Tanya Jawab Tentang Vaksin dan Vaksinasi – October 2013

Seperti halaman Tanya Jawab Vaksin dan Vaksinasi sebelumnya yang terdapat dalam website ini, karena setiap bulan pertanyaan semakin banyak, maka untuk memudahkan Pembaca mencari apa yang diinginkan, maka mulai sekarang, semua pertanyaan dan jawaban yang ada dalam satu bulan akan dirangkum dalam bulan yang bersangkutan, sesuai dengan topik vaksin yang ditanyakan.

Semoga dengan cara demikian, akan memudahkan Para Pembaca mencari dan membaca pertanyaan dan jawaban yang di-inginkan.

Salam,

Dr. Leo Kurniawan (leokurniawandr@gmail.com)

Catatan: Agar supaya pertanyaan Anda tentang vaksin dan masalahnya bisa terjawab dengan tuntas dan jelas, kami  sarankan Anda mengirimkan pertanyaan dengan email yang ditujukan ke alamat email kami diatas.

—————————————————————————————————————————————————————

Pertanyaan Tentang Jumlah Vaksinasi Dalam Satu kali Kunjungan Bayi ke Dokter Anak

  • Siang dok,mau nanya apakah vaksin pediacel boleh diberikan secara bersamaan dengan vaksin pcv?soalnya takut terlalu banyak,bayi saya skrg 5bln,rencana bln dpn(6bln) diksh vaksin pediacel ke 3 dan vaksin pcv1.terakhir diksh vaksin pediacel2 bln lalu(4bln).sebaiknya dipisah atau diberikan secara bersamaan ya dok vaksin pediacel dan pcv nya?thanks.

Jawab: Vaksin Pediacel bisa diberikan bersamaan dengan vaksin PCV (simultaneous vaccination), hanya saja ke dua jenis vaksin ini harus diberikan secara terpisah tidak boleh dicampur menjadi satu syringe, dan usahakan tempat suntikan vaksin yang satu berbeda lokasi dari tempat suntikan vaksin lainnya. Atau minimal berjarak >2 inci bila ingin disuntik dilokasi yang sama.

Tidak ada kemungkinan bahwa akan terlalu banyak jumlah vaksin yang harus ditangani oleh sistim pertahanan tubuh bayi kita, jadi ibu tidak perlu kuatir tentang hal ini.

 

Pertanyaan Tentang Vaksin Pneumonia

  • Pagi dr.Leo.. mau tanya, saya pernah baca artikel tentang vaksin pneumo23, apakah benar vaksin pneumo23 perlu diulang setiap 3-5 tahun sekali krn bukan vaksin yg terkonjugasi? Untuk anak diatas 2 tahun, sebaiknya diberi vaksin pneumo23 satu kali saja atau butuh dosis booster?Untuk anak diatas 2 tahun lebih baik diberikan vaksin pneumo23 atau synflorix ya dok? Terima kasih sebelumnya.

Jawab: Vaksin Pneumo23 memang diulang setelah 5 tahun setelah vaksinasi Pneumo23 yang pertama. Vaksin Pneumo23 diberikan pada anak yang telah berusia > 2 tahun dengan catatan sebagai berikut: bagi anak yang pernah mendapatkan vaksinasi pneumonia sebelumnya, dan bila mereka berada dalam kondisi khusus mudah tertular penyakit pneumonia ini.
Sebelum ada vaksin pneumonia konyugat, maka Pneumo23 juga kita berikan untuk anak yang berusia >2 tahun tanpa catatan apapun seperti diatas.

Saat ini ada vaksin pneumonia konyugat yang bisa diberikan untuk bayi sejak usia 2 bulan hingga 5 tahun. Sehingga berdasarkan rekomendasi ACIP, untuk anak yang berusia >2 tahun bisa kita berikan vaksin jenis pcv konyugat saja.

