Tanya Jawab Tentang Vaksin Dan Vaksinasi – August 2017

Tanya Jawab Tentang Vaksin Dan Vaksinasi – August 2017

Seperti halaman Tanya Jawab Vaksin dan Vaksinasi sebelumnya yang terdapat dalam website ini, karena setiap bulan pertanyaan semakin banyak, maka untuk memudahkan Pembaca mencari apa yang diinginkan, maka mulai sekarang, semua pertanyaan dan jawaban yang ada dalam satu bulan akan dirangkum dalam bulan yang bersangkutan, sesuai dengan topik vaksin yang ditanyakan.

Semoga dengan cara demikian, akan memudahkan Para Pembaca mencari dan membaca pertanyaan dan jawaban yang di-inginkan.

Salam,

Dr. Leo Kurniawan (leokurniawandr@gmail.com)

Vaksin Human Papilloma Virus Source Google free image

Vaksin Human Papilloma Virus
(Google free image)

Catatan: Agar supaya pertanyaan Anda tentang vaksin dan masalahnya bisa terjawab dengan tuntas dan jelas,   kami  sarankan Anda mengirimkan pertanyaan dengan email yang ditujukan ke alamat email kami diatas

——————————————————————————————————————–

  1. Pertanyaan: Bingung Jadwal Imunisasi IDAI Tahun 2017 Dengan Tahun 2014 

 

  • Slmt mlm dok,
    Sy mau bertanya lgi. Bayi sy lahir tgl 4 maret 2017. Dpt Pediacel + PCV prtama kali tgl 19 Mei 2017. Brhubung stlh it, jdwal imunisasi ad yg trbaru utk 2017, pediacel dgnti oleh SpA sy ke hexaxim. Jd tgl 10 Juli 2017, bayi sy mndpt Hexaxim + PCV yg kedua. Lalu dkter mnjdwalkn vksinasi slnjtx tgl 21 Agustus 2017.
    Dok, apkh jdwal vksnsi tgl 21 agustus it sdh ssuai dgn jdwal seharusx dari Hexaxim? Mngingat jdwal IDAI 2017 jdwal vksinasi DPT 2 ke 3 hx 1 bln, shngga SpA sy mnjdwalkn 6 mnggu stlh vksinasi kedua tgl 10 Juli. Trm ksh dok

 

Jawab: 

Memang untuk vaksin DTP dalam jadwal imunisasi IDAI tahun 2017 itu berinterval waktu hanya 1 bulan saja, berbeda dengan jadwal imunisasi IDAI edisi tahun 2014 yang berinterval anatara dosis itu adalah 2 bulan.
Detail bisa anda baca dan simak di website www.selukbelukvaksin.com
Sejak ada jadwal imunisasi IDAI edisi 2017, maka interval waktu antara dosis vaksin DTP adalah 1 bulan saja.
Namun dikatakan dalam jadwal  imunisasi edisi 2017 ini, apabila kita memakai vaksin kombinasi DTP dengan vaksin lain, dalam hal ini Pediacel (DTaP Hib IPV) atau Hexaxim (DTaP Hib Hep B IPV), maka kita boleh mengikuti interval waktu seperti yang dianjurkan oleh pabrik pembuat vaksin kombinasi ini, yaitu interval waktu antara dosis tetap 2 bulan. Atau juga boleh mengikuti jadwal interval sesuai jadwal IDAI 2017 ini.
Jadi coba anda komunikasikan dengan dokter vaksinator bayi anda, apakah tidak keberatan bila jadwal imunisasi bayi anda disesuaikan dengan jadwal interval waktu seperti yang dianjurkan oleh pembuat vaksin kombinasi tersebut.
Jadi jadwal berikut adalah 21 September 2017 nanti.
Demikian keterangan yang bisa saya sampaikan untuk anda. SEmoga bermanfaat.
Salam,
Dr. Leo Kurniawan

www.selukbelukvaksin.com

 

2. Pertanyaan: Pertanyaan Tentang Hasil Test Mantoux Untuk Diagnosa Penyakit TBC

 

