Tanya Jawab Tentang Vaksin Dan Vaksinasi – February 2015

Tanya Jawab Tentang Vaksin Dan Vaksinasi – February 2015

Seperti halaman Tanya Jawab Vaksin dan Vaksinasi sebelumnya yang terdapat dalam website ini, karena setiap bulan pertanyaan semakin banyak, maka untuk memudahkan Pembaca mencari apa yang diinginkan, maka mulai sekarang, semua pertanyaan dan jawaban yang ada dalam satu bulan akan dirangkum dalam bulan yang bersangkutan, sesuai dengan topik vaksin yang ditanyakan.

Semoga dengan cara demikian, akan memudahkan Para Pembaca mencari dan membaca pertanyaan dan jawaban yang di-inginkan.

Salam,

Dr. Leo Kurniawan (leokurniawandr@gmail.com)

Catatan: Agar supaya pertanyaan Anda tentang vaksin dan masalahnya bisa terjawab dengan tuntas dan jelas,   kami  sarankan Anda mengirimkan pertanyaan dengan email yang ditujukan ke alamat email kami diatas

Imunisasi dan Hal Terkait  Google Free Image

Imunisasi dan Hal Terkait
Google Free Image

——————————————————————————————————————————

Pertanyaan Tentang Jadwal Vaksin Rotavirus dan Vaksin Lain 

  • Selamat sore dok,
Saya Glori, sy membaca artikel dalam seluk beluk vaksin di internet ttg vaksin rotavirus yg mana disebutkan bhw sebaiknya vaksin tsb pertama kali diberikan tdk melebihi 12-15 minggu umur bayi. Namun di RS tempat anak saya imunisasi (RSIA Hermina Depok), anak saya diberikan vaksin rotavirus yg pertama melebihi 15 minggu umurnya. Berikut rincian imunisasi yg sdh didapat anak saya sejauh ini:
Tgl lahir: 26 juni 2014
Jenis kelamin: laki2
bcg — 11 agst ’14
hep.B — 27 jun ’14, 23 jul ’14, 5 jan ’15
polio — 2 jul ’14, 12 sept ’14, 11 nov ’14, 5 jan ’15
Dpt — 12 sept ’14, 11 nov ’14, 5 jan ’15
Hib — 12 sept ’14, 11 nov ’14, 5 jan ’15
Pcv — 11 okt ’14, 8 dec ’14, ( dan 5 feb yg akan dtg)
Rota — 11 okt ’14, 8 dec ’14
Pertanyaan saya dok:
1. Apakah rotavirus yg sdh didapat masih ada manfaatnya krn diberikan pd saat anak saya berumur diatas 12 minggu.
2. Menurut dokter Leo, Apakah waktu dalam pemberian vaksin lainnya sudah sesuai anjuran? (Hanya ingin tahu berdasarkan opini dokter lain selain dokter anak yg menangani anak saya).
3. Untuk vaksin bcg, anak sy diberikan di lengan kanan atas, namun banyak anak tmn sy yg diberikan di paha atau bokong (maaf). Kalau hny dgn alasan estetika (agar tdk terlihat/berbekas krn mungkin anak perempuan), mengapa tdk disamakan saja trhdp anak laki2 juga? Kalau mmg ada opsi yg bs meminimalkan bekas suntik terlihat, knp tdk org tua diberikan opsi tsb? Apa itu hny tergantung kebiasaan masing2 dokter spA nya saja?
Trm kasih sebelumnya dokter Leo. Gbu.
Jawab:
Berikut ini untuk pertanyaan anda yang lemuayan panjang lebar ya :

1. Jadwal yang dianjurkan oleh para ahli seperti IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia) juga oleh US-CDC, untuk imunisasi vaksin Rotavirus adalah : Dosis ke1 pada usia bayi telah mencapai 2 bulan, lalu dosis ke2 pada saat telah berusia 4 bulan dan dosis ke3 yang terakhir adalah pada waktu telah berusia 6 bulan.

Ada yang harus diperhatikan untuk dosis ke1 bila terlambat maka usia maksimal yang masih “boleh” diberikan vaksin Rotavirus dosis ke1 adalah tidak melebihi 14 minggu + 0 hari.

Kenapa demikian ketatnya ? Ini karena hingga saat ini kita belum memiliki data2 klinik yang cukup untuk soal safety vaksin Rotavirus ini untuk bayi2 yang telah melebihi usia 14 minggu ini, untuk pemberian dosis ke1.

Soal efektifitas vaksin ini pada bayi yang telah melebihi usia 14 minggu seperti kasus bayi mbak, tentu masih efektif, yang dikuatirkan hanya efek sampingnya (KIPI vaksin) saja.

