Tanya Jawab Tentang Vaksin Dan Vaksinasi – November 2017

Tanya Jawab Tentang Vaksin Dan Vaksinasi – November 2017

Seperti halaman Tanya Jawab Vaksin dan Vaksinasi sebelumnya yang terdapat dalam website ini, karena setiap bulan pertanyaan semakin banyak, maka untuk memudahkan Pembaca mencari apa yang diinginkan, maka mulai sekarang, semua pertanyaan dan jawaban yang ada dalam satu bulan akan dirangkum dalam bulan yang bersangkutan, sesuai dengan topik vaksin yang ditanyakan.

Semoga dengan cara demikian, akan memudahkan Para Pembaca mencari dan membaca pertanyaan dan jawaban yang di-inginkan.

Dr. Albert Sabin,

Dr. Albert Sabin
Source: sciencephoto.com

Salam,

Dr. Leo Kurniawan (leokurniawandr@gmail.com)

Catatan: Agar supaya pertanyaan Anda tentang vaksin dan masalahnya bisa terjawab dengan tuntas dan jelas,   kami  sarankan Anda mengirimkan pertanyaan dengan email yang ditujukan ke alamat email kami diatas

——————————————————————————————————————–

  1. Pertanyaan: Jadwal Vaksin Rotavirus, Program Kejar Imunisasi Vaksin Rotavirus 
  • Selamat malam Dokter. Maaf mengganggu.Saya Adisty, putri pertama saya lahir 9 Juli 2017. Saya ingin memberi vaksin rotavirus pada putri saya. Tapi pemberian vaksin tahap pertama saya terlewat.Pertanyaan saya, apakah boleh dan aman jika putri saya langsung diberi vaksin rotavirus tahap kedua? Vaksin mana yang sebaiknya saya pilih (mono atau penta)? Pemberian vaksinnya sebelum umur 24 minggu kan?Terima kasih.

 

Jawab:

Ada 2 jenis vaksin rotavirus, yaitu Rotarix yang terdiri 2 dosis lengkap dan RotaTeq yang terdiri 3 dosis lengkap.
Jadwal kedua jenis vaksin rotavirus ini adalah pada usia bayi 2 bulan, usia 4 bulan dan usia 6 bulan untuk dosis terakhir.
Detail jadwal dan jenis vaksin rotavirus anda bisa baca dan simak di website http://selukbelukvaksin.com/vaksin-rotavirus-jenis-vaksin-rotavirus-dan-jadwal-imunisasi/
Karena usia bayi anda saat ini adalah memasuki bulan ke 4,  saya anjurkan ambil vaksin jenis RotaTeq yang terdiri 3 dosis, langsung diberikan dosis yang kedua pada saat mencapai usia 4 bulan dan selesaikaan dosis ke3 pada usia 6 bulan nanti.
Sebetulnya RotaTeq terdiri 3 dosis seperti yang anda baca, tetapi karena untuk dosis ke1 bayi anda sudah melewati usia maksimum pemberian dosis yang ke1, maka kita lanjutkan saja dengan dosis ke2 dan selesaikan dosis ke3 pada waktu bayi berusia 6 bulan.
Dari 3 dosis lengkap tapi sudah mendapatkan 2 dosis vaksin RotaTeq ini, maka diyakini oleh para pakar vaksin bahwa bayi kita sudah mendapatkan daya perlindungan vakssin terhadap penyakit menular yang ingin kita cegah.
Demikian penjelasan saya, semoga bermanfaat.
Salam,
Dr. Leo Kurniawan
www.selukbelukvaksin.com

http://sehatcaraalamiah.blogspot.com

 

2. Pertanyaan: Jadwal Imunisasi MMR dan Td/DT Untuk Anak Dengan Diagnosa ADHD  

  • Assalamualaikum dokter, saya kristi, di Jogja. Mohon izin menanyakan, anak saya yang kedua, sekarang usia 7 tahun, kelas 1 SD. Pernah didiagnosis speech delay. Hasil test BERA normal. Diagnosis terakhir adalah ADHD (sepertinya dengan ASD, namun di level autis yang rendah).  Belum mendapatkan vaksin MMR dan Td/DT beberapa waktu lalu, karena beberapa pertimbangan dan kekhawatiran kami.  Sebelumnya, anak saya mendapatkan vaksinasi lengkap hingga Campak usia 9 bulan.  Saya mohon pertimbangan dokter, apakah vaksin MMR dan Td/DT yang menjadi program pemerintah tersebut aman (tidak mengandung thimerosal), ataukah ada rekomendasi vaksin serupa yang lebih baik untuk anak saya? Untuk penyuntikannya, sebaiknya kapan ya dok?.. mengingat waktu pelaksanaan program imunisasinya sudah lewat.. Terima kasih sebelumnya…
Jawab: 
Vaksin MMR juga vaksin Td/DT adalah bebas thimerosal.
Bisa anda baca dan simak di website http://selukbelukvaksin.com/daftar-vaksin-bebas-thimerosal/  dan kedua vaksin ini tergolong vaksin yang cukup aman.
Lakukan penyuntikan sesuai jadwal imunisasi rekomendasi dari IDAI atau Ikatan Dokter Anak Indonesia seperti tercantum dalam website http://selukbelukvaksin.com/jadwal-imunisasi-idai-untuk-anak-berusia-0-18-tahun/ , atau konsultasikan dengan dokter anak anda terlebih dahulu.
Penyuntikan vaksin bisa kapan saja, yang penting adalah anak dalam keadaan sehat atau fit saja.
Demikian keterangan saya semoga bermanfaat.
Salam,
Dr. Leo Kurniawan

