Tanya Jawab Tentang Vaksin Dan Vaksinasi – November 2016

Tanya Jawab Tentang Vaksin Dan Vaksinasi – November 2016

Seperti halaman Tanya Jawab Vaksin dan Vaksinasi sebelumnya yang terdapat dalam website ini, karena setiap bulan pertanyaan semakin banyak, maka untuk memudahkan Pembaca mencari apa yang diinginkan, maka mulai sekarang, semua pertanyaan dan jawaban yang ada dalam satu bulan akan dirangkum dalam bulan yang bersangkutan, sesuai dengan topik vaksin yang ditanyakan.

Semoga dengan cara demikian, akan memudahkan Para Pembaca mencari dan membaca pertanyaan dan jawaban yang di-inginkan.

Salam,

Dr. Leo Kurniawan (leokurniawandr@gmail.com)

Catatan: Agar supaya pertanyaan Anda tentang vaksin dan masalahnya bisa terjawab dengan tuntas dan jelas,   kami  sarankan Anda mengirimkan pertanyaan dengan email yang ditujukan ke alamat email kami diatas

Imunisasi Bayi (foto Face Book)

Imunisasi Bayi (foto Face Book)

——————————————————————————————————————–

  1. Pertanyaan : Vaksinasi DTP Untuk Anak Berusia 8 Tahun, Juga Catch Up Untuk Vaksinasi MMR Dan Pmebrian Bersamaan 2 Jenis Vaksin Berbeda Dalam Satu Kaali Kunjungan 

 

  • Pagi dok, sy mendapatkan no. HP dokter ketika sedang mencari informasi vaksinasi di internet. Anak saya sekarang berusia 8 tahun 5 bulan, dan belum mendapatkan vaksinasi DPT Polio yang ke 5. Saya juga berencana memberikan vaksin MMR kepada anak saya karena kami sekeluarga akan pindah ke Amerika dan sekolah disana mewajibkan vaksin-vaksin ini. Pertanyaan saya adalah sbb:

1. Apakah vaksinasi DPT Polio yang ke 5 dapat tetap diberikan walaupun terlambat?
2. Untuk catch up immunization MMR di usia anak saya, apakah tetap harus memberikan 2 dosis atau cukup 1 dosis saja?
3. Apakah vaksin DPT Polio dapat diberikan bersamaan dengan vaksin MMR?

Atas kesediaan dokter menjawab, saya mengucapkan terima kasih.

Regards,

Jawab:

Jawaban untuk pertanyaan anda sebagai berikut :

1. Apakah vaksinasi DPT Polio yang ke 5 dapat tetap diberikan walaupun terlambat?

Jawab:

Vaksin DTaP atau DTwP yang ke 5 hanya diberikan hingga anak berusia 5 tahun saja.

Setelah anak mencapai usia > 7 tahun, maka kita hanya memberikan vaksin Tdap atau Td saja, bukan full vaksin DTP lagi.

Detail biisa anda baca dan simak di website http://selukbelukvaksin.com/jadwal-imunisasi-idai-untuk-anak-berusia-0-18-tahun/

Juga di website http://selukbelukvaksin.com/vaksin-dtp-vaksinasi-pertusis-bagi-orang-dewasa/ untuk vaksin Tdap untuk remaja dan orang dewasa dan orang tua.

2. Untuk catch up immunization MMR di usia anak saya, apakah tetap harus memberikan 2 dosis atau cukup 1 dosis saja?

Jawab:

Untuk catch up vaksin MMR tetap kita berikan 2 dosis lengkap, kalau sebelumnya belum pernah diberikan vakssin MMR ini masa bayi dulu.

Interval waktu untuk dosis pertama vaksin MMR dan dosis kedua vaksin MMR ini adalah 4 minggu atau lebih.

Detail bisa anda baca dan simak di website http://selukbelukvaksin.com/jadwal-imunisasi-bayi-hingga-anak-remaja-usia-18-tahun-versi-us-cdc/

3. Apakah vaksin DPT Polio dapat diberikan bersamaan dengan vaksin MMR?

Jawab:

Vaksin Tdap bisa diberikan bersamaan dengan pemberian vaksin MMR dalam satu kali kunjungan ke dokter vaksinator. Tidak perlu dipisahkan waktu pemberian vaksinnya.

Alasannya karena kita bisa berikan bersamaan maksimal 2 jenis vaksin hidup dalam satu kali kunjungan.

Juga kita boleh berikan 2 jenis vaksin berbeda (MMR vaksin hidup yang telah dilemahkan atau live attenuated vaccine) dan bersamaan dengan pemberian vakisn Tdap, yang adalah vaksin yang telah dimatikan (killed vaccine) dalam satu kali kunjungan imunisasi.