Demikian juga untuk untuk vaksin Rotavirus dosis ke3, bila terlambat juga, maka sebaiknya sudah diselesaikan dosis ke3 ini sebelum usia bayi melebihi > 32 minggu atau 8 bulan. Ini juga karena tidak adanya data klinik lengkap untuk segi kemanan dan efektifitas vaksin ini pada bayi > 32 minggu.

Detail tentang jadwal vaksin Rotavirus ini bisa mbak baca dan simak di    http://selukbelukvaksin.com/yang-perlu-diketahui-tentang-vaksin-rotavirus/

2. Dari data vaksinasi yang mbak berikan ke saya, maka terlihat bahwa ada beberapa vaksin yang diberikan sudah sesuai dengan jadwal anjuran para ahli, misalnya untuk vaksin Hepatitis B juga BCG.

Yang agak terlambat adalah untuk vaksin Polio (OPV ?), DPT, Hib, PCV juga Rotavirus vaksin, yang semua vaksin ini sudah harus diberikan sejak bayi berusia 2 bulan : DPT, Hib, PCV dan Rota.

Polio sejak 0 bulan sewaktu bayi meninggalkan rumah sakit kembali kerumah orang tua.

Tapi karena hanya terlambat sekian bulan saja dari jadwal anjuran, jadi semua bisa mbak susulkan dengan jadwal interval 2 bulan antara dosis pertama dengan dosis berikutnya hingga selesai.

Detail jadwal imunisasi IDAI seperti ini http://selukbelukvaksin.com/jadwal-imunisasi-idai-untuk-anak-berusia-0-18-tahun/

Untuk memudahkan (biaya dan jumlah kunjungan),  mbak bisa pilih vaksin kombinasi pentavalent gabungan DPT + Polio + Hib untuk mengejar ketertinggalan jadwal imunisasi bayi mbak.Silahkan baca di  http://selukbelukvaksin.com/jenis-dan-macam-vaksin/

3. Soal lokasi anatomi suntikan vaksin, untuk bayi memang dianjurkan di paha atas, tapi untuk vaksin BCG karena soal estetika dan kosmetika, maka sering kita berikan didaerah bokong seperti kata anda.

Lalu kenapa bayi mbak tetap diberikan vaksin BCG dilengan oleh dokter vaksinator tersebut, saya tidak tahu jawabnya. Sebaiknya mbak tanya saja langsung kepada dokter tersebut, mungkin saja beliau mempunyai alasan dan jawaban untuk itu.

Demikian jawaban saya untuk semua pertanyaan anda. Semoga memuaskan dan bermanfaat.

Salam,

Dr. Leo Kurniawan

www.selukbelukvaksin.com

 

 

Pertanyaan Untuk Anak Berusia > 3 Tahun, Belum Pernah Dapat Vaksinasi Hib, Vaksin Apa Saja Diperlukan Saat Ini ?

 

  • Selamat pagi dok’
    Saya mau konsultasi mengenai putri saya, 3tahun 5bulan, 16,5kg
    Sebelum usia 9bln kebawah sdh diimunisasi dasar lengkap hingga yang terakhir campak pada usia 9bulan
    (DPT:tripacell)
    Hanya dari awal memang blm masuk vaksin Hib sama sekali, sementara hingga usianya segini ananda sdh 3kali mengidap pneumonia ringan
    Pertanyaan saya:
    Apa saja vaksin yg slnjtnya disarankan beserta urutan pemberiannya?
    Apakah Hib perlu disusulkan jg pemberiannya?mengingat usia ananda sdh melampaui anjuran pemberian vaksin tsb(dibawah 3th)
    Bgmn mengetahui kondisi ananda yg siap menerima vaksin(sehat) mengingat dikhawatirkn pemberiannya berbarengan didlm masa inkubasi suatu penyakit?Trimaksh byk sebelumnya&sesudahnya untuk dr.leo :)Cat:
    Imunisasi dasar lengkap yg saya maksud yg dianjurkan pemerintah dok
    (BCG,hepatitis,DPT,polio,campak) saja dok
    Terimakasih 🙂

 

Jawab:

 

Selamat siang ibu,

Selamat karena anda telah melengkapi jadwal imunisasi dasar anak anda dengan cukup baik, meskipun ada satu vaksin Hib yang terlewatkan.

