Tanya Jawab Tentang Vaksin Dan Vaksinasi – March 2015

Tanya Jawab Tentang Vaksin Dan Vaksinasi – March 2015

Seperti halaman Tanya Jawab Vaksin dan Vaksinasi sebelumnya yang terdapat dalam website ini, karena setiap bulan pertanyaan semakin banyak, maka untuk memudahkan Pembaca mencari apa yang diinginkan, maka mulai sekarang, semua pertanyaan dan jawaban yang ada dalam satu bulan akan dirangkum dalam bulan yang bersangkutan, sesuai dengan topik vaksin yang ditanyakan.

Semoga dengan cara demikian, akan memudahkan Para Pembaca mencari dan membaca pertanyaan dan jawaban yang di-inginkan.

Salam,

Dr. Leo Kurniawan (leokurniawandr@gmail.com)

Catatan: Agar supaya pertanyaan Anda tentang vaksin dan masalahnya bisa terjawab dengan tuntas dan jelas,   kami  sarankan Anda mengirimkan pertanyaan dengan email yang ditujukan ke alamat email kami diatas

Imunisasi dan Hal Terkait  Google Free Image

Imunisasi dan Hal Terkait
Google Free Image

——————————————————————————————————————————

Pertanyaan Vaksin Influenza

  • Pertanyaan saya: untuk vaksin flu kan diproduksi 2x sethn (northern dan southern) dan efektivitasnya setahun. Jika seseorang divaksinasi di bln feb, logikanya jika virus yang beredar sudah tidak sesuai,antibodi yang terbentuk juga sudah tidak sesuai dengan virus flu yang beredar. Apakah tidak sebaiknya jika vaksin yang baru sudah diproduksi, vaksinasi diulang lagi? Mohon pendapat dr Leo. Terimakasih.
Jawab:
Seperti kita ketahui bahwa vaksin influenza terdiri dari 2 tipe yaitu Northern dan Southern Hemsiphere, dengan komposis yang berbeda antara keduanya.

Dan vaksinasi ini perlu kita ulang setiap tahun sekali saja, dan usahakan pada waktu yang sama setiap tahun. Dengan kata lain, bila tahun ini kita pakai yang tipe Southern misalnya, maka usahakan tahun depan divaksinasi pada bulan yang sama agar supaya kita mendapatkan yang tipe Southern lagi.

Biarpun vaksinnya terdiri 2 tipe, namun kita tidak perlu dalam satu tahun mendapatkan 2 x vaksinasi dengan tipe yang berbeda ini.

Sepanjang tidak terjadi mutasi genetik virus influenza yang total (shift), maka pemberian vaksin tipe Southern dan atau tipe Northern, akan menghasilkan antibody yang dipercaya mempunyai cross immunity terhadap virus influenza yang beredar sepanjang tahun tersebut.

Jadi kita tidak perlu mengulang vaksinasi, atau memberi vaksinasi tambahan dengan tipe yang berbeda dengan sebelumnya, dalam jangka waktu hanya setahun itu.

  • Saya pernah membaca istilah antigenic shift dan antigenic drift, maksudnya apa ya dok? Terimakasih atas kesediaan dr Leo membantu saya mendapatkan jawaban.
Jawab:
Yang kita maksud dengan antigenic drift atau antigenic shift pada virus influenza adalah berikut ini :

  • Antigenic drift itu adalah perubahan struktur genetik virus influenza yang minimum, dan perubahan ini akan terjadi terus menerus setiap saat, hal ini bisa terjadi virus influenza subtype A juga pada subtype B. Hal ini hanya akan menyebabkan terjadi endemik influenza saja, karena hampir semua orang sudah mempunyai antibody yang sesuai dengan type virus yang beredar saat tersebut. (http://selukbelukvaksin.com/vaksin-influenza-dan-seluk-beluknya/ )

 

  • Antigenic shift adalah perubahan total dari struktur genetik virus influenza, biasanya ini terjadi pada virus subtype A, terjadi perubahan pada surface antigen (H dan N), misalnya dari H2 menjadi H3 yang baru, atau terjadi perubahan pada N ini.   Karena itu akan terbentuk jenis virus influenza yang baru, dan karena jenis baru, tidak banyak orang yang memiliki kekebalan terhadapnya, sehingga akan menyebabkan terjadi inflienza pandemik. Antigenic shift ini hanya terjadi pada subtype A dan interval waktu sekitar 10 tahun atau lebih sekali terjadi antigenic shifht ini. (http://selukbelukvaksin.com/vaksin-influenza-dan-seluk-beluknya/)

Semoga menjawab pertanyaan anda.