Detail tentang spacing dan interval waktu antara vaksin bisa anda baca dan simak di websitehttp://selukbelukvaksin.com/jadwal-imunisasi-idai-untuk-anak-berusia-0-18-tahun/

Demikian keterangan dan penjelasan untuk anda.  Semoga bermanfaat.

Salam,

Dr. Leo Kurniawan
www.selukbelukvaksin.com  
2. Pertanyaan: Apakah Boleh Mengganti Jenis Vaksin Selama Proses Imunisasi Berlangsung ? (Karena Kekosongan Supplai Vaksin Yang Dipakai)  
  • Dokter anak saya umur 7 bulan, sedari bulan lalu seharusnya di vaksin pediacel tetapi kosong. Lalu dianjurkan diganti dengan hexaxim tetapi anak saya sebelumnya sudah di vaksin Hepatitis b. Apakah tidak apa2 dok vaksin Hepatitis nya double? Dan apakah tidak apa2 diganti dengan hexaxim?
    Terima kasih dok
Jawab:

Menjawab pertanyaan anda sebagai berikut:

Hexaxim adalah vaksin jenis kombinasi seperti juga vaksin Pediacel. Hanya kelebihan Hexaxim adalah mengandung juga antigen vaksin Hepatitis B, selain yang DTaP Hib dan Polio injeksi.

Kedua vaksin ini berasal dari satu pabrik pembuat vaksin yang sama, jadi seandainya karena kekosongan maka kita bisa mengganti dengan jenis yang lain.

Soal hepatitis B yang telah diterima oleh bayi anda, tidak akan terjadi hal2 yang negatif, karena dalam hal vaksin, tidak akan terjadi yang disebut over dosis seperti dalam hal obat2an farmasi.

Memang lebih baik dari awal hingga akhir imunisasi kita tetap memakai jenis vaksin yang sama. Kita baru mengganti jenis vaksin bila ada dalam keadaan yang sangat terpaksa seperti yang anda alami ini.

Tentang penggantian jenis vaksin selama proses imunisasi, bisa anda baca dan simak di website http://selukbelukvaksin.com/tanya-jawab-tentang-vaksin-dan-vaksinasi-october-2016/

Semoga ini menjawab pertanyaan anda.

Salam,

Dr. Leo Kurniawan

www.selukbelukvaksin.com

3. Pertanyaan: Jarak Dan Interval Vaksinasi 
  • Dok jarak minimal vaksin yang satu dengan vaksin yang lain nya berapa lama
Jawab:

Tentang spacing vaksin dan interval waktu imunisasi antara vaksin2, silahkan anda simak dan baca jawabnya di website ini http://selukbelukvaksin.com/jadwal-imunisasi-idai-untuk-anak-berusia-0-18-tahun/