  • Terima kasih sblmnya saya ucapkn atas jawaban dokter,tp esok hari nya anak saya di biopsi dr benjolan kecil di belakang telinganya dan hasilnya limfadenitis TBC, pdhl hasil mantoux nya negatif knp bgtu ya dok?? Shrsnya mantouxnya tu pn positif klw memang anak saya tu terinfeksi kuman TBC, hsl pemeriksaan mana yg hrs saya percaya dok?? Boleh kah saya mengulang mantoux atau biopsi nya dok?? Saya bingung
Jawab: 
Prinsipnya reaksi MT akan positif bila diberikan kepada orang yang telah terinfeksi kuman TBC sebelumnya.
Namun apakah reaksi MT ini akan positif atau negatif sangat tergantung pada kondisi tubuh sipenderita,
Bila kondisi kesehatan cukup baik, keadaan gizi juga cukup dan tidak ada penyakit2 khronis yang memberatkan dan sedang tidak konsumsi obat2 yang dapat menekan reaksi imunologis tubuh, maka test Mt pada orang tersebut akan menjadi POSITIF.
Tetapi bila yang dialami orang tersebut adalah kebalikannya, maka test Mt akan menjadi NEGATIF.
Jadi kalau test Positif atau test Negatif tetap harus kita baca dengan hati2 dan teliti, baru kita putuskan orang ini menderita penyakit TBC atau bukan berdasarkan juga hasil foto paru2, juga ditambah gejalah2 klinik yang lain.
Anda boleh mengulang test Mt, jika memang ingin, tapi tunggu beberapa bulan kemudian, setelah kondisi bayi anda menjadi baik, gizinya diperbaiki, dan pada saat itu maka test Mt ini akan menjadi  positif.
Detail tentang Test Mt ini bisa anda baca dan simak di website  http://selukbelukvaksin.com/cara-interpretasi-hasil-tuberkulin-skin-test-tst-atau-test-mantoux/
Demikian keterangan saya, semoga bermanfaat.
Salam,
Dr. Leo Kurniawan

 

3. Pertanyaan:Ada Kampanye Imunisasi Vaksin MR Yang Membuat Bingung Dengan Jadwal Vaksin Yang Pernah Mendapat Imunisasi Vaksin MMR 

 

  • Malam dok..
    Mau tanya, anak saya sudah imunisasi mmr saat usia 15 bulan.
    Menurut jadwal imunisasi mmr ke2 di usia 6 thn.
    Tapi agustus nanti ada program pemerintah untuk imunisasi mmr.
    Sedangkan agustus nanti usia anak saya baru 4 thn.
    Kapan waktu yg tepat untuk saya memberikan imunisasi mmr? Agustus bulan depan ( saat masih umur 4 thn) atau setelah anak saya berusia 6 thn?
    Terimakasih

 

Jawab: 

Pada bulan Agustus 2017 ini ada program imunisasi vaksin MR (campak dan campak Jerman), bukan vaksin MMR yang akan diberikan.
Menurut anjuran dan jadwal imunisasi dari IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia), bagi bayi yang telah mendapatkkan imunisasi MMR pada usia 15 bulan, maka sudah tidak perlu diberikan lagi vaksin MR.
Imunisasi vaksin MMR ke2 pada usia nanti setelah mencapai 5 tahun.
Detail jadwal imunisasi bisa ibu simak dan baca di website http://selukbelukvaksin.com/jadwal-imunisasi-idai-untuk-anak-berusia-0-18-tahun/  dan
http://selukbelukvaksin.com/wp-content/uploads/2013/08/Jadwal-Imunisasi-IDAI-Tahun-2014.jpg
Demikian keterangan saya untuk pertanyaan anda.
Salam,
Dr. Leo Kurniawan
www.selukbelukvaksin.com

http://sehatcaraalamiah.blogspot.com

 

4. Pertanyaan: Urutan Vaksinasi Berbeda Atau Interval Waktu Antara Jenis Vaksin Berbeda

 

