Tanya Jawab Tentang Vaksin Dan Vaksinasi – August 2015

Tanya Jawab Tentang Vaksin Dan Vaksinasi – August 2015

Seperti halaman Tanya Jawab Vaksin dan Vaksinasi sebelumnya yang terdapat dalam website ini, karena setiap bulan pertanyaan semakin banyak, maka untuk memudahkan Pembaca mencari apa yang diinginkan, maka mulai sekarang, semua pertanyaan dan jawaban yang ada dalam satu bulan akan dirangkum dalam bulan yang bersangkutan, sesuai dengan topik vaksin yang ditanyakan.

Semoga dengan cara demikian, akan memudahkan Para Pembaca mencari dan membaca pertanyaan dan jawaban yang di-inginkan.

Salam,

Dr. Leo Kurniawan (leokurniawandr@gmail.com)

Catatan: Agar supaya pertanyaan Anda tentang vaksin dan masalahnya bisa terjawab dengan tuntas dan jelas,   kami  sarankan Anda mengirimkan pertanyaan dengan email yang ditujukan ke alamat email kami diatas

Imunisasi dan Hal Terkait  Google Free Image

Imunisasi dan Hal Terkait
Google Free Image

——————————————————————————————————————–

Pertanyaan Vaksinasi Yang Direncanakan Sebelum Menikah dan Rencana Kehamilan

  • selamat malam dokter,saya adalah seorang dokter di sebuah puskesmas,saya mau menikah 1 minggu lagi dan merencakan untuk program kehamilan,tadi saya dapat tawaran untuk vaksinasi hepatitis b dari BPJS,bagaimana pengaruhnya vaksinasi ini nnanti terhadap perkembangan janin? terimakasih.

Jawab:

Vaksinasi hepatitis b pra pernikahan memang dianjurkan untuk antisipasi kejadian kontaminasi dan keselamatan dan kesehatan janin yg akan kita kandung dan lahirkan nanti.
Vaksinasi prakehamilan dianjurkan minimal 4 minggu sebelum rencana kehamilan atau kslau sdh hamil ditunda dahulu, ini untuk vaksin virus hidup yg dilemahkan seperti vaksin MMR, cacar, campak, vaksin polio hidup dan sejenisnya.
Untuk vaksinasi yg antigen kuman atau virusnya mati, maka anjuran seperti diatas tidak ada, artinya kita bisa vaksinasi sepanjang masa kehamilan berlangsung.
Hanya saja untuk keamanan dan lain hal, semua tindakan medis, termasuk vaksinasi ini dilakukan jauh sebelum hamil atau minimal setelah triwulan ke2 kehamilan.
Vaksin mati seperti hepatitis a dan b, influenza, Tdap, polio vaksin injeksi dan sebangsanya.
Detail bisa anda baca di www.selukbelukvaksin.com subseksi vaksin untuk wanita hamil
Semoga ini menjelaskan masalah anda.
Salam,
Dr. Leo Kurniawan
www.selukbelukvaksin.com
Pertanyaan Apakah vaksin PCV Diperlukan ? Vaksin PCV Sama Dengan Vaksin Hib ?
  • Dear dr Leo,
    Sy mendapat email dr dari internet dan blog dr. Ad bbrapa hal yg ingin sy tnyakan mengenai pendpat dr.
    1. Apakah vaksin PCV perlu dan penting diberikan kpd anak? Karena sy pernah mendengar bbrapa pendpat dr yg menyatakan bahwa pd dasrnya sama dg vaksin HIB?
    2. Lalu, jk vaksin HIB dna Rota dmulai pd bulan k 3 apakah efektifitas ya dpt berkurang? Apa memang ada jadwal spt itu? Karena dr sy menjadwalnya vaksin tab d mulai dr bulan k3 ?
    Terima kasih sebelumnya dok…
Jawab:

Menjawab pertanyaan anda sebagai berikut :

1. Vaksin PCV adalah jenis vaksin untuk mencegah penyakit infeksi pneumonia (paru) yang disebabkan oleh kuman Streptococcus pneumonia.
Vaksin PCV ini tidak sama dengan vaksin Hib (Haemophilus influenzae) yang juga bisa menyebabkan infeksi paru dan terjadi penyakit pneumonia.

Jadwal vaksinasi Hib dan PCV adalah mulai saat bayi berusia 2 bulan dan seterusnya   http://selukbelukvaksin.com/jadwal-imunisasi-idai-untuk-anak-berusia-0-18-tahun/

Vaksin PCV adalah vaksin anjuran seperti vaksin Hib juga, jadi kalau memang bisa diberikan ya bagus, sehingga ada perlindungan untuk anak, tapi karena vaksin PCV ini lumayan mahal, jadi dipikirkan dulu biaya dan kesanggupan orang tua.