Salam,

Dr. Leo Kurniawan
4. Pertanyaan: Kapan Harus Berikan Imunisasi Hepatitis B ? Apakah Vaksin Boleh Dipertukarkan ? Jaadwal Imunisasi IDAI Dan DepKes Berbeda, Mana Yang Harus Diikuti? Dll 
  • Selamat pagi dokter. Anak saya lahir tanggal 21 Sep 2016. Tanggal 22 Sep 2016 telah diberi vaksin Hepatitis B ke-1. Tanggal 25 Sep 2016 telah diberi vaksin Polio ke-1.
    Dokter SpA di RS tempat saya melahirkan, menjadwalkan agar tanggal 21-22 Okt 2016 agar diberi vaksin Hepatitis B ke-2.
    Untuk sementara waktu saya pindah ke luar kota. Saya sudah ke 3 RS lain untuk mendapatkan vaksin tetapi jadwalnya tidak cocok dengan tanggal yang ditentukan. RS tsb menjadwalkan imunisasi terdekat tanggal 9 dan 15 November 2016.
    Jadwal imunisasi di Posyandu terdekat adalah hari Kamis minggu pertama bulan November 2016.
    1. Selambat-lambatnya kapan vaksin Hepatitis harus diberikan?
    2. Vaksin Hepatitis ke-1 menggunakan Engerix. Seandainya pada imunisasi ke-2 menggunakan HB Vax atau Euvax bagaimana?
    3. Jika pada imunisasi Hepatitis ke-2 dan ke-3 tidak menggunakan vaksin yang sama, bagaimana?
    4. Saya pernah baca jadwal imunisasi IDAI dan pemerintah untuk polio dan BCG berbeda. Saya sebaiknya mengikuti yang mana? Apakah ada efeknya terhadap imunitas?
    5. Saya pernah tanya ke RS beberapa waktu belakangan ini vaksin pediacel jarang ditemukan. Jika yang ada adalah vaksin pentabio (dengan tetap menambah vaksin polio) apakah tidak apa” jika terus digunakan sampai dosis ke-4 mengingat ada unsur anti hepatitisnya? Padahal dosis vaksin hepatitis hanya 3x
    6. Jika dosis1 menggunakan pentabio, apakah jika dosis selanjutnya menggunakan pediacel (dengan tanpa menambah vaksin polio) diperbolehkan?
    7. Bagaimana cara mengantisipasi agar terhindar dari vaksin palsu?
    Mohon informasinya dokter. Terima kasih banyak sebelumnya..
Jawab:
Menjawab pertanyaan anda sebagai berikut :
1. Selambat-lambatnya kapan vaksin Hepatitis harus diberikan?
 Jadwal vaksin Hepatitis B adalah 0, 1 dan 6 bulan.
Jawab:
Tidak ada batas waktu selambat2nya kapan vaksin hepatitis B harus diberikan, sesuai jadwal diatas, bila terlambat beberappa minggu tidak akan menjadi masalah apa2. Lebih awal dari jadwal malahan kurang baik hasil imunisasinya. Detail bisa anda baca dan simak di website www.selukbelukvaksin.com tentang jadwal imunisasi dan tentang vaksin hepatitis B
2. Vaksin Hepatitis ke-1 menggunakan Engerix. Seandainya pada imunisasi ke-2 menggunakan HB Vax atau Euvax bagaimana?
Jawab:
 Sebaiknya dari awal hingga akhir program tetap mempergunakan brand vaksin yang sama. Tetapi untuk vaksin Hepatitis B, pertukaran merek vaksin hepatitis B tidak akan berpengaruh buruk terhadap hasil imunisasinya. Jadi bisa dipertukarkan antara merek yang satu ke merek yang lain.
3. Jika pada imunisasi Hepatitis ke-2 dan ke-3 tidak menggunakan vaksin yang sama, bagaimana?
Jawab:
Sama seperti jawaban untuk nomor 2
4. Saya pernah baca jadwal imunisasi IDAI dan pemerintah untuk polio dan BCG berbeda. Saya sebaiknya mengikuti yang mana? Apakah ada efeknya terhadap imunitas?
Jawab:
Kedua jadwal  imunisasi dari IDAI dan DepKes adalah benar.
Ikuti saja mana yang kita inginkan, tidak usah dibuat bingung oleh jadwal2 ini.
Tentang jadwal imunisasi IDAI bisa anda baca dan simak di www.selukbelukvaksin.com
5. Saya pernah tanya ke RS beberapa waktu belakangan ini vaksin pediacel jarang ditemukan. Jika yang ada adalah vaksin pentabio (dengan tetap menambah vaksin polio) apakah tidak apa” jika terus digunakan sampai dosis ke-4 mengingat ada unsur anti hepatitisnya? Padahal dosis vaksin hepatitis hanya 3x
Jawab:
Beda Pediacel  dengan Pentabio adalah di vaksin polio injeksi dalam Pediacel dan vaksin Hepatitis B dalam Pentabio
Kelebihan vaksin Hepatitis B tidak menjadi masalah
Tentang hal ini bisa anda simak dan bacadi bagian Tanya Jawab Tentang Vaksinasi di website www.selukbelukvaksin.com
6. Jika dosis1 menggunakan pentabio, apakah jika dosis selanjutnya menggunakan pediacel (dengan tanpa menambah vaksin polio) diperbolehkan?
Jawab:
Sebaiknya menggunakan jenis vaksin yang sama dari awal hingga akhir.
Kita baru menukar2 jenis vaksin bilamana keadaan mendesak, seperti kekosongan stok vaksin yang kita gunakan, sehingga kita mengganti dgn jenis atau merek yang berbeda
7. Bagaimana cara mengantisipasi agar terhindar dari vaksin palsu?
Jawab:
Gampang sekali.
Hanya vaksinasi ke dokter atau rumah sakit yang kita yakin bonafide.
Sebelum divaksin, minta diperlihatkan kardus packing vaksin, perhatikan penampilan bungkus vaksin, insert brosur vaksin, tanggal pembuatan vaksin, tanggal kadaluarsa vaksin, nomor batch vaksin dan alamat kontak pabrik pembat vaksin.
Bila perlu atau merasa ragu2, hubungi pabrik pembuuat vaksin tersebut dengan memberikan data2 yang saya sebutkan tadi, sehingga pihak pabrik bisa memeriksa database mereka untuk memastikan keaslian vaksin tersebut.
Demikian jawaban untuk semua pertanyaan anda. Semoga bermanfaat.
Salam,
Dr. Leo Kurniawan

 

