan jadwal imunisasi dan jenis2 vaksin yang
telah diberikan dan yang akan diberikan.

Demikian keterangan saya, semoga bermanfaat.

Salam,
Dr. Leo Kurniawan
www.selukbelukvaksin.com
http://sehatcaraalamiah.blogspot.com

 

8. Pertanyaan: Vaksin Yang Sudah Dipindahkan Dari Kontainer Aslinya, Bisa Disimpan Berapa Lama ? 

 

  • Sya mau tanya..apakah vaksin tt pada bumil apakah bisa di berikan setelah di isap vaksinnya dalam spuit tapi di simpan dalam kulkas rumah tngga?dan berapa jam penyimpanannya..mksh dok..salam sejawat

 

Jawab: 

Sebaiknya bila tidak ada rencana segera memberikan imunisasi, kita tidak memindahkan cairan vaksin dari kontainer aslinya, karena ini akan menyebabkan kontaminasi vaksin, juga kemungkinan kerusakan vaksin karena perubahan tempat simpan dan suhu simpannya, yang akan berpengaruh buruk terhadap efikasi vaksin tersebut.

Ini berlaku untuk semua jenis vaksin.Bila memang sudah dipindahkan, sebaiknya ya segera disuntikkan, atau kalau masih mau simpan disuhu sekitar 4 derajat C, maka kita tidak menyimpannya lebih dari 3 jam.
Bila lebih dari itu, sebaiknya jangan dipakai lagi tapi diganti dengan vakssin yang baru saja demi efikasi vaksin keamanan pasien kita.Detail tentang masa kadaluarsa vaksin, rantai dingin dan lain2 bisa anda baca di website http://selukbelukvaksin.com/masa-kadaluarsa-vaksin-expiration-date-vaccine/Demikian keterangan saya semoga membantu.Salam,
Dr. Leo Kurniawan
www.selukbelukvaksin.com
http://sehatcaraalamiah.blogspot.com

 

9. Pertanyaan: Setelah Imunisasi KIta Perlu Tunggu Berapa Lama Baru Boleh Bepergian (Keluar Negeri Atau Umroh, Dll) ? 

 

  • Siang Dokter… anak saya umur 16 tahun dan 8 tahun… kalao sedang batuk pilek apa diperbolehkan imunisasi meningitis? Untuk suntik meningitis paling efektif diberikan brp hari sebelum kita bepergian? trima kasih dokter…

 

Jawab: 

Karena imunisasi bukan hal yang urgent tapi bisa kita rencanakan sebelumnya, jadi prinsipnya imunisasi adalah pada saat kita sedang dalam kondisi sehat, demikian juga imunisasi untuk bayi dan anak2.
Tetapi bila hanya batuk pilek ringan, kita tidak perlu menunda rencana imunisasi.
Untuk vaksinasi supaya efektif, maka diperlukan waktu minimal 10 hari hingga 14 hari setelah imunisasi tubuh baru akan terbentuk zat antibody untuk menangkal penyakit yang kita ingin cegah.
Artinya setelah lewat sekian hari baru kita boleh berangkat bepergian.
Kecuali bila itu adalah vaksinasi ulangan, maka zat antibody akan segera terbentuk begitu kita telah diberikan imunisasi.
Detail tentang imunisasi dan segala aspeknya bisa anda baca dan simak di website http://selukbelukvaksin.com/jadwal-imunisasi-idai-untuk-anak-berusia-0-18-tahun/
Semoga menjawab pertanyaan anda.
Salam,
Dr. Leo Kurniawan
www.selukbelukvaksin.com

http://sehatcaraalamiah.blogspot.com

 

10. Pertanyaan: Vaksinasi Untuk Bayi Premature Atau Bayi Dengan Berat Lahir Kurang Dari Normal 

  • Selamat pagi dokter, dok sy mau tanya. Untuk bayi baru lahir dengan berat badan 2300 gram (usia kehamilan 37 minggu) pemberian imunisasi Hepatitis B di berikan harus berat dgn berat badan 2500 gram dok? Atau sesuai jadwal saja? Jika dalam waktu seminggu berat badan belum naik sampai 2500 gram , boleh tetap di suntikkan dok?

 

Jawab:

Untuk bayi premature atau bayi normal dengan berat badan lahir < 2500 gram pemberian imunisasi bukan halangan, karena bayi2 ini mempunyai respons dan reaksi imunologi yang sama baiknya dengan bayi normal.
Silahkan saja memberikan imunisasi sesuai jadwal yang telah dianjurkan.
Demikian keterangan saya, semoga bermanfaat.
Salam,
Dr. Leo Kurniawan
www.selukbelukvaksin.com
http://sehatcaraalamiah.blogspot.com

Vaccine Saves Lives !

tags: , ,

Related For Tanya Jawab Tentang Vaksin Dan Vaksinasi – October 2017