Tanya Jawab Tentang Vaksin Dan Vaksinasi – May 2017

Tanya Jawab Tentang Vaksin Dan Vaksinasi – May 2017

Seperti halaman Tanya Jawab Vaksin dan Vaksinasi sebelumnya yang terdapat dalam website ini, karena setiap bulan pertanyaan semakin banyak, maka untuk memudahkan Pembaca mencari apa yang diinginkan, maka mulai sekarang, semua pertanyaan dan jawaban yang ada dalam satu bulan akan dirangkum dalam bulan yang bersangkutan, sesuai dengan topik vaksin yang ditanyakan.

Semoga dengan cara demikian, akan memudahkan Para Pembaca mencari dan membaca pertanyaan dan jawaban yang di-inginkan.

Prof. Stanley Plotkin Google Free Image

Prof. Stanley Plotkin
Google Free Image

Salam,

Dr. Leo Kurniawan (leokurniawandr@gmail.com)

Catatan: Agar supaya pertanyaan Anda tentang vaksin dan masalahnya bisa terjawab dengan tuntas dan jelas,   kami  sarankan Anda mengirimkan pertanyaan dengan email yang ditujukan ke alamat email kami diatas

——————————————————————————————————————–

  1. Pertanyaan : Cara Menginterpretasi Hasil Pemeriksaan Darah Laboratorium Untuk Deteksi Penyakit Hepatitis B 

 

  • Selamat malam dok.sy  ingin bertanya tentang hasil pemeriksaan saya yang hasilnya seperti ini: – HBsAg. Negatif -Anti HBs negatif (1) Pertanyaan : – Apa penjelsan dr hasil itu dok? – Apakah saya perlu divaksinasi HBV agar mendapatkan perlindungan terhadap virus hepatitis b?
Jawab: 
Untuk menjawab pertanyaan anda tentang apa arti hasil test darah anda untuk penyakit hepatitis B, anda bisa baca di website ini http://selukbelukvaksin.com/apa-artinya-hasil-test-laboratorium-tentang-penyakit-hepatitis-b/
Singkatnya adalah karena hasil  test anda baik HBsAg dan juga Anti HBsAg negatif, artinya anda belum pernah terinfeksi dengan virus hepatitis B ini dan anda juga tidak kebal.
Jadi anda sangat dianjurkan segera mungkin diberikan imunisasi dengan vaksin anti Hepatitis B sebanyak 3 dosis lengkap. yang jadwalnya bisa anda baca dan simak di website http://selukbelukvaksin.com/wp-content/uploads/2013/08/Jadwal-Imunisasi-Dewasa-20131.jpg , dan juga website US CDC ini  http://selukbelukvaksin.com/jadwal-imunisasi-orang-dewasa-versi-us-cdc/
Demikian penjelasan saya untuk kasus anda ini. Semooga membantu.
Salam,
Dr. Leo Kurniawan

http://sehatcaraalamiah.blogspot.com

2. Pertanyaan : Pasien Sakit Kanker Apakah Boleh Diberikan Imunisasi ?
  • selamat siang dokter,   saya mau tanya tentang ibu saya yang lagi sakit kanker payudara tapi akan melaksanakan ibadah umroh di bulan mei 2017 dan sebagai syarat adalah suntikan vaksin meningitis . adapun pertanyanya saya adalah apakah pemberian vaksin tersebut cukup aman buat penderita kanker payudara. terima kasih dokter, salam
Jawab: 
Terima kasih untuk pertanyaan anda ini.
Imunisasi untuk pasien yang sakit kanker atau sedang mendapatkan khemotherapi, memang ada hal2 yang harus kita perhatikan.
Kita tahu bahwa efek obat khemo itu adalah membuat daya tahan pasien menjadi lemah, sehingga menjadi rentan untuk beberapa jenis penyakit infeksi, oleh karena itu biasanya mereka ditempatkan dalam kamar isolasi, atau ruang khusus yang sterildan tidak boleh dikunjungi sembarang orang.
Maka untuk mengatasu masalah infeksi ini, memang ada beberapa jenis vaksin yang harus kita berikan pada mereka, misalnya vaksin influenza, juga vaksin PCV untuk mnecegah infeksi kuman pada paru2 juga vaksin meningitis yang anda sebutkan itu.
Hanya saja prosedure pemberian imunisasi ini syaratnya adalah pasien sedang tidak mendapatkan pengobatan khemo, dan kondisi kesehatannya relatif baik.
Untuk kasus ibu anda, saya rasa tidak ada halangan untuk memberikan imunisasi vaksin meningitis untuk tujuan umroh.
Atau saran saya, lebih baik konsultasikan dulu dengan dokter yang merawat dan mintakan pendapat mereka sebagai acuan ilmah.
Demikian penjelasan saya, semoga bermanfaat.
Salam,
Dr. Leo Kurniawan