  • Slmt Sore dok. Anak sy cewek umur 11 th 2 mggu lalu baru di vaksin utk kanker serviks. Sementara program dari sekolah mau mengadakan vaksinasi campak dan rubella.Mohon penjelasannya untuk jarak antara vaksin kanker serviks dan campak rubella sebaiknya berapa lama ya.Terimakasih sbelumnya dok.
Jawab: 
Bulan Agustus 2017 ini akan ada kampanye Imunisasi vaksin MR (campak dan campak Jerman), ini adalah jenis vaksin yang virusnya hidup tapi sudah dilemahkan (live attenuated vaccine).
Sedangkan vaksin HPV untuk mencegah kanker serviks itu adalah vaksin mati atau killed vaccine.
Untuk jenis vaksin bisa anda baca dan simak di website http://selukbelukvaksin.com/jenis-dan-macam-vaksin/
Dalam satu kali kunjungan imunisasi, maka kita bisa memberikan sekaligus bersamaan vaksin2 sebagai berikut:
1. 2 jenis vaksin hidup yang telah dilemahkan
2. 2 jenis vaksin mati
3. 1 jenis vaksin hidup bersamaan dengan 1 jenis vaksin mati.
TANPA PERLU JEDAH WAKTU ANTAR JENIS VAKSIN BERBEDA
Baru perlu interval waktu antara jenis vaksin bila kita memisahkan pemberian 2 jenis vaksin hidup, atau kita berikan lebih dari 2 jenis vaksin hidup dalam 1 kali kunjungan.
Untuk kasus anak anda, maka bisa diberikan imunisasi vaksin MR tanpa perlu ada jedah waktu lagi.
Demikian keterangan saya, semoga menjawab pertanyaan anda.
Salam,
Dr. Leo Kurniawan

 

5. Pertanyaan: Seputar Program Imunisasi MR Pemerintah Untuk Anak Usia Sekolah

 

  • Selamat siang Dok,,  Mohon maaf kl saya mengganggu,  saya butuh informasi ttg vaksin MR massal yg digagas pemerintah,  utk di sekolah anak saya akan dilaksanakn agustus ini.  Ada bbrp kebingungan saya dan berharap dok berkenan memberikan informasi ?
1. Bukankah Measles dan Rubella hanya dialami sekali saja seumur hidup,  berarti anak saya yg nomer satu (13th)  yg sdh pernah terjangkit MR sewaktu kecil tdk memerlukan vaksin lg?
2. Anak saya yg nomer dua ( 11thn) pernah campak satu kali waktu kecil apa boleh ikut vaksin MR ini?
3. Saya pernah baca bahwa anak yg divaksin berarti anak tsb sdg membawa (carrier)  virus,  nah saya kan punya anak ketiga (2, 8 thn)  yg belum pernah campak,  apakah jika salah satu kakaknya ada yg divaksin bs berdampak pd anak saya yg baby ini
Mohon pencerahan dari dokter,  dan sekali lg maaf jika saya menggangu waktu dokter ??
Jawab:
Terima ksih untuk pertanyaan2 anda ini.
Jawabannya seperti ini :
1. Secara teoritis memang orang hanya kena 1 kali saja penyakit campak ini, karena akan terbentuk antibody yg akan bertahan cukup lama sehingga selanjutnya akan menjadi kebal terhadap penyakit ini.
Namun ada beberapa keadaan dimana ada kelainan atau gangguan sistim imunology atau daya tahan tubuh, atau kadar antibody sudah sangat rendah, maka ada kemungkinan orang tersebut terkena lagi infeksi penyakt campak, dan menjadi sakit, meskipun tidak seberat atau sehebat sakit yang pertama kali dahulu.
Juga bila imunisasi campak itu sudah cukup lama, maka ada baiknya kita berikan imunisasi campak lagi misalnya menjelang dewasa, seperti program pemerintah kampanye vaksinasi MR bulan Agustus ini.
2. Jawabannya sama dengan yang nomor 1 diatas
juga bila imunisasi campak itu sudah cukup lama, maka ada baiknya kita berikan imunisasi campak lagi misalnya menjelang dewasa, seperti program pemerintah kampanye vaksinasi MR bulan Agustus in
3.  Vaksin MR ini adalah vaksin yang virusnya telah dilemahkan. Dan karena cara pemberiannya dengan suntikan, jadi tidak ada kemungkinan virus dari vaksin MR ini akan ada  diluar tubuh dan menularkan kelingkungan atau ke orang lain disekitarnya. Jadi tidak perlu kuatir penularan ke adiknya dan orang lain yang tidak divaksin.
Hal ini baru terjadi bila vaksin kita berikan peroral seperti vaksin polio OPV yang diberikan dengan tetesan kemulut bayi.
Bila ingin tahu detail tentang vaksin MMR, bisa anda baca dan simak di website ini http://selukbelukvaksin.com/category/vaksin-dan-kesehatan-preventiif/vaksin-mmr-masalah-autisme-dan-segala-aspeknya/
Demikian penjelasan saya, semoga bermanfaat.
Salam,
Dr. Leo Kurniawan

 

6. Pertanyaan: Kapan Bayi Harus Diberi Imunisasi Vaksin Hepatitis B ? Mengapa Harus Diberi Vaksin Hepatitis B? Kalau Terlambat Imunisasi Vaksin Hepatitis B, Apa Yang Harus Dilakukan ? 