5. Pertanyaan : Jadwal Dosis Ke5 Vaksin DTP Untuk Anak > 7 Tahun, Jadwal Catch Up Vaksin MMR, Apakah Vaksin Hidup Dapat Diberikan Bersamaan Dengan Vaksin Mati ?  
  • Pagi dok, sy mendapatkan no. HP dokter ketika sedang mencari informasi vaksinasi di internet. Anak saya sekarang berusia 8 tahun 5 bulan, dan belum mendapatkan vaksinasi DPT Polio yang ke 5. Saya juga berencana memberikan vaksin MMR kepada anak saya karena kami sekeluarga akan pindah ke Amerika dan sekolah disana mewajibkan vaksin-vaksin ini. Pertanyaan saya adalah sbb:

1. Apakah vaksinasi DPT Polio yang ke 5 dapat tetap diberikan walaupun terlambat?
2. Untuk catch up immunization MMR di usia anak saya, apakah tetap harus memberikan 2 dosis atau cukup 1 dosis saja?
3. Apakah vaksin DPT Polio dapat diberikan bersamaan dengan vaksin MMR?

Atas kesediaan dokter menjawab, saya mengucapkan terima kasih.

Jawab:

Jawaban untuk pertanyaan anda sebagai berikut :

1. Apakah vaksinasi DPT Polio yang ke 5 dapat tetap diberikan walaupun terlambat?

Jawab:

Vaksin DTaP atau DTwP yang ke 5 hanya diberikan hingga anak berusia 5 tahun saja.

Setelah anak mencapai usia > 7 tahun, maka kita hanya memberikan vaksin Tdap atau Td saja, bukan full vaksin DTP lagi.

Detail biisa anda baca dan simak di website http://selukbelukvaksin.com/jadwal-imunisasi-idai-untuk-anak-berusia-0-18-tahun/

Juga di website http://selukbelukvaksin.com/vaksin-dtp-vaksinasi-pertusis-bagi-orang-dewasa/ untuk vaksin Tdap untuk remaja dan orang dewasa dan orang tua.

2. Untuk catch up immunization MMR di usia anak saya, apakah tetap harus memberikan 2 dosis atau cukup 1 dosis saja?

Jawab:

Untuk catch up vaksin MMR tetap kita berikan 2 dosis lengkap, kalau sebelumnya belum pernah diberikan vakssin MMR ini masa bayi dulu.

Interval waktu untuk dosis pertama vaksin MMR dan dosis kedua vaksin MMR ini adalah 4 minggu atau lebih.

Detail bisa anda baca dan simak di website http://selukbelukvaksin.com/jadwal-imunisasi-bayi-hingga-anak-remaja-usia-18-tahun-versi-us-cdc/

3. Apakah vaksin DPT Polio dapat diberikan bersamaan dengan vaksin MMR?

Jawab:

Vaksin Tdap bisa diberikan bersamaan dengan pemberian vaksin MMR dalam satu kali kunjungan ke dokter vaksinator. Tidak perlu dipisahkan waktu pemberian vaksinnya.

Alasannya karena kita bisa berikan bersamaan maksimal 2 jenis vaksin hidup dalam satu kali kunjungan.

Juga kita boleh berikan 2 jenis vaksin berbeda (MMR vaksin hidup yang telah dilemahkan atau live attenuated vaccine) dan bersamaan dengan pemberian vakisn Tdap, yang adalah vaksin yang telah dimatikan (killed vaccine) dalam satu kali kunjungan imunisasi.

Detail tentang spacing dan interval waktu antara vaksin bisa anda baca dan simak di websitehttp://selukbelukvaksin.com/jadwal-imunisasi-idai-untuk-anak-berusia-0-18-tahun/

Demikian keterangan dan penjelasan untuk anda.  Semoga bermanfaat.

