Tanya Jawab Tentang Vaksin Dan Vaksinasi – July 2014

Tanya Jawab Tentang Vaksin Dan Vaksinasi – July 2014

Seperti halaman Tanya Jawab Vaksin dan Vaksinasi sebelumnya yang terdapat dalam website ini, karena setiap bulan pertanyaan semakin banyak, maka untuk memudahkan Pembaca mencari apa yang diinginkan, maka mulai sekarang, semua pertanyaan dan jawaban yang ada dalam satu bulan akan dirangkum dalam bulan yang bersangkutan, sesuai dengan topik vaksin yang ditanyakan.

Semoga dengan cara demikian, akan memudahkan Para Pembaca mencari dan membaca pertanyaan dan jawaban yang di-inginkan.

Salam,

Dr. Leo Kurniawan (leokurniawandr@gmail.com)

Pasien Anak dan dokternya (Google free image)

Catatan: Agar supaya pertanyaan Anda tentang vaksin dan masalahnya bisa terjawab dengan tuntas dan jelas,   kami  sarankan Anda mengirimkan pertanyaan dengan email yang ditujukan ke alamat email kami diatas.

———————————————————————————————————————————————————–

Pertanyaan Vaksin PCV

  • Dok., saya mau bertanya tentang vaksin PCV. Bayi saya telah di vaksin sesuai jadwal IDAI, yaitu bulan ke 2, 4, dan 6. Akan tetapi untuk dosis ke 4, dokter anak yang saya datangi memberikan pada usia 9 bulan. Padahal seharusnya sesuai jadwal IDAI dosis ke 4 diberikan di bulan 12-15. Apakah ada efek samping dari pemberian vaksin yang terlalu cepat (tidak sesuai jadwal IDAI)?? Apakah masih perlu dosis ke 5 di bulan ke 12-15?? Thank’s

Jawab:  Yth. Ibu….

Sesuai jadwal imunisasi vaksin PCV yaitu mulai pada usia bayi 2 bulan (dosis 1), usia 4 bulan (dosis ke 2) usia 6 bulan (dosis ke 3) dan usia 12 – 15 bulan (dosis ke 4 yang terakhir).

Setiap jadwal dengan interval waktu minimal 8 minggu atau 2 bulan sesuai dengan anjuran jadwal imunisasi dari US – CDC http://selukbelukvaksin.com/jadwal-imunisasi-bayi-hingga-anak-remaja-usia-18-tahun-versi-us-cdc/ , juga dari Ikatan Dokter Anak Indonesia atau IDAI http://selukbelukvaksin.com/jadwal-imunisasi-idai-untuk-anak-berusia-0-18-tahun/ .

Diberikan interval waktu minimal 8 minggu adalah agar supaya respons sistim imunologi tubuh si bayi bisa bereaksi dengan optimal.

Dengan penyingkatan interval imunisasi ini, tidak akan menimbulkan efek samping yang berarti selain efek samping yang biasa kita kenal, seperti nyeri ditempat suntikan dan sebangsanya.

Yang lebih kita konsen dan kuatirkan, adalah hasil respons sistim imunologi tubuh yang tidak optimal, sehingga titer antibodi yang dihasilkan tidak sesuai dengan titer yang diperlukan untuk mencegah infeksi kuman pneumokok. Akibatnya mungkin kita harus mengulang dosis ke 5 pada saat bayi telah berusia > 1 tahun nanti.

Dalam kasus diatas, bahwa dosis ke 4 seharusnya pada saat berusia 12 – 15 bulan diberikan, namun telah diberikan pada saat bayi berusia 9 bulan, ada percepatan waktu sekitar 3 bulan lebih awal, kita harapkan saja efektifitas vaksin tersebut mencukupi untuk merangsang sistim imunologi tubuh memproduksi antibodi yang cukup.
Sehingga kemungkinan untuk mengulang dosis tambahan ke 5 tidak diperlukan juga.

Coba Ibu konsultasi kembali dengan dokter anak bersangkutan untuk mengetahui pendapat dan anjuran nya tentang pemberian dosis ke 5 nanti.