http://sehatcaraalamiah.blogspot.com

 

3. Pertanyaan : Balita Apakah Cukup Hanya Diberikan Vaksin Penatbio Saja ? Bagaimana Dengan Vaksin PCV Untuk Paru2 ? Bagaimana Jadwal Vaksin PCV Untuk Bayi Usia 10 Bulan ? 
  • Selamat siang dokter, Saya punya bayi saat ini sudah berumur 10bulan. Pada waktu imunisasi dari dulu hanya memakai 1 merk saja yaitu pentabio (selain bcg, polio, dan hepatitis awal lahir/engerix). Yang jadi pertanyaan saya,apakah vaksin pentabio saja sdh cukup? Saya selama ini vaksin d bidan dan tidak ada edukasi vaksin lain. Saya barusan membaca ulasan dokter ttg vaksin PCV, nah apakah bayi saya sdh trlambat belum ya untuk vaksin PCV nya? Jika belum trlambat vaksin apa saja yg bisa saya berikan skrg untuk bayi saya (usia 10bulan) dok? Oh iya bayi saya juga belum pernah dapat polio secara injeksi,hanya oral saja. Apakah tidak apa? Mohon balasannya dokter leo,trimakasih seblumnya.

Jawab: 

Untuk imunisasi bayi memang bukan hanya vaksin dasar saja yang kita berikan, seperti BCG, Polio, DTP, Hib dan Hepatitis B, tapi juga vaksin anjuran lain bila saja ekonomi kita memungkinkan, karena harga vaksin anjuran ini relatif mahal dan tidak ditanggung atau dibantu oleh pemerintah, kecuali baru vaksin Pentabio.
Vaksin anjuran lain bisa anda lihat dan baca di website http://selukbelukvaksin.com/jadwal-imunisasi-idai-untuk-anak-berusia-0-18-tahun/n
Vaksin PCV yang anda tanyakan adalah vaksin anjuran untuk mencegah infeksi kuman pneumonia.
Jadwalnya adalah usia bayi mulai 2 bulan diberikan dosis ke1, lalu 4 bulan untuk dosis ke2, dan terakhir 6 bulan untuk dosis ke3.
Karena usia bayi anda sudah 10 bulan, maka ada perubahan jumlah dosis untuk vaksin PCV, pada anak yang telah berusia 7 – 12 bulan, kita cukup berikan 2 dosis vaksin PCV saja dengan interval waktu antara dosis 2 bulan jaraknya antara dosis ke1dan dosis ke2 nya.
Belum terlambat untuk berikan vaksin PCV untuk bayi anda.
Vaksin polio oral dan injeksi sama baiknya, bila sudah lengkap diberikan vaksin polio oral OPV, maka sudah tidak usah diberikan yang bentuk injeksi IPV lagi.
Vaksin anjuran untuk bayi usia 10 bulan, bisa anda baca dan simak di website tadi  http://selukbelukvaksin.com/jadwal-imunisasi-idai-untuk-anak-berusia-0-18-tahun/
Demikian keterangan saya untuk anda, semoga menjawab ya.
Salam,
Dr. Leo Kurniawan
www.selukbelukvaksin.com