Salam,

Dr. Leo Kurniawan
www.selukbelukvaksin.com
6. Pertanyaan: Apa Efek Jelek Mengganti Jenis Vaksin Dengan Jenis Vaksin Yang Lain ?  
  • Dok dulu anak saya umur 2 bulan pakai pediacel. Sekarang 4 bulan pediacel kosong. Boleh gak ganti hexaxim. Ada pengaruh gak kelebihan hepatitis b dan ada pengaruh gak beda vaksin. Terima kasih dok
Jawab: 
Vaksin kombinasi Pediacel dan Hexaxim adalah dari satu pabrik pembuat vaksin yang sama, sehingga pengalihan vaksin Pediacel ke Hexaxim seharusnya tidak menjadi masalah apa2.
Memang kita selalu menganjurkan pemakaian jenis vaksin yang sama dari awal hingga selesai satu rangkaian imunisasi.
Kita baru mengganti dengan jenis vaksin yang lain, bila terjadi keadaan darurat seperti yang sedang anda alami.
Tentang pertukaran jenis vaksin dan efeknya bisa anda baca dan simak di website http://selukbelukvaksin.com/tanya-jawab-tentang-vaksin-dan-vaksinasi-october-2016/
Kelebihan vaksin hepatitiis B juga tidak menjadi masalah sih, jadi tidak usah terlalu dihiraukan.
Demikian keterangan dan jawaban untuk pertanyaan anda diatas.
Salam,
Dr. Leo Kurniawan
7. Pertanyaan: Vaksin DTP Diberikan Waktu Bayi Baru Berusia 1 Bulan Terlalu Cepat Dari Jadwal Anjuran, Apa Efek Buruk Dan Apa Yang Harsu Dilakukan ? 
  • Maaf dok mau tanya kalau anak dibawah usia 1 bulan terlanjur diberi vaksin DPT gimna y dok..apa efeknya dan bagaimna solusinya
Jawab: 
Jadwal anjuran untuk imunisasi vaksin DTP adalah setelah bayi mencapai usia minimal 2 bulan dan seterusnya.
Detail jadwal imunisasi Bayi bisa anda baca dan simak di website http://selukbelukvaksin.com/jadwal-imunisasi-idai-untuk-anak-berusia-0-18-tahun/
Namun karena suatu hal, bayi sudah diberikan suntikan dosis pertama vaksin DTP seperti kejadian yang anda alami, hal ini tidak menjadi masalah serius, hanya saja reaksi hasil imunisasi ini tidak seoptimal bila imunisasi  DTP ini diberikan sewaktu usia bayi telah mencapai 2 bulan minimal.
Nanti bila telah mencapai usia 2 bulan, bayi bisa diberikan imunisasi DTP sesuai dengan jadwal anjuran para ahli seperti yang tercantum dalam website yang telah saya lampirkan untuk anda. http://selukbelukvaksin.com/jadwal-imunisasi-idai-untuk-anak-berusia-0-18-tahun/
Demikian jawaban dan penjelasan saya untuk pertanyaan anda.
Salam,
Dr. Leo Kurniawan
8. Pertanyaan: Apakah Boleh Memakai Antibiotik Setelah Di Imunisasi ? 
  • Maaf dok, mau bertanya, apakah setelah disuntik vaksin meningitis tidak boleh mengkonsumsi obat-obatan yang mengandung antibiotik? Bagaimana jika minum obat herbal, seperti Antangin cair?
    Mohon penjelasannya ya dok. Sebelumnya  terima kasih banyak dok.
Jawab: 
Memang ada yang berpendapat setelah pemberian imunisasi sebaiknya jangan konsumsi antibiotik lebih dahulu, terutama antibiotik broad spectrum, karena kekuatiran antibiotik ini akan mempengaruhi antigen dalam vaksin.
Tetapi ada juga berpendapat tidak apa2, karena umumnya vaksin adalah bentuk vaksin mati  atau killed vaccine, sehingga antibiotik ini tidak berpengauh apa2. Atau bila adapun, maka pengaruhnya adalah kecil sekali.
Hal ini masih dipelajari dan untuk sementara kita beranggapan bahwa antibiotik tidak berefek jelek dengan vaksin, sampai kita dapatkan bukti sebaliknya.
Kita tidak mempunyai data2 tentang herbal saat ini.
Demikian keterangan saya untuk anda.
Salam,
Dr. Leo Kurniawan
9. Pertanyaan: Apakah Saya Terlambat Memberikan Imunisasi, Apa Yang Harus Dilakukan ?  