 

  • Perkenalkan, saya XXX  dan baru memiliki seorang Putri berusia +/- 3 Minggu. Ada beberapa hal yg ingin saya tanyakan seputar Imunisasi pada anak sebagai berikut :
  1. Apakah imunisasi hepatitis B wajib diberikan & sampai usia berapa bayi dapat diberikan imunisasi Hepatitis B?
  2. Seberapa besar resiko yang akan timbul jika bayi tidak diberikan imunisasi Hepatitis B?
  3. Apa yang harus saya lakukan jika anak saya belum mendapatkan Imunisasi Hepatitis B?   Demikian pertanyaan dari saya, karena sampai saat ini anak saya belum mendapatkan Imunisasi Hepatitis B. Mohon jawaban dari dokter untuk pencerahannya. Terima kasih. Salam hormat,

 

Jawab: 

Selamat untuk anda yang telah menjadi ayah 🙂
Juga terima kasih atas perhatian anda untuk kepentingan kesehatan dan imunisasi bayi anda.
1. Dalam program imunisasi wajib pemerintah,  juga imunisasi menurut anjuran IDAI (Dokter Anak Indonesia), maka imunisasi vaksin Hepatitis B itu wajib dan mulai kita berikan sejak bayi lahir, lalu kita berikan lagi pada waktu bayi usia 1 bulan dan terakhir usia 6 bulan.
Detail ini bisa anda baca dan simak di website http://selukbelukvaksin.com/jadwal-imunisasi-idai-untuk-anak-berusia-0-18-tahun/
2. resiko bila anak tidak kita berikan perlindungan dengan vaksin Hepatitis B adalah seperti yang tertulis dalam website ini http://selukbelukvaksin.com/category/vaksin-dan-kesehatan-preventiif/vaksin-hepatitis-b-vaksin-dan-kesehatan-preventiif/
3. Bila anak anda belum diberikan imunisasi vaksin Hepatitis B, maka SEGERALAH berikan imunisasi ini, yang lengkap adalah terdiri 3 dosis, berikan semuanya sesuai dengan jadwal dan interval waktu yang dianjurkan seperti jadwal diatas tadi http://selukbelukvaksin.com/jadwal-imunisasi-idai-untuk-anak-berusia-0-18-tahun/
Demikian penjelasan saya, semoga bermanfaat bagi anda dan anak anda.
Salam,
Dr. Leo Kurniawan
www.selukbelukvaksin.com

http://sehatcaraalamiah.blogspot.com

 

7. Pertanyaan: Saat Sedang Haid Atau Datang Bulan, Apakah Boleh Diberikan Imunisasi ? 

 

  • Selamat malam,,,
    Dokter,saya ibu dr ank usia 7 th..
    Brusan saya tau kl ank sprti sdng menstruasi,sy tau dr celana dalam ank saya ada flek darahny..,saya tanya ank saya knp bs begini begitu,maen ny ama spa aja,ama ada tmn yg nakal,,,tp dia blg enggk bun,g tw knp bs ada darah..
    Karna panik saya,,datangi tmn2 ny n saat itu jg n tmn2 blg cm maen spda sj saat itu sama sprti apa yg d sampaikn ank saya..
    Apa seusia ank saya sdh menstruasi itu normal dok??
    N sbntr lg ada imunisasi MMR,,apa boleh jika ank sdng mens d imunisasi MMR??
    Trima kasih dok,,tlg fast respon y dok..
    Selamat malam…

 

Jawab: 