Salam,

Dr. Leo Kurniawan

www.selukbelukvaksin.com

http://sehatcaraalamiah.blogspot.com

http://leokurniawan.blogspot.com

Pertanyaan Seberapa Perlunya Seseorang Diberikan Imunisasi Paru Paru ? 
  • Selamat pagi dok.
    Saya mau tanya dok, apakah imunisasi radang paru-aru itu perlu?
Jawab:

Jawaban untuk pertanyaan anda adalah sebagai berikut :Perlu atau tidaknya vaksinasi paru adalah juga tergantung pada usia seseorang.
Misalnya untuk bayi dibawah 2 tahun, maka kalau bisa kita akan berikan imunisasi paru2 ini, karena pada bayi yang berusia < 2 tahun, penyakit infeksi paru2 ini, baik oleh kuman S. pneumonia atau oleh kuman jenis Hib adalah sangat tinggi.

Demikian juga untuk mereka yang telah berusia > 60 tahun dan sehat, juga mereka yang bberusia > 60 tahun dengan menderita penyakit khronis seperti hipertensi, diabetes, sakit jantung dan paru, dll, imunisasi paru2 ini juga sangat dibutuhkan, karena pada usia sepuh begini, kemungkinan terkena infeksi dengan kuman penyebab sakit pneumonia juga sangat tinggi.

Sedangkan semua penyebab infeksi ini bisa mudah dijaga dengan pemberian imunisasi paru ini.

Informasi tambahan bisa anda baca di :
http://selukbelukvaksin.com/penyakit-pneumonia-akibat-infeksi-kuman-s-pneumoniae/ ,

dan tentang jenis vaksinnya bisa anda baca di
http://selukbelukvaksin.com/sejarah-vaksin-penyakit-pneumonia-jenis-pneumococcal-polisaccharide-vaccine-ppv/

Semoga ini menjawab pertanyaan anda tentang perlu tidaknya seseorang diberikan vaksinasi paru paru.

Salam,

Dr. Leo Kurniawan

www.selukbelukvaksin.com

http://leokurniawan.blogspot.com

http://sehatcaraalamiah.blogspot.com

  • Sebelumnya terimakasih ya dok, sudah menjawab pertanyaan saya. Anak saya kan baru usia 2 bulan dok, kemarin tanggal 6 Feb saya bawa ke dokter, di imunisasi radang otak. Nah saya tanya lagi sama dokternya, kapan datang imunisasi lagi dok? Dokter bilang kalau mau imunisasi radang paru-paru bulan depan datang lagi, tapi kalau tidak mau ya 2 bulan sekali aja datang. Gimana tu dok?
Jawab: 

Dari cerita anda diatas, sayang tidak disebutkan jenis atau nama vaksin yang diberikan oleh dokter tanggal 06 February untuk imunisasi radang otak, sehingga saya hanya bisa main tebak dan duga2 saja sekarang.

Kalau usia bayi anda baru 2 bulan, vaksin yang diberikan tentu jenis vaksin kombinasi DTP – Hib – Polio atau jenis DTP – Hib – HB, dan jadwal pemberian vaksin kombinasi diatas adalah pada waktu usia bayi 2 bulan, lalu dosis ke2 pada usia 4 bulan dan dosis ke3 pada usia 6 bulan.

Kemudian dokternya menawarkan imunisasi radang paru, yang akan diberikan adalah vaksin PCV 7 atau PCV10 atau PCV13, yang jadwal pemberiannya juga pada usia 2 bulan, 4 bulan dan 6 bulan.
http://selukbelukvaksin.com/penyakit-pneumonia-akibat-infeksi-kuman-s-pneumoniae/

Sebetulnya, vaksin DTP – Hib – Polio atau DTP – Hib – HB ini bisa diberikan simultan bersamaan dengan vaksin PCV ini, supaya menghemat waktu kunjungan ke dokter.
Lihat jadwal imunisasi IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia) tentang jadwal dan jenis vaksinasi untuk bayi dan remaja :  http://sehatcaraalamiah.blogspot.com/2015/03/sehat-cara-alamiah-rambut-dan-kesehatan.html

Vaksin PCV ini adalah vaksin yang dianjurkan oleh IDAI, bukan vaksin yang diwajibkan, karena mengingat frekuensi penyakit infeksi paru ini paling tinggi pada bayi yang berusia dibawah 2 tahun. Namun karena harga vaksin ini lumayan mahal, sehingga pilihan adalah pada pihak keluarga.
Makanya dokter itu berkata, kalau tidak mau vaksinasi paru, ya tetap diberikan vaksin kombinasi DTP – Hib – Polio atau jenis DTP – Hib – HB itu saja dengan interval setiap 2 bulan kunjungan, samapi bulan ke 6 waktu diberikan suntikan vaksin kombinasi dosis yang ke 3 tadi.