  • Mlm dok..saya mau nny tntg jdwal vaksin ank saya, ank saya lahir tgl 26 juni 2016, vaksin dpt1+polio : tgl 20 sept 2016. Pcv : tgl 21 okt 2016. Jdwal dpt2+polio : tgl 20 nov mendatang. Pertanyaannya, apakah pemberian vaksin dpt(pentabio) pd ank saya ini trlmbat? Krn dpt1 usia hmpir 3bln dan dpt2 usia hmpir 5 bln? Sdgkn d jawal IDAI untuk dpt dberikan 2,4,6 bulan.  Apakah ada efekny jika trlambat? Lalu untuk vaksin pcv ke dpt jarak mininumny brp minggu dok? Mohon pencerahannya. Trimakasih
Jawab: 
Jadwal yang direkomendasikan oleh IDAI dan pabrik pembuat vaksin kombimasi DTP Polio adalah seperti jadwal yang tercantum dalam website ini http://selukbelukvaksin.com/jadwal-imunisasi-idai-untuk-anak-berusia-0-18-tahun/
Sedangkan yang anda lakukan time linenya adalah terlambat 1 bulan.
Apakh sudah terlambat ?
Jawabnya adalah tidak terlambat, kita dianjurkan untuk mengikuti jadwal anjuran adalah dengan maksud supaya gampang diingat saja.
Tetapi kalau hanya berbeda satu bulan saja, dan anda konsisten dengan jadwal anda sendiri, ya lakukan saja seperti itu. Tidak menjadi masalah apapun untuk kesehatan bayi anda.
Bahkan ada anjuran adalah lebih baik lebih lambat memberikan imunisasi daripada kita mempercepat jadwal imunisasi. Karena jadwal yang dipercepat akan menyebabkan reaksi atau respons sistim imunologi tubuh kita kurang optimal dibandingkan yang tepat waktu atau terlambat sedikit seperti yang anda lakukan.
Untuk vaksin PCV yang vaksin mati, juga vaksin DTP Polio yang juga vaksin mati ini, anda bisa berikan sekaligus dalam satu kali kunjungan vaksinasi, tidak perlu dipisahkan dalam waktu yang berbeda.
Detail anda bisa lihat di http://selukbelukvaksin.com/jadwal-imunisasi-idai-untuk-anak-berusia-0-18-tahun/ dibagian   Catatan tambahan Tentang Waktu Imunisasi (Timing) dan Urutan Jenis Vaksin (Spacing)  yang diberikan 
Semoga ini menjawab pertanyaan dan keraguan anda.
Salam,
Dr. Leo Kurniawan
10. Pertanyaan : Masih Seputar Penggantian Jenis Vaksin Kombinasi Dan Kelebihan Pemberian Jenis Vaksin Hepatitis B Yang Terkandung DidalamVaksin Kombinasi  
  • Selamat malam dok..
    Mau tanya dok,apa setelah pemberian vaksin pediacel dibulan selanjutnya boleh diberikan vaksin hexaxim?anak saya usia 0bln,1bln dan 3bln sudah imunisasi hepatitis b.Diusia 2bln imunisasi polio,dtp dan hib menggunakan vaksin pediacel,krna vaksin tersebut sdng kosong maka diusia 4bln dokter memberikan vaksin pengganti hexaxim.saya baca vaksin hexaxim ada hepatitis b nya.sedangkan hepatitis b sdh diberikan diusia 0bln,1bln dan 3bln.apa gak double dok?trs apa efek samping nya dok?terima kasih atas jawaban dokter.
Jawab: 
Memang penggantian jenis vaksin terpaksa kita lakukan akhir2 ini, karena masalah stok dan ketersediaan jenis vaksin yang sedang kita pergunakan dalam proses imunisasi.
Namun kita usahakan penggantian jenis vaksin yang berasal dari pabrik pembuat vaksin yang sama, seperti halnya vaksin Pediacel ke jenis vaksin Hexaxim, yang dua2nya berasal dari pabrik pembuat vaksin yang sama, yaitu Sanofi  Pasteur, France.
Masalah kelebihan dosis vaksin Hepatitis B atau jenis vaksin yang lain, bisa anda baca dan simak di bagian Tanya jawab Vaksin di website ini http://selukbelukvaksin.com/tanya-jawab-tentang-vaksin-dan-vaksinasi-november-2016/ dan  http://selukbelukvaksin.com/tanya-jawab-tentang-vaksin-dan-vaksinasi-october-2016/
Masalah ini sudah sering kita bahas.
Selamat membaca dan semoga berrmanfaat bagi anda.
Salam,
Dr. Leo Kurniawan
 