  • Jadi untuk anak diatas 2 tahun lebih baik diberikan vaksin synflorix ya dok daripada pneumo23? Vaksin pneumo23 hanya diulang sekali 5 tahun kemudian atau setiap 5 tahun sekali harus diulang terus dok? Kalau synflorix yg saya tahu hanya 10 serotype, sedangkan pneumo23 ada 23 serotype.. apakah itu menandakan vaksin pneumo23 lebih baik dari synflorix krn macam serotypenya lebih banyak? Trims sebelumnya

Jawab: Seperti yang saya terangkan sebelumnya, sejak adanya vaksin PCV jenis konyugasi, maka vaksin Pneumo23 hanya diberikan pada anak berusia > 2 tahun, itupun dengan catatan khusus, misalnya anak tersebut mempunyai kelainan sistim pertahanan tubuh (immunocompromized) dengan penyakit jantung atau penyakit paru yang khronik, diabetes mellitus, dll kondisi medis. (http://www.immunize.org/askexperts/experts_pneumococcal_vaccines.asp)
Sehingga sesuai dengan anjuran diatas, maka indikasi pemakaian vaksin Pneumo23 sudah tidak diberikan untuk anak diatas usia 2 tahun yang normal.

Vaksin Pneumo23 diulang setelah 5 tahun sejak vaksinasi pertama, dan sebenarnya inipun diulang bilamana perlu saja, misalnya anak tersebut mempunyai kemungkinan tertular penyakit pneumonococcal pneumonia, maka baru kita ulang vaksin tersebut.

Memang Synflorix terdiri 10 serotype saja, sesuai dengan data epidemiologi penyakit pneomococcal pneumonia, 10 serotype ini yang paling banyak beredar dan menimbulkan masalah, sehingga pembuat vaksin ini beranggapan dengan 10 serotype ini sudah cukup untuk mengcover kuman penyebab pneumonia ini.
Makanya dari perkembangan pembuatan vaksin PCV, juga mengalami perkembangan dari awal yang hanya PCV7 yang mencakup 7 serotype, ditambah menjadi PCV10, bahkan sekarang menjadi PCV13 yang mencakup 13 serotype kuman.

Mungkin saja suatu saat akan ada PCV23 yang mencakup 23 serotype seperti vaksin Pneumo23 yang ada saat ini, hanya sayangnya, yang vaksin Pneumo23 saat ini bukan jenis vaksin konyugasi PCV.

Memang banyak vaksin yang ditawarkan, jadi kita juga harus bijaksana dan kritis, pakai vaksin yang sesuai dengan keadaan dan kondisi tempat atau negara kita bertemppat tinggal, kita tidak perlu dan belum tentu perlu semua jenis vaksin yang ditawarkan. Misalnya kita tidak perlu mendapat vaksin demam kuning (yellow fever) kalau kita tidak berada atau berkunjung kedaerah endemik penyakit ini di Amerika Latin.

 

Pertanyaan Tentang Vaksin Influenza

  • Hari ini kami imunisasi anak ke praktek dokter anak. Usia anak kami 3 bulan. Dokter memberikan tambahan imunisasi influenza kpd bayi kami karena melihat kondisi cuaca yg sering hujan. Apakah ada dampak kpd anak kami karena saya baca literatur, semua menyebutkan imunisasi influenza utk bayi >6 bulan. Makasi Doc

Jawab: Memang benar Ibu bahwa vaksin influenza baru kita berikan setelah bayi berusia minimal 6 bulan, dan diberikan 2 dosis untuk bayi yang pertama kali mendapatkan imunisasi vaksin influenza ini.

Sebenarnya bahaya bila diberikan pada bayi yang berusia < 6 bulan tidak ada, hanya saja mungkin reaksi atau respon sistim imunologi bayi yang berusia < 6 bulan kurang optimal, maka daya proteksi vaksin terhadap virus influenza menjadi tidak optimal, sehingga vaksinasi ini kita tunda hingga saat bayi telah berusia minimal 6 bulan.