Sesuai dengan Jadwal Imunisasi dari IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia) dan juga US-CDC, imunisasi yang diperlukan untuk anak berusia > 3 tahun adalah sebagai berikut :

– Untuk Vaksinasi Hib, karena sudah terlambat dan belum pernah mendapatkan imunisasi Hib sebelumnya, maka cukup diberikan satu dosis saja

– Vaksin Typhoid bisa diberikan, dan vaksinasi ini diulang kembali setiap 3 tahun satu kali

– Vaksin Hepatitis A, bisa diberikan saat ini, vaksin ini terdiri dari 2 dosis lengkap, interval waktu antara dosis ke1 dengan dosis ke2 adalah 6 hingga 12 bulan

– Vaksin Varicella yang sebenarnya terdiri 2 dosis, tapi karena sudah berusia > 3 tahun, sekarang cukup berikan 1 dosis saja

– Anda mengatakan bahwa anak anda telah terserang pneumonia ringan (?) hingga 3 kali maka ada baiknya berikan vaksin PCV (Pneumonia Conjugate Vaccine) sebanyak 2 dosis, dengan interval waktu dosis ke1 dengan dosis ke2 sekitar 8 minggu lamanya.

– Vaksin HPV (Human Papilloma Virus) untuk mencegah kanker daerah leher rahim, terdiri 2 atau 3 dosis (tergantung merek vaksin yang anda gunakan), jadwalnya adalah bulan 0 utk dosis  ke1, lalu 1-2 bulan berikut utk dosis ke 2, dan dosis terakhir 6 bulan kemudian dari dosis pertama

Detail tentang jadwal dan jenis vaksin bisa anda baca di

http://selukbelukvaksin.com/jadwal-imunisasi-idai-untuk-anak-berusia-0-18-tahun/ , atau

di http://selukbelukvaksin.com/jadwal-imunisasi-bayi-hingga-anak-remaja-usia-18-tahun-versi-us-cdc/

dan di http://selukbelukvaksin.com/jadwal-imunisasi-vaksin-tertinggal-vaccines-catch-up-program-versi-us-cdc/

Prinsip imunisasi atau vaksinasi adalah bila bayi dalam keadaan sehat, sedang tidak rewel atau sakit. Kalau hanya sakit ringin saja, maka kita bisa tetap berikan imunisasi sesuai rencana.
Tentang hal ini, anda bisa baca di http://selukbelukvaksin.com/kipi-vaksin-apa-yang-harus-anda-lakukan/

Demikian jawaban saya untuk pertanyaan anda, semoga menjawab dan bermanfaat.

Salam,

Dr. Leo Kurniawan

www.selukbelukvaksin.com

Pertanyaan Apakah Vaksin Meningitis Aman Bagi Ibu Yang Sedang Menyusui Bayi Berusia < 1 Tahun ?
  • Salam dokter…Mohon info apakah vaksin meningitis aman bagi ibu menyusui bayi usia dibawah 1 tahun?Terima kasih
Jawab:
Jawabnya adalah vaksin meningitis ini cukup aman untuk diberikan kepada ibu yang sedang menyusui bayi yang berusia < 1 tahun.

Ini karena vaksinnya adalah jenis vaksin yang telah dimatikan atau jenis Inactivated vaccine.

Demikian keterangan saya semoga bermanfaat bagi anda.

Salam,

Pertanyaan Berapa Lama Sebaiknya Jarak Imunisasi MMR Dengan Kehamilan ? 
  • Sy mau tny dok…kmrn tanggal 25 juli sy vaksinasi mmr krn sy rubella igg…kmudian tgl 29 juli sy selesai haid,tgl 29 agustus sy tespek positif hamil dok….sekarang ini sy sdh hamil 27w,di artikel yg sy baca baru2 saja kalau vaksinasi mmr hrs menunda kehamilan 3 bln agar tdk menyebabkan kecacatan pd janin…hal ini tdk disampaikan oleh dokter yg memberikan sy vaksin dlu dok…mhon bantuannya dok apakah janin sy beresiko jg mengingat sehabis vaksin sy lgsg hamil?karena sy khawatir sekali
Jawab:
Memang vaksin MMR untuk wanita (terutama yang punya potensi menjadi hamil) seharusnya diberikan pada saat sebelum hami atau minimal 1 bulan sebelum menjadi hamil. Dan dokter vaksinator memang seharusnya bertanya tentang hal kehamilan ini pada setiap wanita usia subur yang mempunyai kemungkinan untuk menjadi hamil, sebelum diberikan vaksin hidup yang dilemahkan (live attenuated vaccines) seperti vaksin MMR, vaksin Varicella dan vaksin hidup lainnya.
Detail bisa anda baca di http://selukbelukvaksin.com/vaksin-untuk-wanita-hamil-vaccines-for-pregnant-woman/

Dalam kasus anda, yg telah menerima vaksin MMR 25 Juli dan haid terakhir 29 Juli, lalu tanggal 29 Agutsus anda positif hamil, Jadi waktunya kita perkirakan kurang lebih atau sudah hampir berbeda satu bulan dari waktu anda divaksinasi dengan test kehamilan yang positif.