11. Pertanyaan: Usia Berapa Untuk Jadwal Imunisasi Vaksin Yellow Fever Untuk Bayi 
  • Selamat malam,
    dr .anak saya tgl 28 nov ini berumur 18bulan.kami berencana akan membawa anak kami ini pada februari 2017 (bayi umur 20bulan) ke Afrika untuk ikut ayahnya.
    Yang ingin saya tanyakan apakah anak saya bisa mendapat vaksin yellow?karena negara tujuan kami wajib tervaksin yellow fever.sedangkan saya ke 3 KKP jakarta ditolak karena bayi masih kurang dari 2 tahun.
    Mohon sarannya dokter
Jawab: 
Saat ini bayi anda telah berusia 18 bulan dan sesuai anjuran dari US CDC tentang minimum age untuk vaccine yellow fever, maka dikatakan bahwa kita sudah bisa memberikan vaksin yellow fever ini bila usia bayi telah > 9 bulan
Semoga ini bisa menjawab keraguan dan pertanyaan dokter vaksinator.
Salam,
Dr. Leo Kurniawan
12. Pertanyaan: Karena Kekosongan Persediaan Vaksin, Apakah Bisa Diganti Dengan Vaksin Jenis Lain ? Baagaimana Dengan Kelebihan Dosis Vaksin Hepatitis B ?
  • Selamat sore dok.
    Anak saya usia 6 bulan. Harusnya sudah vaksin dpt 3
    Status vaksin anak saya:
    Hep b sudah lengkap
    Yg belum bulan ini polio, dpt, dan hib.. Tp vaksin dpt 1&2 menggunakan pentabio.
    Yg ingin saya tanyakan saya bila saya pakai pentabio lagi bagaimana dengan hep B nya bila kelebihan? Sedangkan pediacel sudah kosong dari 3 bulan lalu dok
    Terimakasih dok.. Slmt sore
Jawab: 
Kalau baca khronologis imunisasi bayi anda yang sejak awal sudah memakai vaksin kombinasi Pentabio, yang kandungan antigennya terdiri dari DTP, Hib dan Hepatitis B.
Anjuran saya adalah tetap pergunakan vaksin kombinasi Pentabio hingga selesai seluruh rangkaian proses imunisasi. Sebaiknya jangan ganti2 jenis vaksin dengan merek yang berbeda. Kita baru menggantikan dengan jenis vaksin yang berbeda bila dalam keadaan terpaksa.
Soal kelebihan dosis vaksin Hepatitis B itu tidak menjadi masalah, karena untuk vaksin tidak dikenal masalah over dosis seperti halnya dengan obat2an farmasi.
Detail tentang hal ini bisa and baca dan simak di website tanya jawab tentang vaksin   http://selukbelukvaksin.com/tanya-jawab-tentang-vaksin-dan-vaksinasi-october-2016/
Demikian penjelasan saya, semoga bermanfaat.
Salam,
Dr. Leo Kurniawan
13. Pertanyaan: Setelah Suntikan Vaksin DTP Yang Katanya Tidak Demam, Koq Masih Saja Terjadi Demam, Kenapa ? Dan Bagaimana Mengatasi KIPI Demam Ini ? 
  • Dok,knp yaa setelah diimunisasi dgn vaksin pediacel atau hexaxim,anak saya badan nya hangat seperti demam trs rewel dan susah tidur.katanya vaksin pediacel atau hexaxim anti demam.apa anak saya tidak cocok dgn vaksin nya?terima kasih
Jawab: 
Berdasarkan kandungan antigen vaksin DTP yang ada dalam vaksin Pediacel juga Hexaxim adalah jenis antigen pertusis yang aselular, bukan sel utuh seperti vaksin DTP yang lama.
Diketahui bahwa sel utuh pertusis sering kali menyebabkan reaksi KIPI berupa demam bagi bayi yang sensitif.
Untuk mengatasi masalah demam ini,  oleh pabrik pembuat vaksin dikembangkan teknologi baru yang mengahsilkan antigen pertusis yang bentuk aseluler, yang efek demam jauh lebih kecil dibandingkan dengan bentuk antigen yang dulu.
Detail tentang KIPI Vaksin bisa anda baca dan simak di website http://selukbelukvaksin.com/kipi-vaksin-apa-yang-harus-anda-lakukan/
Namun hal ini juga tidak menjamin mutlak bahwa semua bayi yang diberi vaksin baru DTP ini akan bebas demam,seperti yang kita harapkan.
Ternyata tetap saja ada sekian persen bayi2, meskipun sudah sangat kecil, tetap memberikan reaksi demam setelah disuntikkan vaksin Pediacel dan Hexaxim ini.
Hanya saja sifat demamnya itu lebih ringan dan berlangsung tidak lama. Jadi bisa dikatakan vaksin DTP baru yang aseluler ini sudah jauh lebih aman daripada vaksin DTP yang sel utuh dulu iitu.
Untuk mengatasinya, setelah memberikan imunisasi DTP segera bisa kita berikan syrup antidemam, dengan tujuan antisipasi efek KIPI demam vaksin ini.
Bila terjadi KIPI vaksin, ada beberapa hal yang bisa anda lakukan, seperti tertulis dalam website ini :
Demikian keterangan saya semoga bermanfaat.
Salam,
Dr. Leo Kurniawan
14. Pertanyaan:  Cara Menginterpretasi Hasil Skin Test Untuk Deteksi Penyakit TBC 
  • pagi dok!?saya mau brtnya..apa hsil dri uji tuberkulin 1,5cm bisa di katan positif?ttpi syg sehat tidak prnh batuk!tmlh ane gemuk..!!trimakasi