Semoga ini menjawab pertanyaan Ibu…

 

Pertanyaan Tentang Vaksin Rotavirus dan Vaksin Pneumonia PCV

  • Selamat siang dok, saya mau tnya
  1. Usia anak saya skrg 12w (21okt13), kmrn tgl 19okt sdh divaksin combo1 hib+polio+dpat, dijadwalkan utk rotarix tgl 23 nov 13, apa tdk tlambat dok? Krn sy bc maks usia 14w+6d ?
  2. Apakah rotarix hny diberikan 2x? Sdgkan rotateq 3x? Interval 4w, betulkah dok?
  3. Anak saya blm dijadwalkan utk pcv, apakah sbaiknya sy barengkan dg rotarix atau dgn combo 2? Kapan usia ideal utk mulai vaksin pcv ?
  4. Manakah yg lbh baik pcv 10 atau 13 ?

Mohon penjelasannya ya dok. Terimakasih sblmnya.

Jawab:

  1. Usia maksimum untuk pemberian dosis 1 Rotavirus vaksin adalah 14 minggu + 6 hari seperti yang anda baca. Sehingga asumsi saya, dokter akan memberikan dosis yang ke2 rotavirus vaksin ini, dan jarak untuk pemberian rotavirus vaksin dosis ke 3 adalah 4 – 10 minggu, usahakan dosis ke3 sudah diberikan sebelum bayi mencapai usia > 8 bulan + 0 hari. (http://selukbelukvaksin.com/vaksin-rotavirus-jenis-vaksin-rotavirus-dan-jadwal-imunisasi/).
  2. Vaksin Rotarix hanya diberikan 2 dosis dan RotaTeq sebanyak 3 dosis, dengan interval antara dosis adalah 4 minggu
  3. Vaksin PCV bisa diberikan berbarengan dengan vaksin kombinasi DTP-Hib_Polio, harus dengan alat suntik terpisah dan ditempat lokasi suntikan yang terpisah juga. Vaksin PCVjuga bisa diberikan bersamaan dengan vaksin Rotavirus.(http://selukbelukvaksin.com/vaksin-rotavirus-jenis-vaksin-rotavirus-dan-jadwal-imunisasi/). Usia ideal untuk vaksin PCV adalah dosis ke 1 pada usia 2 bulan, dosis ke2 pada usia 4 bulan, dosis ke3 pada usia 6 bulan, dan dosis terakhir atau dosis ke 4 pada usia 12 bulan. (http://selukbelukvaksin.com/2013/08/page/2/)
  4. PCV 10 dan PCV 13, sama sama adalah jenis vaksin Pneumonia yang konyugasi, sehingga efektif untuk bayi mulai usia 2 bulan dan selanjutnya. PCV10 mencakup 10 jenis kuman sebagai antigen vaksin, sedangkan PCV13 mencakup 13 jenis kuman penyebab penyakit pneumonia sebagai antigen vaksin. Sehingga kalau dilihat dari jumlah cakupan kuman ini tentu yang PCV 13 adalah lebih lengkap, namun juga pasti lebih mahal. Hanya saja, apakah untuk Indonesia harus dengan PCV 13 apakah tidak cukup dengan PCV10 saja ?

Semoga menjawab pertanyaan mbak

  • Terimakssih bnyk jwbnnya dokter, boleh sy brtnya sdkt lg? Menurut saran dokter pribadi, sebaiknya sy mensimultankan pemberian vaksin pcv dgn rotarix atau dgn dpat+hib? Sy msh agak takut, apakah tidak ada efek pasca imunisasi jk pcv simultan dg rotarix, krn keduanya bakteri hdp kan dok? Mohon pencerahannya, terimakasih :)

Jawab:

Seperti yang saya terangkan sebelumnya, bahwa vaksin PCV bisa diberikan bersamaan (simultan vaksinasi) bersama vaksin Rotavirus atau vaksin komboinasi DTP-Hib_Polio.
Yang merupakan vaksin hidup yang dilemahkan (live attenuated vaccine) adalah vaksin Rotavirus ini, sedangkan vaksin kombinasi DTP-Hib-polio dan vaksin PCV adalah vaksin mati (killed vaccine).
Terserah mbak mau kombinasikan vaksin PCV bersama DTP-Hib_polio atau bersama Rotavirus, karena kebetulan jadwal imunisasinya ketiga jenis vaksin ini sama persis, yaitu 2,4,6 bulan (dan PCV dosis ke4 pada bulan ke 12).