Soal anak usia 7 tahun sudah mendapatkan mens, itu bisa saja dan rasanya juga normal, beda dengan anak2 generasi sebelumnya, paling cepat baru mendapat mens sewaktu berusia > 10 tahun atau lebih.
Tapi jelasnya silahkan mbak konsul saja dengan dokter ahli kebidanan dan kandungan, supaya mbak tidak usah gelisah dan bertanya2
Soal sedang mens apakah boleh diberikan imunisasi, jawabannya adalah BOLEH.
Karena mens itu bukan sakit atau penyakit, sehingga imunisasi jenis apapun, tetap bisa kita lakukan.
Imunisasi baru kita berikan bila bayi sehat.
Detail tentang persyaratan2 imunisasi bisa anda baca dan simak di website http://selukbelukvaksin.com/tips-vaksinasi-untuk-bayi-anak-dewasa-dan-orang-tua/
Semoga saya telah menjawab pertanyaan anda.
Salam,
Dr. Leo Kurniawan
www.selukbelukvaksin.com

http://sehatcaraalamiah.blogspot.com

 

8. Pertanyaan: Seputar Pemberian Vaksin PCV Bersamaan Dengan Pemberian Vaksin MR Program Pemerintah  

 

  • Selamat pagi dok, maaf saya mau tanya. Dok anak saya berusia 13 bulan, tanggal 11 agustus 2017 kemarin anak saya imunisasi PCV dosis 1 kemudian 2 bulan lagi yaitu tanggal 11 september 2017 akan imunisasi PCV dosis yg ke 2. Sementara pada bulan september nanti ada imunisasi MR yg juga harus diberikan. Pertanyaan saya apa boleh dok vaksin MR dan PCV diberikan dibulan yg sama? Misalkan boleh apa harus diberi jarak berapa hari? Atau misal tidak boleh, berarti nanti imunisasi PCV harus mundur dr jadwalnya yaitu bulan oktober? Kalau jadwal imunisasi PCV mundur apa berbahaya dok? Terima kasih dr. Leo sebelumnya. Maaf dok bukan tanggal 11 agustus tapi 11 juli vaksin PCV dosis yang pertama. Terimakasih

 

Jawab:

Vaksin PCV adalah vaksin mati atau killed vaccine, dan vaksin MR adalah vaksin hidup yang telah dilemahkan (live attenuated vaccine), kedua jenis vaksin ini boleh kita berikan bersamaan dalam satu kali kunjungan imunisasi, tanpa perlu diberi interval waktu.
Dalam satu kali kunjungan imunisasi, maka kita bisa memberikan sekaligus bersamaan vaksin2 sebagai berikut:
1. 2 jenis vaksin hidup yang telah dilemahkan
2. 2 jenis vaksin mati
3. 1 jenis vaksin hidup bersamaan dengan 1 jenis vaksin mati.
TANPA PERLU JEDAH WAKTU ANTAR JENIS VAKSIN BERBEDA
Baru perlu interval waktu antara jenis vaksin bila kita memisahkan pemberian 2 jenis vaksin hidup, atau kita berikan lebih dari 2 jenis vaksin hidup dalam 1 kali kunjungan.
Demikian keterangan saya semoga bermanfaat.
Salam,
Dr.Leo Kurniawan

 

9. Pertanyaan: Bagaimana Jadwal Untuk Anak Tertinggal Jadwal Imunisasi (Catch Up Vaccination Program)  

 

  • Salaam. Dokter…saya mau tanya..
    Bagaimana tahapan mengejar imunisasi utk anak saya, usia 7 tahun, 3 tahun, dan 1 tahun. Kami baru paham akan manfaatnya. Apakah kami bisa meminta nya ke puskesmas untuk mengejar semua vaksin? Mohon bantuannya. Terimakasih

 

Jawab:

Imunisasi untuk anak berusia 1, 3 dan 7 tahun, bisa anda baca dan simak di jadwal imunisasi dan jenis vakssin yang diperlukan seperti yang direkomendasi oleh IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia) tahun 2014, di website http://selukbelukvaksin.com/jadwal-imunisasi-idai-untuk-anak-berusia-0-18-tahun/
Anda bisa mendapatkan vaksin2 ini di PuskesMas atau rumah sakit.
Demikian penjelasan saya, semoga bermanfaat.
Salam,
Dr. Leo  Kurniawan
www.selukbelukvaksin.com

http://sehatcaraalamiah.blogspot.com

 

10. Pertanyaan: Apakah Interval Waktu Antara Dosis Vaksin Bisa Diubah ? Kapan Usia Tepat Untuk Pemberian Dosis Booster (Vaksin PCV)?  