Bila ada yang belum jelas, bisa menghubungi kami kembali.

Pertanyaan Untuk Vaksin Mencegah Kanker Kolon (usus besar)

  • Maaf ya saya mau tanya apa ada vaksin utk ca colon
  • Dg vaksin hpv apakah jg bs ikut mncegah ca colon?
  • Cara mencegah ca colon gmna pak soalnya saya punya riwayat ca colon
  • Mksdnya kluarga saya dlu ada yg terkna ca colon
  • Saya sering sembelit la ckrg perutq sblah kiri sakit sama punggunge juga sakit
  • Mksi banyak y buat informasinya smga bsa bermanfaat

Jawab:

Sampai saat ini belum ada vaksin untuk ca colon. Yg ada vaksin hpv untuk cegah ca cervix saat ini

Tidak bisa karena penyebabnya berbeda dan fsktor resiko juga berbeda pasa ke 2 jenis keganasan ini

Msksud riwayat ca colon itu apa mbak? Sdh positif diagnosanya dan sdh dilakukan pengobatan dan operasi begitu?

Oh begitu ceritanya..

Ca colon tidak diturunkan secara genetik kepada turunan kita…tapi ada faktor predisposisi dalam tubuh kita yg memudahkan terjadinya ca di colon kita … Misalnya ada polip dinding usus besar kita yg mempunyai tendensi berubah dan mutasi menjadi sel ganas kanker…

Dan ini dipacu dgn pola makan kita yg kurang mengandung serat, sering mengalami sembelit, jarang atau kurang minum air dan infeksi colon oleh kuman.

Cara mencegahnya iya colonoscopy dgn biopsi polipnya bila memang ada polip di colon….perbaiki pola makan dan pola hidup kita dgn menambah serat dalam menu makanan kita, banyak minum air dan buah2an untuk mencegah sembelit dan hindarkan infeksi colon… Pola Hidup Sehat deh…

Untuk atasi sembelit seperti yg saya sarankan diatas juga bagus berolahraga teratur akan banyak membantu. Untuk hal2 atau gejala2 lain yg anda sebutkan diatas, saran saya periksakan diri anda ke dokter dan mendapatkan pengobatan dan perawatan yg tepat untuk penyakit anda.

Anda bisa baca ttg vaksin hpv untuk mencegah kanker cervix di www.selukbelukvaksin.com

Pertanyaan Tentang Vaksin MMR

 

  • slmt sore dok, kalau dosis untuk suntik MMR dewasa 0,5 cc Atau 1 cc  ya dok, dan diberikan selang waktu min 28 hari? dan kapan perlu diulang lg ya dok? kl vaksin mencevax (untuk meningitis) beda ya dg trimovax ( MMR)? karena tadi sy telp glaxo , sy minta vaksin MMR dia bilang pakai Mencevax?

 

Jawab:

Dear Dr. Linda,

Maaf baru sempat membalas pertanyaan dokter tentang vaksin Trimovax atau MMR ini.

1. Sediaan vaksin MMR ini dalam bentuk lyophilized 0.5 cc, dosis pemberian adalah 0.5 cc perkali suntikan.

2. Dosis pertama vaksin MMR diberikan pada saat bayi telah berusia 12 bulan atau lebih

3. Dosis ke 2 (bukan dosis booster) diberikan lagi saat anak telah berusia antara 4 – 6 tahun atau saat mulai memasuki sekolah dasar.

4. Vaksin Mencevax untuk meningitis yang disebabkan oleh kuman meningococcus, vaksin ini berbeda dengan vaksin MMR (Measles Mumps dan Rubella, ketiga penyakit ini disebabkan oleh virus)

Semua tentang vaksin MMR dan jadwal imunisasi IDAI, bisa dokter temukan dan baca di http://selukbelukvaksin.com/kelompok-vaksin-measles-mumps-rubella-vaksin-measles/

Jadwal US CDC di http://selukbelukvaksin.com/jadwal-imunisasi-bayi-hingga-anak-remaja-usia-18-tahun-versi-us-cdc/

Semoga menjawab pertanyaan dokter Linda.