Efek pasaca imunisasi (KIPI) bisa saja ada, tetapi tidak perlu ditakutkan sehingga menghambat kelangsungan jadwal imunisasi anak bayi kita. (http://selukbelukvaksin.com/kipi-vaksin-apa-yang-harus-anda-lakukan/), bila terjadi KIPI, segera hubungi dokter vaksinator (dokter yang memberikan suntikan vaksinasi) untuk diketahui dan diambil tindakan seperlunya.

 

Pertanyaan Tentang Jadwal Vaksinasi Hepatitis A

  • Dok saya mau tanya bayi saya berumur sembilan bulang mengapa tidak diberikan vaksinasi hepatitis a?

Jawab:Terima kasih ibu telah memperhatikan jadwal dan jenis vaksinasi yang diperlukan untuk bayi ibu.
Khusus untuk vaksin Hepatitis A, vaksin ini baru kita berikan pada saat bayi telah mencapai usia 2 tahun (24 bulan) sesuai dengan anjuran Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) (http://selukbelukvaksin.com/jadwal-imunisasi-idai-untuk-anak-berusia-0-18-tahun/).
Vaksin Hepatitis A terdiri 2 dosis saja, dosis ke 2 atau yang terakhir akan diberikan pada jarak 6 – 12 bulan setelah pemberian dosis yang pertama.
Demikian penjelasan untuk vaksinasi Hepatitis A ini

  • Tetapi dok saat ini saya sedang terkena hepatitis a saya khawatir anak saya tertular. Saya periksa buku imunisasinya ternyata dia hanya pernah di vaksin hepatitis b. Adakah kekebalan tubuh untuk bayi dibawah 2 tahun terhadap hepatitis a ini dok?

Jawab:  Karena bayi ibu sudah berusia 9 bulan, berikutini adalah ketentuan vaksinasi Hepatitis A berdasarkan jadwal vaksinasi IDAI dan jadwal vaksinasi dari CDC Amerika Serikat sebagai berikut:

Vaksinasi hepatitis A sudah bisa diberikan untuk bayi berusia 2 tahun dan seterusnya. Namun menurut rekomendasi CDC, maka vaksinasi hepatitis A sudah bisa diberiakn sejak bayi berusia 1 tahun dan seterusnya.
Diperlukan 2 dosis lengkap untuk menghasilkan efek pencegahan terhadap penyakit hepatitis A, dosis ke 2 baru kita berikan setelah interval 6 hingga 12 bulan dari waktu pemberian dosis pertama. (http://selukbelukvaksin.com/jadwal-imunisasi-idai-untuk-anak-berusia-0-18-tahun/) dan (http://www.immunize.org/askexperts/experts_hepa.asp)

Bila seseorang tertular virus dan sakit hepatitis A, maka virus hepatitis A ini akan dikeluarkan melalui cairan empedu ke usus dan banyak terdapat virus ini didalam kotoran, sehingga penularan virus dan penyakit adalah karena kontaminasi makanan atau minuman dengan virus yang berasal dari kotoran manusia yang sakit hepatitis A. Puncak penularan virus hepatitis A ini adalah 2 minggu sebelum keluar gejalah penyakit yaitu warna kuning pada kulit dan mata.

Sehingga cara ampuh bagi ibu untuk menghindarkan penularan kepada bayi adalah mencuci tangan bersih2 setiap kali setelah kebelakang, dan selalu memasak alat2 makanan minum bayi setiap kali menyiapkan makanan dan minuman bayi.