 

  • Salam kenal dr.leo
    Sy mau tny,yg sy baca di IDAI 2014 unt vaksin PCV
    *diberikan 4x pd usia 2-4-6-12 s/d 15 bln
    *pd usia 7-15 bln diberikan 2x dng interval 2bln,pd usia >1th diberikan sekali (dan diberikan booster 1x pd usia >12bln)
    *pd usia >2th cukup diberikan 1x
    Apa ada perbedaan keefektivan vaksin jika diberikan pada usia2 tertentu,mengingat semakin bertambah usia vaksin yg diberikan semakin sedikit jumlah pengulanganny.dan lbh baik diberikan pd usia brp mengingat hargany yg lumayan,mohon penjelasanny dr.leo..trmks

 

Jawab: 

Menurut jadwal Imunisasi dari rekomendasi IDAI (Ikatan Doketr Anak Indonesia), maka jadwal pemberian vaksin PCV adalah pada saat bayi telah mencapai usia 2 bulan, selanjutnya setiap interval 2 bulan diberikan dosis yang ke2 pada usia 4 bulan dan dosis ke 3 pada usia 6 bula.
Dosis ke 4 yang terakhir adalah saat bayi sudah berusia antara 12 – 15 bulan.
Jadwal Imunisasi IDAI bisa anda baca dan simak di website ini http://selukbelukvaksin.com/jadwal-imunisasi-idai-untuk-anak-berusia-0-18-tahun/
Rentang usia yang tercantum dalam  jadwal ini tentu sudah melalui uji klinik yang teliti dan bertanggung jawab, sehingga usia2 tersebut adalah usia yang tepat untuk pemberian suatu vaksin, dalam hal  ini vaksin PCV yang anda tanyakan, dengan mengikuti jadwal dan usia yang tercantum, maka diharapkan reaksi proteksi  vaksin ini akan menjadi optimal.
Jika kita memberikan vaksin tertentu diluar usia rekomendasi para ahli dan pabrik pembuat vaksin, maka hasilnya tidak akan sesuai dengan harapan kita.
Demikian penjelasan saya, semoga membantu.
Salam,
Dr. Leo Kurniawan
www.selukbelukvaksin.com

http://sehatcaraalamiah.blogspot.com

 

11. Pertanyaan: Interval Waktu Antara Imunisasi Vaksin Campak Dengan Vaksin MMR Adalah 6 Bulan, Bila Kurang Dari Itu, Apa Yang Akan Terjadi ? 

 

  • Saya memiliki anak yang telah mendapatkan vaksin Campak tgl. 14 Maret 2017 (saat usia anak saya 9 bulan 3 minggu). Berhubung vaksin MMR di Indonesia sedang kosong, kebetulan tgl 22 Agustus 2017 saat anak saya genap 15 bulan, saya rencana ke singapura dan akan memberikan vaksin MMR untuk anak saya. Namun saya baca beberapa artikel dan telah saya tanyakan ke suster RS, sebaiknya jarak antara vaksin Campak ke vaksin MMR minimal 6 bulan. Sedangkan nantinya jika anak saya jadi vaksin tgl 22 Agustus 2017, jaraknya 5 bulan 1 minggu. Apakah akan ada efek buruk jika jarak vaksin Campak ke vaksin MMR kurang dari 6 bulan?Demikian saya sampaikan. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.

 

Jawab:

Memang dijadwal imunisasi IDAI tercantum bahwa interval waktu antara vaksin MR dengan vaksin MMR adalah 6 bulan, dengan tujuan agar supaya reaksi dan respons sistim imunologi tubuh terhadap vaksin MMR adalah optimal.
Detail  tentang imunisasi dll bisa anda simak di website http://selukbelukvaksin.com/jadwal-imunisasi-bayi-hingga-anak-remaja-usia-18-tahun-versi-us-cdc/
Tetapi bila memang tidak mungkin ditunggu hingga interval 6 bulan, dalam kasus bayi anda 5,1 bulan, maka pemberian vaksin MMR bisa diberikan, asal jangan beda rentang waktu hingga berbulan2  sebelum 6 bulan ini.
Pemberian imunisasi yang lebih awal dari jadwal anjuran para ahli dan pabrik pembuat vaksin tidak dianjurkan, adalah karena dikuatirkan respons sistim imunologi tubuh yang tidak seperti yang diharapkan sehingga daya proteksi vaksin tidak optimal terhadap penyakit tersebut.
Tidak ada efek negatif lain yang bisa terjadi.
Kecuali terjadi hal alergi terhadap kandungan koponen vaksin yang dipakai.
Demikian keterangan saya, semoga menjawab pertanyaan anda. 
Salam,
Dr. Leo Kurniawan
www.selukbelukvaksin.com

http://sehatcaraalamiah.blogspot.com

 

12. Pertanyaan: Pada Pemberian Vaksin Rotavirus Peroral, Bayi Muntah, Apakah Perlu Mengulang Pemberian Vaksin Oral Tersebut?  