Saran saya anda kembali ke dokter vaksinator, karena kejadian ini harus dilaporkan kepada pabrik pembuat vaksin MMR ini untuk dicatat dan dilaporkan kepada pabrik pembuat vaksin ini, agar supaya mereka bisa memfollow up perkembangan kehamilan anda hingga nanti keadaan fisik bayi yang dilahirkan (seandainya dipertahankan kehamilannya).

Hubungi dokter kandungan yang merawat anda dan memberitahu situasi ini, minta pendapat beliau apakah akan mempertahankan atau menghentikan kehamilan ini, mengingat telah terexpose dengan vaksin MMR semasa awal kehamilan ini.

Menurut saya, kemungkinan kita bisa tetap bertahan dengan kehamilan ini, meskipun data klinik tentang hal ini tidak banyak tercatat, sehingga kita tidak bisa dengan pasti mengatakan bahwa kejadian diatas tidak akan berpengaruh buruk pada calon janin anda.

Coba segera hubungi dokter2 vaksinator yang memberi anda vaksin MMR ini dan juga dokter kandungan anda untuk diberi masukan apa yang seharusnya anda lakukan saat ini.

Semoga semua berjalan lancar dan berakhir dengan baik untuk janin dan anda sendiri.

Salam,

Dr. Leo Kurniawan

www.selukbelukvaksin.com

Pertanyaan lanjutan Atas : Test Laboratorium TORCH IgG Positif, Apakah  Janin Terlindung Dari Infeksi Rubella ?
  • Sebelum vaksinasi MMR tsb sy ikut tes torch hasilnya rubella IgG dok…jd ketika sy vaksin tsb selang bulan depannya sdh positif hamil…dengan adanya kondisi saya yg sebelum nya sdh rubella IgG tsb apakah mengurangi presentase janin sy beresiko terpapar MMR ya dok?mengingat jika rubella iGg kan katanya sdh terbentuk antibodi thd virus rubella dok?
 
Jawab:
Dengan IgG yang positif sebenarnya anda sendiri sudah terlindung terhadap infeksi ini, dan secara tidak langsung janin juga akan terlindung. Mungkin anda pernah mendapatkan vaksin MMR sebelumnya atau pernah terinfeksi namun sudah sembuh, sehingga saat ini waktu test laboratorium hanya ditemukan IgG saja yang positif.

Yang menjadi masalah adalah anda diberikan vaksin MMR dan selang satu bulan kemudian anda ternyata positif hamil.

Dan menurut ketentuan para ahli, maka jarak waktu interval minimal untuk boleh menjadi hamil adalah 1 bulan setelah imunisasi vaksin MMR seperti yang saya kutib dari website http://selukbelukvaksin.com/vaksin-untuk-wanita-hamil-vaccines-for-pregnant-woman/ 

Saran saya tetap seperti jawaban saya diatas, hubungi dokter vaksinator dan juga segera konsultasi ke dokter kandungan anda untuk meminta pendapat beliau tentang kelangsungan kehamilan anda ini. Semoga dengan melihat fakta2 yang ada, kehamilan ini bisa dipertahankan.

Salam,

Dr. Leo Kurniawan

www.selukbelukvaksin.com  

Pertanyaan Apakah Vaksin Meningitis Aman Untuk Ibu Hamil 4 Bulan Yang Akan Umroh ?
  • dok saya sedang hamil 4bulan lebih saat iniakan menjalankan ibadah umrah , sedangkan syarat nya yaitu harus vaksin meningitis. Apakah Vaksin tersebut aman dan tdk berbahaya bagi janin sayan ??  Mohon bantuannya dok. Thank
Jawab:
Menurut data anda bahwa anda saat ini sudah hamil melewati masa 4 bulan lebih, yang artinya sudah melewati masa Trimester 1, maka vaksin meningitis ini cukup aman untuk anda dan janin anda.Karena vaksin meningitis ini adalah dari jenis vaksin yang telah dimatikan (inactivated vaccine), bukan jenis vaksin hidup yang dilemahkan (live attenuated vaccine), sehingga tidak mungkin akan menularkan penyakit pada janin.
Anda baca di http://selukbelukvaksin.com/vaksin-meningitis-sejarah-perkembangan-vaksin-meningitis/
Untuk lebih meyakinkan anda bisa berkonsultai dengan dokter kandungan anda sebelum mendapatkan vaksin meningitis ini.