 

3. Pertanyaan: Masalah Jadwal Pemberian Vaksin Rotavirus Karena Memakai Jenis Merek Vaksin Rotavirus Yang Berbeda 

  • Pagi dok,
  • Saya windi, saya memiliki bayi usianya jalan 4 bulan, ketika di umur 2 bulan saya ke DSA di medan untuk imunisasi, dan di RSIA tersebut bayi saya di berikan rotateq, namun saat ini saya sudah pindah ke subulussalam – aceh, dan ketika saya pergi ke DSA disini utk vaksin rotavirus yg di gunakan rotarix sedangkan rotateq tidak tersedia, jadi saya bingung apa saya lanjutkan kasi rotarix atau saya berhentikan? Terima kasih dokter
Jawab: 
Memang sebaiknya satu serie imunisasi kita pergunakan jenis dan merek vaksin yang sama, tidak mengganti dengan vaksin dari jenis dan merek yang lain. Ini bertujuan untuk mendapatkan imuno respon tubuh yang optimal dengan tetap menggunakan  jenis dan merek vaksin yang sama sejak awal hingga akhir proses imunisasi.
Sayangnya keadaan ideal demikian seringkali menjadi kacau karena banyak hal, seperti stok vaksin yang sedang kosong dll.
Dalam hal kasus bayi anda, yang awalnya memakai vaksin RotaTeq, tapi sekarang harus ganti dengan Ratarix, karena masalah stok vaksin RotaTeq.
Kalau hal ini terjadi berikan saja vaksin Rotarix dosis pertama sesegera mungkin, lalu dosis ke2 bisa diberikan selang waktu minimal 4 minggu dari pemberian dosis pertama.
Atau kalau tidak, maka dosis ke2 Rotarix harus sudah selesai diberikan sebelum usia bayi mencapai >6 bulan atau 24 minggu dari pemberian dosis ke1 tadi.
Demikian keterangan saya, semoga bermanfaat.
Salam,
Dr. Leo Kurniawan

 

4. Pertanyaan: Apa Efek Dan Bahaya Apa Bila Jadwal Imunisasi Kita Percepat Atau Diperlambat Daripada Jadwal Anjuran ? 

 

  • Selamat sore dokter Leo,  sya ingin menanyakan tentang pemberian vaksin polio oral.  Pada aturan,  pemberian vaksin polio 1 ke 2 dst adalah berselang 4 minggu.  Yang ingin saya tanyakan,  bila karena suatu hal, mungkin karena kelalaian atau tanpa sengaja,  vaksin polio ini diberikan dengan rentang hanya 2 minggu dr pemberian vaksin polio sebelumnya,  efeknya apa ya dok?  Berbahayakah? Bagaimana mengatasinya?  Ataukah hanya akan mempengaruhi efektifitas vaksinnya?  Dan perlukah diulang?  Terimakasih dokter atas jawabannya.

 

Jawab:

Jadwal pemberian vaksinasi polio adalah usia 0, 2 , 4 dan 6 bulan, jadwal pemberian imunisasi vaksin polio bisa anda baca dan simak di website http://selukbelukvaksin.com/jadwal-imunisasi-idai-untuk-anak-berusia-0-18-tahun/.
Pemberian vaksin yang tidak sesuai jadwal anjuran memang tidak berbahaya, mungkin hanya berpengaruh terhadap efektifitas vaksin karena respon imunologi tubuh yang tidak optimal.
Tidak ada yang bisa kita lakukan dan tidak tidak perlu mengulang imunisasi vaksin tersebut.
Sebenarnya hal ini mudah dicegah karena setiap tindakan imunisasi harus dicatat dalam buku imunisasi anak. Jadi sebelum melakukan imunisasi suatu vaksin, dokter vasinator bisa melihat jenis vaksin yang telah diberikan, dan kapan vaksin tersebut diberikan.
Demikian penjelasan saya, semoga bermanfaat.
Salam,
Dr. Leo Kurniawan
Www.selukbelukvaksin.com
Http://sehatcaraalamiah.blogspot.com
Sent from Samsung tablet.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Vaccine Saves Lives !

Related For Tanya Jawab Tentang Vaksin Dan Vaksinasi – November 2017