 

  • Selamat siang dok,Saya ingin menanyakan.
    Anak saya umur 2 bulan 9 hari, kemarin vaksin DPT dan Rotavirus (pakai rotarix). Nah pada saat setelah vaksin, hitungan detik dari tetes terakhir, anak saya muntah banyak, bahkan smpai 2 kali dengan jeda sebentar.Apakah saya harus segera mengulang vaksin rotarixya segera?Mohon bantuan dan penjelasannya.Terimakasih.

 

Jawab: 

Memang salah satu efek pemberian vaksin melalui mulut adalah sibayi sering secara reflex memuntahkan cairan vaksin yang diberikan. Mungkin karena belum biasa dengan rasa cairan vaksin yang diteteskan dalam mulutnya itu.
Bila hal ini terjadi beberapa saat segera setelah imunisasi oral, maka kemungkinan vaksin oral tersebut belum sempat diserap tubuh, sehingga kita harus memberikan ulang vaksin oral tersebut, seperti yang terjadi pada kasus bayi anda.
Lain bila hal ini terjadi beberapa jam setelah imunisasi oral, maka kita tidak perlu mengulang lagi pemberian vaksin oral ini.
Mungkin salah satu trik adalah berikan tetesan minuman yang rasanya manis sebelum kita berikan cairan vaksin, jadi jangan langsung berikan cairan vaksin lebih dulu.
Demikian keterangan saya, semoga bermanfaat.
Salam,
Dr. Leo Kurniawan
www.selukbelukvaksin.com

http://sehatcaraalamiah.blogspot.com

 

13. Pertanyaan: Jadwal Imunisasi Vaksin Hepatitis B Untuk Orang Dewasa  

 

  • Selamat malam dokter. Mau tanya.  Tentang jawal vaksinasi hep. B dewasa. Bila bulan ke-0 bulan Januari. Bulan ke-1 bulan pebruati. Maka bulan ke-6 bilan juni atau bulan Juli. Atas kerjasamanya diucapkan terima kasih
Jawab:  
Jadwal imunisasi vaksin Hepatitis B adalah 0, 1 dan 6 bulan.
Interval waktu itu dihitung mundur dari waktu diberikan vaksin Hepatitis B yang dosis pertama.
Jadi anda akan mendapatkan dosis terakhir bulan Juni, bukan bulan Juli.
Detail jadwal bisa anda simak dan baca di website2 :
Demikian keterangan saya, semoga menjawab pertanyaan anda.
Salam,
Dr. Leo Kurniawan

 

14. Pertanyaan: Terjadi Penyuntikan Dobel Pada Saat Kampanye DepKes Untuk Imunisasi Vaksin MR

 

  • Permisi dok mau tanya, kalau seandainya pada saat penyuntikan masal vaksin MR terjadi dua kali penyuntikan pd satu waktu (yg seharusnya 0,5ml jadi 1ml krn dua kali suntik) apakah berbahaya? Apa tidak akan menyebabkan over dosis dok? Trmksh sebelumnya untuk jawabannya dok.
Jawab:  
Maksud anda bahwa pada anak tersebut diberikan sampai 2 kali suntikan vaksin MR dalam waktu yang sama ?
Seharusnya hal ini tidak perlu terjadi.
Dalam hal imunisasi kita memang tidak kenal yang disebut overdosis, maksudnya, bila kita ragu2 apakah seseorang telah pernah atau belum diberikan imunisasi vaksin tertentu, maka kita bisa dan boleh berikan vaksin tersebut, meskipun nanti ternyata bahwa dia telah pernah diberikan vaksin yang sama beberapa waktu sebelumnya.
Demikian juga dalam vaksinasi massa seperti kampanye vaksinasi MR bulan Agustus 2017 ini, Bila terjadi penyuntikan ganda, tidak menjadi masalah, hanya efektifitasnya tetap sama baik saja, bukan berarti akan lebih efektif karena dapat dosis 2x dari orang lain.
Detail tentang imunisasi dan lain2 aspek bisa anda baca dan simak di http://selukbelukvaksin.com/jadwal-imunisasi-idai-untuk-anak-berusia-0-18-tahun/
Demikian keterangan saya, semoga memuaskan.
Salam,
Dr. Leo Kurniawan