Jawab: 
Test Mantoux atau uji tuberkulin ini untuk mengetahui apakah seseorang belum pernah atau telah pernah terpapar dengan kuman TBC sepanjang perjalanan hidupnya.
Tapi hasil test ini tidak mutlak dan harus diinterpretasi berdasarkan keadaan konkrit orang tersebut, yaitu riwayat penyakit yang ada pada oorang tersebut, pemeriksaan lebih lanjut dengan foto paru, dll, juga dieavaluasi lingkungan hidup dan sosial ekonominya.
Seorang yang test positif belum tentu menderita sakit TBC, demikian juga yang test negatif belum berarti pasti bebas dari sakit TBC.
Juga orang gemuk belum pasti bebas sakit TBC, demikian sebaliknya.
Dari test yang positif, nanti dokter akan cari tahu apakah ini benar sakit TBC atau bukan dengan mengukur parameter yang lain seperti yang saya sebutkan diatas.
Demikian keterangan saya semoga bermanfaat.
Salam,
Dr. Leo Kurniawan
15. Pertanyaan: Saat Menyusui Apakah Boleh Diberi Vaksin Meningitis Untuk Umroh ? 
  • Selamat malam dr Leokurniawan, saya mau bertanya tentang vaksin meningitis, rencananya saya mau berangkat umroh sekitar bulan april tahun depan dan pihak travel meminta segera melakukan suntik meningitis tetapi saya baru saja melahirkan dg usia bayi +_ 3 minggu dan sekarang lagi menyusui pertanyaannya apakah aman bagi bayi saya yang sedang menyusui apabil saya melakukan suntik meningitis, berbahayakah atau apakah ada dampaknya bagi bayi saya nanti apabila sya tetap menyusui setelah diberi vaksin, terima kasih sebelumnya, mohon penjelsan nya dr
Jawab: 
Dalam kondisi anda yang telah melahirkan dan bayi anda sedang mendapatkan asupan ASI, maka menurut US  CDC bahwa vaksinasi meningitis vaksin bukan hal yang dikontraindikasikan atau harus diberi perhatian khusus(precaution) .
Imunisasi tetap bisa diberikan bila memang diperlukan seperti kondisi dan situasi anda saat ini, yang akan berangkat umroh.
Detail tentang vaksin meningitis dan jenis vaksinnya bisa anda baca dan simak di website ini  http://selukbelukvaksin.com/vaksin-meningitis-sejarah-perkembangan-vaksin-meningitis/
Demikian keterangan saya semoga bermanfaat.
Salam,
Dr. Leo Kurniawan
16. Pertanyaan: Kelebihan Dosis Vaksin Hepatitis B, Apa Yang Bisa Terjadi ? Apa Yang Harus Kita Lakukan ?
  • Met siang dokter.
    Saya mohon penjelasannya ttg imunisasi anak sy.
    Anak sy lahir tgl 25 sept 2016. Tgl 30sept diberikan imunisasi Hb0 dan polio 0 di t4 sy melahirkan di rumah bersalin.
    Lalu Tgl 17 nop 2016 anak sy diberikan vaksin HB1 engerix 0,5 oleh dokter anak di semarang.
    Krn sy hrs kembali kerja, sy hrs balik ke sulawesi, jd tgl 27 nop 2016, sy imunisasi BCG sekaligus dgn DPT1 dan Polio1 oleh dokter di kendari.
    Ternyata vaksin DPT1 yg diberikan adalah Pentabio yg ada jg vaksin HB didlmnya.
    Yg ingin sy tnykan dok, krn jaraknya cm 10hari ut pemberian vaksin hb1 engerix 0,5 itu dgn Pentabio, apa ada efeknya dok?
    Sebaiknya apa yg hrs sy lakukan ut mengatasi dobel vaksin hb tersebut dok?
    Terimakasih.
Jawab: 
Selamat siang juga.
Masalah kekurang telitian para dokter vaksinator memang sering terjadi, seperti yang sekarang anda dan bayi anda sedang mengalaminya.
Hal kelebihan dosis salah satu vaksin yang terkandung dalam bentuk vaksin kombinasi sudah sering ditanyakan ke saya dan sudah sering kita bahas. Anda bisa baca di website tanya jawab vaksin di   http://selukbelukvaksin.com/tanya-jawab-tentang-vaksin-dan-vaksinasi-november-2016/, juga dibulan2 sebelumnya.
Intinya kelebihan dosis vaksin ini tidak apa2, hanya mubasir saja, karena kelebihan dosis vaksin bukan berarti kita akan semakin kebal terhadap penyakit tersebut. Dan anda tidak perlu melakukan apapun untuk ini.
Cukup lain kali lebih teliti dan cerewet sedikit ke dokter vaksinator sebelum bayi anda diberikan imunisasi lagi.
Juga vaksin tidak sama dengan obat2an farmasi yang ada masalah kelebihan dosis dan efek samping yang bisa merugikan kesehatan kita.
Anda bisa menyimak tentang jadwal imunisasi anjuran dari IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia) di website http://selukbelukvaksin.com/jadwal-imunisasi-idai-untuk-anak-berusia-0-18-tahun/
Demikian keterangan saya semoga bermanfaat untuk anda.
Salam,
Dr. Leo Kurniawan

Vaccine Saves Lives !

tags: , , , , , ,

Related For Tanya Jawab Tentang Vaksin Dan Vaksinasi – November 2016