http://sehatcaraalamiah.blogspot.com

4. Pertanyaan : Bagaimana Urut2an Vaksin Dan Interval Waktu Vaksin Dalam 1 Kali Kunjungan Imunisasi ?  
  • Selamat pagi dok, rencana saya mau vaksin 4 macam : Yellow fever, typhoid, varicella dan MMR,  nah vaksin 4 tersebut jika disuntik langsung bareng keempat2nya bagaimana?  Soalnya saya mau kerja di kapal pesiar dok terimakasih
  • Baik dok, tapi kalau misalnya vaksin hidup diberi 3 macam dalam sekali kunjungan bahaya atau bagaimana ya ? Terimakasih

Jawab:  
Anda akan diberikan imunisasi 4 jenis vaksin, yaitu typhoid (vaksin mati), vaksin Yellow fever (vaksin hidup), vaksin MMR dan Varicella juga adalah vaksin hidup yang telah dilemahkan atau live attenuated vaccine. Lihat website ini http://selukbelukvaksin.com/jenis-dan-macam-vaksin/
Ada beberappa ketentuan oleh para pakar dan pabrik pembuat vaksin, bila kita iingin memberikan imunisasi sekaligus beberapa jenis vaksin dalam satu kali kunjungan, seperti kasusnya anda ini.
Dalam satu kali kunjungan, maka kita boleh memberikan sekaligus maksimum 2 jenis vaksin hidup, misalnya Yellow Fever dan MMR.
Untuk vaksin hidup berikutnya kita harus menunggu interval waktu minimal 28 hari atau 4 minggu kemudian.
Sedangkan untuk vaksin typhoid yang adalah vaksin mati (killed vaccine), anda boleh berikan bersama vaksin hidup lainnya dalam satu kali kunjungan imunisasi.
Detail tentang Waktu Imunisasi (Timing) dan Urutan Jenis Vaksin (Spacing)  bisa anda baca dan simak di website ini .http://selukbelukvaksin.com/jadwal-imunisasi-idai-untuk-anak-berusia-0-18-tahun/
Sudah dalam ketentuan dan konsensus para pakar dan pabrik pembuat vaksin, yaitu bahwa dalam satu kali kunjungan hanya diberikan maksimal 2 macam vaksin hidup bersamaan. Jadi kita tidak perlu memaksakan untuk hal yang diluar ketentuan ini.
Demikian keterangan saya untuk anda, semoga membantu.
Salam,
Dr. Leo Kurniawan
5. Pertanyaan : Bayi Usia 9 Bulan Sudah Mendapat Imunisasi Campak, Apakah Masih Perlu Diulang Vaksin Campak Lagi ?  
  • Dok saya mau tanya… anak saya saat ini usia 11bln 1mgg dengan bb 7,4kg (lahir usia kandungan 35mgg, kondisi preterm dengan bb lahir 1890gr), pada umur 10bln an sudah vaksin campak di bkia rumkit.. lalu minggu depan ada vaksin campak serentak dari posyandu karena wabah campak, dari bidan yang bertugas dikatakan anak saya ini tetap di vaksin ulang. Nah pertanyaan saya apakah perlu/ boleh diulang dengan jarak kurang dari 2 bulan?
    Terima kasih banyak
Jawab: 
Kalau bayi anda sudah pernah imunisasi campak pada usia 9 bulan, maka sebenarnyya sudah tidak perlu diberi imunisasi campak yang sama lagi.
Tinggal nanti setelah bayi anda berusia 15 bulan atau lebih, anda bisa berikan imunisasi MMR (Mumps Measle dan Rubella) yang juga mengandung vaksin campak didalam kombinasi vaksin ini.
Demikian keterangan saya semoga bermanfaat.
Salam,
Dr. Leo Kurniawan
6. Pertanyaan : Bayi Sudah Dapat Vaksin Polio Oral OPV, Apakah Masih Harus Ditambahkan Vaksin Polio Injeksi IPV ? 