Bila ada hal yang kurang jelas, silahkan menghubungi kami setiap saat.

Terimakasih dan salam,

 

  • selamat pagi Dr Leo, terima kasih atas penjelasan di email dan sudah sy terima, kalau pasien skrg usia 19 th dan dia akan kuliah ke jepang september ini dia minta di vaksin MMR dan varicella di suntik bareng apakah boleh? mungkin akan sy suntik satu di lengan kiri dan di lengan kanan, dia pernah dpt suntik MMR waktu kecil sekali , apakah sekarang pd usia 19 th boleh yg kedua?

 

Jawab:

Vaksin MMR bisa disuntik bersamaan dengan vaksin Varicella, tapi dengan syarat sebagai berikut :

1. Untuk jenis vaksin apapun, tidak boleh mencampurkan 2 jenis vaksin yang berbeda dalam satu alat suntik

2. Bisa disuntikan dengan tempat yang berbeda, misalnya dilengan kiri dan lengan yang kanan, atau bila ingin suntik dilengan yang sama, maka jarak antara tempat suntikan yang pertama berjarak minimal 2 inchi dari tempat suntikan yang kedua

3. Kita boleh memberikan bersamaan 2 jenis vaksin hidup bersamaan, misalnya vaksin MMR ini bersama vaksin Varicella atau dengan vaksin hidup lain seperti vaksin Yelllow Fever.

4. Bila karena suatu hal, dua jenis vaksin hidup tidak dapat diberikan bersamaan waktunya, maka diperlukan waktu interval minimal 28 hari antara pemberian vaksin hidup yang pertama dengan pemberian vaksin hidup yang kedua.

Untuk vaksin MMR, dosis kedua bisa diberikan selang 28 hari kemudian dari dosis pertama.

5. Sebetulnya untuk anak yang pernah mendapatkan vaksinasi MMR dimasa kecilnya, sudah tidak perlu diberikan lagi vaksin MMR pada saat dewasa. Vaksin MMR baru kita berikan bilamana ada keraguan tentang imunitas orang tersebut terhadap penyakit MMR, pada keadaan demikian vaksin MMR dapat diberikan.

Demikian jawaban saya, semoga bermanfaat.
Pertanyaan Seputar Penyakit Hepatitis B
  • Saya mau tanya dok, saya cowok umur 23, saya baru mau menikah. Dan masalahnya saya skrg mengidap Hepatitis B, saya mau tanya gimana caranya agar istri saya nantinya tidak tertular penyakit yg saya derita apabila kita melakukan hubungan suami istri. Terimakasih sebelumnya.
Jawab:   Sebelum menjawab, saya ada pertanyaan untuk anda, yaitu :

– Apakah penyakit hepatitis B yang anda derita itu sudah berapa lama?
– Apakah saat ini anda aktif berobat untuk penyakit tersebut ?
Saran saya adalah :
1.  Sebaiknya anda berobat lebih dahulu, karena sekarang ada obat2an yang dipergunakan untuk mengobati penyakit hepatitis B ini, syukur sembuh dan sehat kembali
2.  Sebaiknya calon istri anda segera diperiksa juga apakah sehat atau telah tertular virus hepatitis B juga ? Dan bila iya, maka segera juga diberikan pengobatan yang sesuai
3.  Bila sehat, maka calon istri anda segera saja diberikan vaksinasi untuk anti hepatitis B agar supaya menjadi kebal terhadap virus hepatitis B dan terhindar dari penyakit ini.
4.  Penularan hepatitis B adalah melalui darah, juga cairan tubuh seperti sperma dan cairan vagina. Jadi selama anda dalam pengobatan, hubungan kelamin sebaiknya dilakukan dengan pengaman kondom. Jangan melakukan oral sex.
Demikian penjelasan saya. Semoga bermanfaat.

Vaccine Saves Lives !

tags: , , , , ,

Related For Tanya Jawab Tentang Vaksin Dan Vaksinasi – July 2014