Saran saya, lain kali anda minta dokter vaksinator memberitahu nama jenis vaksin atau nama dagang vaksin yang akan diberikan untuk bayi anda, karena hal ini akan memudahkan pelacakan dan untuk membuat catatan. (dan saya tidak perlu main tebak2an seperti sekarang ini 🙂 )

Demikian penjelasan saya, semoga jelas untuk anda.

Salam,

Dr. Leo Kurniawan

www.selukbelukvaksin.com

http://sehatcaraalamiah.blogspot.com

http://leokurniawan.blogspot.com

  • Ini jenis vaksin yg diberikan dokter anak saya dari baru lahir sampai tgl 06/03/2015 usia anak saya 2 bulan pada saat itu.

* Hepatitis B 1

* Polio 0

* Hepatitis B 2

* DPT/DPaT 1

* Polio 1

* Hib 1

Saya lihat ditabel buku imunisasi anak saya. & itulah yg di beri tanda ceklis oleh dokternya.

Oya dokter Leo selain itu saya mau tanya masalah berat badan anak saya normal/berlebihan ya dok?

Waktu Lahir = 3,3 kg

1 Bulan = 5,9 kg

2 Bulan = 6,5 kg

Jawab:

Untuk bayi mbak yang berusia 2 bulan yang berat badannya 6.5 kg adalah normal.

Berat badan anak nanti waktu usia 1 tahun adalah 3 x berat badan anak waktu lahir, jadi nanti berat ideal anak mbak adalah semitar 3 x 3.3 kg berat waktu lahir.

Bayi tumbuh kembang normal atau tidak bukan hanya patokan berat badan saja, tapi juga harus dilihat gerakan anggota gerak dan tubuhnya, reaksi dan perkembangan persarafannya, perkembangan mental dan kecedasannya yang harus sesuai dengan usia biologis bayi.

Periksakan bayi kita secara rutin ke dokter anak atau ibu Bidan untuk mengetahui proses tumbuh kembangnya secara akurat dan benar.

Salam,

Dr. Leo Kurniawan

www.selukbelukvaksin.com

 Pertanyaan Kelebihan Dosis Vaksin Hepatitis B
  • Slmt siang Dok
    Mohon info ttg HepB, bayi saya mdpt suntik HepB I pd usia 3hari, HepB II diusia 1bln (keduanya dilakukan di RS) kemudian usia 3bln saya bawa ke puskesmas dan mendapat imunisasi Penta yg pertama, ini berarti bayi saya sdh mendpt imunisasi HepB sebanyak 3x (lengkap) krn imunisasi Penta mencakup vaksin HepB. pertanyaan saya apakah saya msh bisa melanjutkan imunisasi Penta utk selanjutnya krn itu berarti bayi saya mendapat HepB lebih dari 3kali, Apa dibolehkan dan tdk ada efek sampingnya? Mohon solusinya Dok, terima kasih banyak sebelumnya
Jawab:
Mengenai kondisi atau situasi vaksinasi Hepatitis B bayi anda, bahwa sampai saat ini bayi anda telah mendapatkan vaksinasi Hepatitis B 3 dosis, yaitu 2 x pada saat usia 3 hari dan dosis ke2 saat usia 1 bulan, dan seharusnya dosis ke3 vaksin ini akan dibeikan saat bayi berusia 6 bulan, sesuai rekomendasi jadwal untuk imunisasi vaksin Hepatitis B.

Masalah timbul karena pada bulan ke3 bayi dibawa ke Puskesmas dan disana diberikan imunisasi dengan vaksin kombinasi Pentabio (?) yang berisi gabungan jenis vaksin DTP – Hib – Hepatitis B. Sehingga belum mencapai usia 6 bulan, bayi telah mendapatkan 3 dosis vaksin Hepatitis B, biarpun dengan jadwal berbeda dan jenis merek dagang vaksin yang lain.

Pertanyaannya adalah apakah bayi anda pernah mendapatkan vaksin DTP pada saat usia 2 bulan ? Atau Vaksin Pentabio yang juga berisi DTP – Hib – Hep B ini adalah vaksin DTP dosis pertama untuk bayi anda ?