  • Selamat siang dok
    Saya ibu 1 anak yang berumur 6 bln. Kemaren anak saya imunisasi DPT dan polio yang opv dan dpt di bidan, namun kata bidan di suruh cari vaksin IPV yang kebetulan di sana sedang habis, sementara saya tanya ke rumah sakit2 yang ada di daerah rumah saya, tidak ada yang menyediakan IPV tunggal.
    pertanyaannya:
    1. Apakah masih perlu di cari vaksin IPV yang tunggal? karena kebanyakan yang bercampur dengan DPT, sementara sudah imunisasi yang oral?
    2. Jika memang masih perlu, apakah harus saya kejar sekarang, dan dimana mendapatkannya? atau nanti saja saat umurnya 18 bln?
    Terima kasih dok
    Jawab:
Saya ingin bertanya apakah imunisasi bayi anda kemarin yang DTP + OPV adalah dosis yang keberapa ?
Karena kalau lihat usia bayi anda, seharusnya ini adalah imunisasi DTP + OPV yang ke3.
Detail jadwal dan jenis vaksin sesuai anjuran IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia) adalah sebagai berikut http://selukbelukvaksin.com/wp-content/uploads/2013/08/Jadwal-Imunisasi-IDAI-Tahun-2014.jpg
Pendapat saya berdasarkan cerita anda, maka bayi anda tidak perlu diberikan IPV jenis vaksin polio injeksi lagi.
Karena jenis vaksin polio oral dan jenis yang injeksi itu adalah sama baik dan efektifnya.
Ibu bisa tanyakan ke Bidan tersebut, kenapa bayi sudah dapat vaksin OPV masih harus diberikan vaksin polio jenis injeksi IPV ?
Demikian penjelasan saya, semoga bermanfaat.
Salam,
Dr. Leo Kurniawan
7. Pertanyaan: Interpretasi Test Kulit Mantoux Untuk Diagnosa Penyakit TBC Pada Anak  
  • Dok. Saya mau tanya
    Doter anak saya baru saja melakukan mantoux test dan hasilny ktany positiv.
    Padahal setelah disuntik di kulitny ga ada reaksi apa2 normal. Tak ada benjolan ataupun kemerahan.
    Tp anak saya di beri obat flek untuk diminum setiap hari.
    Dok mungkinkah anak saya negativ. Andainy negativ klo minum obat flek adakah pengaruhnya?
    Mohon dijawab dok. Sebelumnya trimakasih sekali…
Jawab: 
Membaca email anda, ada beberapa pertanyaan saya, antara lain, apakah setelah Test MT negatif, juga dilakukan foto paru ? Dan dokter beri therapi berdasarkan hasil foto paru dan gejalah2 fisik yang ada pada anak bayi anda ?
Apakah ada gejalah fisik pada anak anda ? Seperti kurus, sering batuk2, malam tidur banyak keringat ? Atau dilingkungan rumah atau tetangga ada yang sakit TBC yang sering kontak bermain dengan anak anda ?
Karena bisa juga orang sudah terpapar dengan kuman TBC, tapi waktu test MT negatif, tetapi gejala fisik condong kepada infeksi paru TBC, maka kita perlu tambahkan foto paru untuk memastikan diagnosa kita.
Detail dan cara interpretasi hasil Test MT (Mantoux Test), bisa anda baca dan simak di website http://selukbelukvaksin.com/cara-interpretasi-hasil-tuberkulin-skin-test-tst-atau-test-mantoux/
Menjawab pertanyaan anda, kalau memang diagnoosa negatif, hendaknya pasien tidak kita berikan obat anti TBC yang merupakan antibiotika.