 

15. Pertanyaan: Bertanya Tentang Proses  Pembuatan Vaksin, Terutama Vaksin MR Dari PT Bio Farma 

 

  • Maaf dokter. Saya XXX, dokter umum kerja di RS Swasta di Kabupaten YYY ZZZ. Apakah dokter punya data proses pembuatan vaksin MR terutama oleh Biofarma ? Kalau ada bisa diemailkan ke saya. Terima Kasih.

 

Jawab: 

Dan sangat menyesal saya tidak mempunyai data tentang proses pembuatan vaksin dari pihak manapun, dan rasanya ini juga konfidensial, sehingga tidak mungkin kita bisa mendapatkannya.
Kalau ingin coba, minta saja ke pihak PT. Bio Farma langsung.
Demikian yang bisa saya sampaikan.
Salam,
Dr. Leo Kurniawan
www.selukbelukvaksin.com

http://sehatcaraalamiah.blogspot.com

 

16. Pertanyaan: Apakah Boleh Menukar Jenis Vaksin Yang Mirip Dalam Satu Serie Imunisasi ? 

 

  • Dengan Hormat, Perkenalkan nama saya sari. Dokter disini saya akan sedikit konsultasi tentang vaksinasi. Pada usia 2bulan bayi saya imunisasi DPT 1 menggunakan vaksin Infarix hexa dan rotavirus, sedangkan sekarang bayi sudah menginjak usia 4bulan, rencananya mau saya berikan vaksin DPT 2, yang menjadi pertanyaan saya: – Waktu DPT 1 menggunakan vaksin Infarix hexa dan rotavirus, Apakah di DPT 2 ini saya boleh menggunakan vaksin yang Pentabio Dok?  Karena waktu saya imunisasi ke Dokter Anak waktu DPT 1,kata beliau “kalau DPT yang bagus(tanpa panas) cukup 2bulan sekali, sedangkan kalau memakai vaksin yang biasa(panas) itu jeda pemberian vaksinnya setiap bulan. Sedangkan ini suami saya bilang kalau DPT 2 pakai pentabio saja karena yang infarix harganya premium. Sekian yang bisa saya sampaikan Dokter, Terima kasih.
Jawab: 
Pertama kita harus tahu apa bedanya antara komposisi vaksin kombinasi Infanrix Hexa (mengandung 6 antigen penyakit) dengan Pentabio yang hanya mengandung 5 jenis antigen penyakit.
Pada Infanrix Hexa mengandung antigen DTP – Hib – IPV – Hepatitis B
Sedangkan pada Pentabio mengandung DTP – Hib – Hepatitis B
Interval waktu pemberian dosis berikutnya masing2 jenis vaksin ini adalah :
– Pada Infanrix Hexa diberikan 2, 4 dan 6 bulan
– Pada Pentabio div=berikan pada usia 2 bulan lalu masing2 dosis interval 1 bulan minimal
Dengan pertimbangan harga, Pentabio ini karena disuport pemerintah / DepKes, maka vaksin kombinasi jenis ini adalah GRATIS di Puskes atau di tempat Bidan praktek.
Anda boleh saja mengganti imunisasi dosis ke2 selanjutnya dengan vaksin Pentabio, tetapi karena dalam vaksin Pentabio tidak  ada vaksin Polio, maka anda harus mendapatkan imunisasi Polio tersendiri dari Puskes atau Bidan tempat imunisasi sesuai jadwal imunisasi vaksin Polio, detail bisa anda simak dan baca di website http://selukbelukvaksin.com/wp-content/uploads/2013/08/Jadwal-Imunisasi-IDAI-Tahun-2014.jpg
Demikian keterangan saya, semoga bermanfaat.
Salam,
Dr. Leo Kurniawan

 

 

 

 

 

 

Vaccine Saves Lives !

 

tags: , , , ,

Related For Tanya Jawab Tentang Vaksin Dan Vaksinasi – August 2017