Semoga cukup jelas untuk anda.

Salam,

Dr. Leo Kurniawan

www.selukbelukvaksin.com

Pertanyaan Apakah Perlu Booster Vaksin Difteri Untuk Anak Karena Sedang Terjadi KLB Penyakit Difteri Didaerah Kami ? 
  • dokter,mav saya mw nanya,anak sy sdh dpt imunisasi DPT lengkap,skrg d daerah saya sdg ad KLB difteri,dan d galakkan untuk suntik difteri
    Apakah anak saya perlu d suntik difteri ulang jg dokter??
    terima kasih sblm ny dokter
    Jawab:

    Sayang saya tidak diberitahu umur anak anda ini berapa, tapi seandainya masih balita, berarti vaksinasi DTP yang terakhir belum lama berselang sehingga kesimpulannya anak anda tidak diperlukan untuk mengulang vaksinasi DTP lagi.

    Tetapi seandainya anak sudah berusia masuk sekolah dasar (berumur 6 atau 7 tahun) kalau mau diberikan suntikan booster juga tidak apa2, karena saat ini memang sedang terjadi KLB difteri dibeberapa daerah di Indonesia.

    Semoga ini menjawab pertanyaan anda.

    Salam,

    Dr. Leo Kurniawan

    www.selukbelukvaksin.com

    http://sehatcaraalamiah.blogspot.com

     

     

Pertanyaan Vaksin BCG

 

  • Siang Dokter, bayi saya usia 1bulan 9hari. Belum imunisasi BCG krena sdang batuk pilek. Bolehkh diundur sampai minggu dpan? Apa tdk pngaruh utk imunss kdepanny?

 

Jawab:

Vaksinasi BCG kita lakukan sejak bayi telah berusia 2 bulan hingga mencapai usia 3 bulan. Untuk bayi ibu belum terlambat untuk pemberian vaksin BCG ini, boleh tunggu sampai bayi telah sehat baru diberikan vaksinasi BCG ini. Lihat di http://selukbelukvaksin.com/vaksin-penyakit-paru-tbc/

Bila diberikan setelah berusia > 3 bulan, maka harus dilakukan test tuberkulin terlebih dahulu sebelum kita berikan vaksinasi BCG pada bayi tersebut.

 

 

Pertanyaan Tentang Serum Anti Rabies Untuk Anak Usia 14 Tahun

  • Saya ingin mengetahui. Lebih lanjut tentang serum anti rabies,itu katanya mahal..dan dihitungnya per kg berat badan pasien.. Kalau saya boleh tau,itu berapa harganya kalau untuk anak berat badan. 14 kg.. Trimakasih. Dan mohon infonya..
Jawab: 
Soal Imunoglobulin anti rabies sebagai berikut:

Anti serum atau imunoglobulin anti rabies ini tersedia dalam bentuk cairan dalam 1 vial berisi 2 mL (mili Liter), dengan konsentrasi 150 IU/mL, jadi satu vial 2 mL ini berisi 300 IU (international unit)

Dosis yang diperlukan adalah 20 IU / kg berat badan.

Untuk anak yang berat badannya 14 kg, maka diperlukan sebanyak 14 x 20 IU = 280 IU

Jadi 1 vial yang berisi 2 mL dengan konsentrasi imunoglobulin 300 IU adalah tepat untuk anak seberat 14 kg.

Soal harga Imunoglobulin ini memang lumayan mahal dan tidak mudah didapat disemua tempat. Namun mutlak diperlukan untuk kasus digigit anjing yang positif sakit rabies.

Untuk kasus yang tergigit anjing yang positif sakit rabies, maka korban harus segera diberikan imunoglobulin anti rabies ini dan juga diberikan vaksinasi anti rabies bersamaan.

Detail silahkan baca dan simak di  http://selukbelukvaksin.com/vaksin-rabies-jenis-dan-dosis-vaksin-rabies-dan-rabies-immuno-globulin-rig/

Demikian keterangan saya tentang serum Imunoglobulin anti rabies ini, semoga menjawab pertanyaan anda.

Salam,

Dr. Leo Kurniawan

www.selukbelukvaksin.com

http://sehatcaraalamiah.blogspot.com

Vaccine Saves Lives !

tags: , , , , , ,

Related For Tanya Jawab Tentang Vaksin Dan Vaksinasi – February 2015