Atau anda bisa ke dokter anak yang lain dan minta pendapatnya tentang kasus anak anda ini, dan dilakukan test ulang MT ini, untuk memastikan diagnosanya.
Demikian jawaban saya, semoga bermanfaat.
Salam,
Dr. Leo Kurniawan
8. Pertanyaan: Bayi Usia Imunisasi, Jenis Vaksin Yang Diberikan Dari Merek Dan Pabrik Pembuat Yang Berbeda2, Bagaimana Baiknya Untuk Selanjutnya ? 
  • Dok saya mau tanya, anak saya lahir tgl 13 februari 2017. Vaksin hep B 1 saat lahir (euvax B), vaksin polio 1 tetes tgl 20 februari 2017, lalu vaksin hep B 2 (euvax B) 1bulan setelah lahir tgl 14 maret 2017 dan vaksin bcg (bcg kering-biofarma)tgl 29 maret 2017. Semua vaksin tadi di dokter anak langganan. Lalu krn saya sdg mudik, vaksin lanjutan anak saya diberi bidan vaksin pentabio dan polio 2 tgl 14 april 2017. Lalu saya memberikan vaksin tambahan pcv 13 tgl 5 mei 2017 dan rotarix tgl 16 mei 2017. Padahal saya sdh bilang kepada bidan bahwa anak saya sudah suntik hep B 2x, tapi ternyata tetap diberi pentabio yg ada hep B juga. Bagaimana ya dok, apakah tidak apa apa hep B sudah diberikan 3x saat usia anak belum 3 bulan? Sekarang saya bingung apakah untuk jadwal imunisasi selanjutnya tetap menggunakan pentabio   atau hanya dtp dan hib saja? Untuk jadwal memberikan imunisasi selanjutnya sebaiknya kapan ya dok? Terima kasih
Jawab:
Waduh imunisasinya cukup lengkap hanya jenis vaksin (pabrik pembuatnya), juga jadwalnya lumayan kacau balau, sehingga agak membingungkan bagi yang menyimaknya.
Singkatnya vaksin Hepatitis B menurut jadwal baru, kita bisa berikan dosis ke1 kapan saja, kemudian dosis ke2 dan ke3 cukup selang waktu 1 bulan saja, jadi untuk vaksin Hepatitis B sudah gak jadi masalah, tidak seperti dulu 0, 1 dan 6 bulan kemudian.
Untuk Vaksin DTP justru itu yang saya lihat tidak tepat waktu jadwal dan masih kurang, semestinya mulai usia 2 bulan beri dosis ke1, lalu bulan ke4 dosis ke2 dan buln ke6 dosis ke3. Jadi bayi anda harus tetap diberikan vaksin DTP hingga dosis ke3 sampai usia 6 bulan.
Vaksin PCV juga bisa kita berikan mulai usia 2 bulan, lalu bulan ke4 dan bulan ke6, bayi anda sudah dapat PCV ke1 pada usia <3 bulan, jadi nanti bulan ke4 dan ke6 berikan dosis selanjutnya.
Vaksin Rotarix baru mendapatkan dosis ke1, masih ada dosis ke2 dan ke3, perhatikan jadwal pemberian vaksin Rotarix ini. Detail jadwal imunisasi bisa anda baca dan simak di website http://selukbelukvaksin.com/jadwal-imunisasi-idai-untuk-anak-berusia-0-18-tahun/, dan website  http://selukbelukvaksin.com/wp-content/uploads/2013/08/Jadwal-Imunisasi-IDAI-Tahun-2014.jpg
Juga perhatikan dosis vaksin Polio OPV untuk bulan2 berikutnya sesuai jadwal
Sisa vaksinasi anjuran yang lain bisa anda baca di jadwal imunisasi IDAI diwebsite atas tadi, seperti vaksin Varicella, vaksin MMR, vaksin Campak dan Influenza dll. Lihat website http://selukbelukvaksin.com/jadwal-imunisasi-idai-untuk-anak-berusia-0-18-tahun/
Demikian penjelasan saya, semoga bermanfaat.
Salam,
Dr. Leo Kurniawan

Vaccine Saves Lives ! 

Related For Tanya Jawab Tentang Vaksin Dan Vaksinasi – May 2017