Kalau seandainya bayi ibu sudah berusia 12 bulan (sekarang sudah berusia 9 bulan atau lebih) atau mendekati usia tersebut, bisa ibu mintakan vaksinasi hepatitis A kepada dokter untuk bayi agar supaya terlindung dari penularan dan sakit hepeptitis A ini.

Semoga menjawab pertanyaan dan bermanfaat bagi Ibu

 

Pertanyaan Tentang Vaksinasi Hepatitis B

  • Dok, Saya sekitar 3 tahun yg lalu sudah mendapatkan vaksin hepatitis b lengkap 3 kali, tetapi setelah medical check up bulan ini saya di rekomendasikan melakukan vaksin hepatitis b lagi, pertanyaannya apakah ada efek samping dok jika kejadiaannya seperti yg saya alami?dan kenapa rumah sakit provider MCU perusahaan saya memberikan jadwal vaksin sebanyak 4 kali?mohon pencerahannya?

Jawab: Sebetulnya bagi yang sudah pernah mendapatkan vaksinasi lengkap Hepatitis B (3 dosis), maka kita tidak lagi memberikan vaksinasi ulang, termasuk juga kita tidak menganjurkan pemberian dosis booster (http://www.cdc.gov/hepatitis/b/bfaq.htm).

Vaksinasi hepatitis B yang telah berlangsung beberapa tahun yang lalu, bila kita ukur titer atau jumlah antibody memang akan menurun, namun bila kita terpapar dengan virus hepatitis B lagi, maka sistim imunologi tubuh kita (memory cell) akan segera bereaksi dan membuat antibody untuk perlindungan kita.
Perlindungan vaksinasi hepatitis B ini bisa berlangsung lama.

Jadi bila anda memang pernah mendapatkan vaksinasi lengkap hepatitis B, saat ini tidak ada yang perlu anda lakukan, karena anda tetap akan terlindung oleh vaksinasi yang lalu.
Tanyakan saja kepada penanggung jawab MCU di rumah sakit bersangkutan kenapa anda harus diberikan vaksinasi hepatitis B lagi, dan bahkan sampai dengan 4 dosis ?

 

Pertanyaan Umum Tentang Manfaat Vaksin dan Vaksinasi

  • apakah orang dewasa juga perlu divaksin???

Jawab: Tepat sekali bahwa orang dewasa juga perlu diberikan vaksinasi agar supaya kebal terhadap jenis penyakit infeksi yang bisa kita cegah dengan vaksinasi.

Vaksin dan vaksinasi bukan monopoli bayi dan anak kecil saja, tetapi juga untuk orang dewasa dan orang tua.
Jenis vaksin yang diperlukan untuk orang dewasa dan orang tua ber-usia lanjut, bisa anda baca di: http://selukbelukvaksin.com/jadwal-imunisasi-dewasa-2013/.
Banyak penyakit infeksi yang akan berakibat buruk hingga menyebabkan kematian jika terjadi infeksi pada orang dewasa dan orang tua, terutama bila mereka juga sedang menderita sakit khronik seperti diabetes, penyakit jantung dan paru, hipertensi, dll.
Vaksinasi bermanfaat untuk mencegah kesakitan dan mengurangi jumlah kematian pada bayi dan anak, juga bagi orang dewasa dan orang ber-usia lanjut.

 

Pertanyaan Tentang Vaksin Malaria

  • Malam dok…..apa sudah ada vaksin malaria di indonesia?

Jawab:  Malam mbak, setahu saya hingga saat ini belum ada vaksin untuk malaria, tetapi sedang di uji klinik efektifitas dan keamanannya. Mungkin beberapa tahun mendatang baru ada. Salam,

 

 

 

Vaccine Saves Lives !

tags: , , , , ,

Related For Tanya Jawab Tentang Vaksin dan Vaksinasi – October 2013