Sebaiknya jumlah vaksin, apapun jenisnya, diberikan sesuai dengan jumlah dan jadwal yang telah dianjurkan oleh pabrik pembuat vaksin dan para ahli vaksin.
Seandainya vaksin DTP adalah vaksin yang harus diberikan lagi, usahakan bukan jenis vaksin kombinasi seperti Pentabio yang berisi vaksin Hepatitis B, tapi jenis vaksin kombinasi penta merek lain yang mengandung DTP – Hib – IPV Polio saja.
Nanti sewaktu bayi sudah mencapai usia 6 bulan, ibu bisa berikan vaksin Hepatitis B dosis terakhir untuk bayi anda.
Demikian keterangan saya, semoga bermanfaat.
Salam,
Dr. Leo Kurniawan
  • Terima kasih banyak karena disela2 kesibukan dokter menyempatkan waktu untuk menjawab email saya. Vaksin Pentabio yg diberikan kpd anak saya merupakan vaksin pentabio yg pertama, krn itu untuk vaksin DPT Hib selanjutnya akan saya berikan melalui Dokter spesialis anak dgn menyetop pemberian vaksin Pentabio sesuai saran dari Dokter Leo. Sekali lagi terima kasih krn hilang sudah kebingungan dan keraguan saya, salam kami sekeluarga semoga Dokter beserta keluarga selalu sehat dan sejahtera selalu
Jawab:

Terima kasih atas doa dan harapan baik ibu untuk keluarga kami.

Rasanya senang dan puas karena ilmu pengetahuan bisa kita amalkan dan dimanfaatkan untuk semua orang yang memerlukannya.

Telah kami wujudkan website www.selukbelukvaksin.com untuk memenuhi keingintahuan masyarakat awam tentang imunisasi dan semua aspek yang berkaitan dengan vaksin dan proses imunisasi, kiranya ibu Yoana, juga teman2 yang lain, tetap bisa belajar dan mencari tahu semua hal yang berkaitan dengan vaksin dan vaksinasi.

Demikian dan terima kasih,

Salam,

Dr. Leo Kurniawan

www.selukbelukvaksin.com

 

Pertanyaan Jadwal Imunisasi Untuk Bayi Lahir Prematur

 

  • Selamat pagi dok
    Saya mau konsul
    Anak saya lahir prematur belum pernah vaksin sama sekali karena di usia 1-2 bln kt dsa beratnya blm cukup utk vaksin. Skrg usianya 4 bln dgn bb 5kg. Bagaimana utk mengejar vaksin yg udh terlewati. Tks

 

Jawab:

Sebetulnya bayi yang lahir premature bukan halangan untuk diberikan imunisasi seperti yang kita lakukan untuk bayi yang lahir normal, hanya saja kita lebih memilih jenis vaksin yang kombinasi, karena tempat untuk memberikan suntikan dipaha bayi premature itu sangat terbatas, vaksin kombinasi yang dalam satu suntikan sekali vaksinasi memberikan perlindungan terhadap 4 atau 5 jenis penyakit infeksi.
http://selukbelukvaksin.com/jadwal-dan-jenis-vaksin-untuk-bayi-premature/

Saat ini bayi mbak sudah berusia 4 bulan dan berat badan telah mencapai 5 kg, tapi belum diberikan vaksinasi apapun hingga saat.

Anjuran saya ini sudah saatnya segera memberikan vaksinasi yang diperlukan untuk bayi, sesuai dengan jadwal imunisasi untuk vaksin yang tertinggal, seperti misalnya vaksin TBC, vaksin DTP – Hib- Polio dalam bentuk vaksin kombinasi, Hepatitis B, vaksin anjuran seperti misalnya vaksin Pneumonia PCV dan vaksin Rotavirus. Jadwal Imunisasi untuk Vaksin Tertinggal (Catch Up Program) bisa mbak lihat di http://selukbelukvaksin.com/jadwal-imunisasi-vaksin-tertinggal-vaccines-catch-up-program-versi-us-cdc/

Segera konsulkan bayi mbak ini ke dokter anak yang merawat dan merencanakan vaksinasi susulan secepat mungkin.

Usia 4 bulan belum tertinggal jauh dari jadwal yang dianjurkan para pakar untuk imunisasi vaksin yang sesuai dengan usia bayi mbak.

Semoga penjelasan ini bermanfaat bagi bayi mbak.

Salam,

Dr. Leo Kurniawan

www.selukbelukvaksin.com           

 

Pertanyaan Digigit Anjing Sakit (Dicurigai Sakit Rabies)

 

  • Dok mau tanya 1minggu yang lalu saya terkena gigit oleh anjing dan memar dibagian betis kiri ,tapi tak nampak adanya luka ? Menurut dokter kalaupun anjingnya terkena rabies dan menggigit saya walau sya tidak luka hanya memar saya ,bahaya tidak dok?

 

Jawab: 

Saya tidak jelas dengan isi email yang anda kirim ini dan apa komentar dokter yang anda sebutkan itu ?

Untuk gigitan binatang, terutama binatang yang jelas positif sakit rabies, maka :

1. Setiap luka gigitan hingga menembus kulit dan jaringan dibawahnya, juga cakaran yang membuat luka, semua ini mempunyai potensi besar sekali untuk menularkan virus rabies dan menyebabkan terjadinya penyakit rabies pada korban gigitan atau cakaran tersebut

2. Walaupun tidak tergigt, namun jilatan binatang sakit tersebut, atau air liur binatang sakit rabies tersebut mencemari luka ditubuh yang terbuka, mencemari mukosa atau selaput lendir mata dan selaput lendir organ lain juga mempunyai potensi besar untuk menularkan virus dan menyebabkan terjadi penyakit rabiies

Jadi dalam kasus anda yang katanya tergigit di betis hingga memar (sudah pasti ada luka meskipun kecil sekali tak tampak oleh mata), dan bila anjing tersebut sakit, maka anda harus segera diberikan antibody rabies (rabies immunoglobulin atau RIG) dan ditambahkan dengan vaksin rabies.

Detail bia dibaca di  http://selukbelukvaksin.com/vaksin-rabies-jenis-dan-dosis-vaksin-rabies-dan-rabies-immuno-globulin-rig/

Semoga ini menjawab pertanyaan anda.
Salam,
Dr. Leo Kurniawan
Pertanyaan Anak Balita Belum Pernah Diberikan Imunisasi
  • Dok..
    Anak saya skrg 2th7bln, sejak lahir Blum pernah imunisasi apapun. Di usia 1th7bln kena pneumonia dan saat 2th3bln pernah pertussis.
    Jika bisa mulai imunisasi saat ini, pertanyaan saya:
    1. imunisasi apa saja yg dpt diberikan?
    2.kapan waktu pemberian imunisasi2 tsb? Terima Kasih, ditunggu jawabannya…

Jawab :

Pada saat anak sudah berusia 2 tahun 7 bulan, seharusnya imunisasi dasar yang dianjurkan sudah terpenuhi. Tetapi karena ini kasus imunisasi yang tertinggal sehingga hanya sisa beberapa jenis imunisasi pokok (yang ditebalkan nama vaksinnya) yang harus segera dilengkapi untuk mencegah anak terinfeksi dan menjadi sakit.
Imunisasi yang harus segera dipenuhi antara lain :
1. Vaksin Hib satu dosis
2. PCV untuk infeksi paru2 1 dosis
3. Hepatitis B diberikan 3 dosis lengkap pada bulan 0, bulan ke1 dan bulan ke 6 dari waktu dosis ke1
4. Vaksin MMR diberikan 2 dosis, jarak dosis ke1 dan dosis ke2 adalah 4 minggu
5. Vaksinasi polio IPV 3 dosis, jarak interval antara dosis ke1, dosis ke2 dan dosis ke3 adalah 4 minggu
6.vaksin Varicella cacar air 2 dosis, jarak interval dosis ke1 dengan dosis ke2 adalah 3 bulan
7. Vaksin Influenza 2 dosis, jarak dosis ke1 dan dosis ke2 adalah 4 minggu
Detail jadwal bisa anda baca di:
Semoga ini menjawab pertanyaan anda untuk vaksin yang diperlukan untuk bayi anda.
Salam,
Dr. Leo Kurniawan
  • Untuk DPT tidak diberikan dok?
    Terima Kasih atas penjelasannya.

 

Jawab: 

DTP dosis ke 4 (sudah tertinggal 3 dosis awal) bisa diberikan sekarang ini, dan dosis terakhir yang ke5 waktu bayi umur 5 tahun sebelum masuk sekolah, detail lihat di

Salam,
Dr. Leo Kurniawan

Vaccine Saves Lives !

tags: , , ,

Related For Tanya Jawab Tentang Vaksin Dan Vaksinasi – March 2015