Vaksin Hib terdapat dalam bentuk vaksin kombinasi DTP – Hib – Polio (nama dagang Pediacel yang non subsidi) atau dalam bentuk kombinasi DTP – Hib – Hep B (Pentabio nama dagangnya) yang disubsidi pemerintah. Pentabio bisa didapat di Posyandu dan Bidan
2. Jadwal imunisasi Hib dan Rota yang baku adalah mulai bayi berusia 2 bulan, 4 bulan dan 6 bulan.
Hati2 untuk vaksin Rotavirus, ada usia maksimum pada setiap dosis yang diberikan, jangan terlambat dari usia yang direkomendasi oleh para ahli dan pabrik pembuat vaksinnya.
Jadi sebaiknya ikuti jadwal imunisasi 2, 4 dan 6 bulan saja yang sudah baku untuk menghindari keterlambatan memberikan vaksin Rotavirus.

Semoga ini menjawab pertanyaan anda.

Salam,

Dr. Leo Kurniawan

www.selukbelukvaksin.com


Pertanyaan Ketersediaan Vaksin Whooping Cough Atau Pertusis Untuk Orang Dewasa di Indonesia
  • Dr Leo Kurniawan yth, Saya mau bertanya tentang imunisasi vaksin whooping cough/Pertusis/Batuk rejan.. Bulan November nanti saya akan berangkat ke Melbourne, untuk bertemu dengan cucu saya yg baru lahir, tapi anak dan mantu saya minta sebelum saya berangkat, saya harus di suntik vaksin Whooping cough/Pertusis karena dokter di Australia mewajibkan nya… Sebab itu saya minta infomarsi nya tentang vaksin itu, apakah saya bisa datang ke tempat praktek dokter untuk suntik vaksin itu…Dan berapa biaya nya? Dimana tempat praktek dokter? Terima kasih untuk perhatian nya, saya tunggu jawaban nya. Salam hormat,
Jawab:

Untuk orang dewasa vaksin yang diberikan adalah vaksin Tdap atau Td yang berbeda dengan vaksin DTP untuk anak dan bayi.
Detail bisa ibu lihat di :http://selukbelukvaksin.com/jadwal-imunisasi-orang-dewasa-versi-us-cdc/

Saya sendiri tidak menyediakan vaksin jenis ini, dan saya tidak tahu kolega saya yang mana menyediakan vaksin jenis ini, mungkin ibu bisa bertanya kepada dokter anak sekitar atau kerumah sakit.

Atau setelah tiba di Australia, ibu bisa langsung minta disuntikkan vaksin Tdap atau Td ini, cukup diberikan 1 dosis saja.

Sebagai informasi tambahan, saya belum pernah tahu bahwa di Indonesia tersedia vaksin Tdap atau Td, karena selama ini saya belum pernah melihat barang tersebut dari distributor vaksin. Sehingga saya anjurkan ibu tanya saja dirumah sakit atau langsung disuntik saja di Australia, karena diluar negeri, termasuk Australia, jenis vaksin ini memang tersedia untuk orang dewasa.
Mungkin ada Kolega atau Teman Sejawat saya yang tahu bahwa vaksin jenis Tdap atau Td sudah dijual dan tersedia di Indonesia ? Mohon saya diberikan informasi tersebut. Terima kasih sebelumnya.

Demikian informasi tambahan saya untuk ibu.

Semoga ini menjawab pertanyaan ibu.

Salam,

Dr. Leo Kurniawan

www.selukbelukvaksin.com 

 

Pertanyaan Mengapa Orang Dewasa Atau Orang Tua Perlu Mendapatkan Vaksin Whooping Cough atau Vaksin Pertusis ?

 

  • Dr Leo K,  Terima kasih untuk tambahan informasi nya… Email dokter sudah saya forward lg ke anak saya…        Memang jadi ribet, dok… Mau berkunjung lihat cucu pertama saja repot sekali! Maklum dok, menantu saya bule Aussie jd dokter kandungan menganjurkan hal ini                           Padahal saya sudah kasih tahu bahwa dulu anak saya semasih bayi-balita sudah lengkap semua imunisasi/booster, tp tetap saja dia minta suami nya di vaksin lagi hahaha                  Kadang saya suka kesal dengan dokter di sana, mereka menganggap kita bangsa Indonesia bangsa yg primitif yg hidup di hutan pembawa segala macam penyakit…                     Teman saya Dr Johan Gautama juga kasih tahu kalau waktu bayi saya sudah di vaksin DPT ya sudah tidak perlu lg vaksin Pertusis. Tapi masalah nya saya tidak ingat apa dulu waktu saya bayi-balita sudah lengkap vaksin DPT, mau tanya ke mami yaaaa mami saya sudah pikun dok hahaha…           Minggu depan anak dan menantu saya akan diskusi dengan dokter nya, jadi saya tunggu kabar dari mereka, mungkin saya akan di vaksin disana…                                                           Terima kasih banyak ya dokter untuk waktu dan perhatiannya dan semua informasinya…                                                      Salam,
Jawab:

Untuk ibu ketahui bahwa daya proteksi hasil vaksinasi DTP semasa bayi atau waktu anak kecil tidak ada yang bertahan hingga seumur hidup seperti persepsi orang dan dokter pada umumnya.

Karena seiring dengan berjalannya waktu dan meningkatnya usia anak, maka daya proteksi hasil imunisasi vaksin DTP akan berkurang hingga mencapai titik terendah atau nol, yang artinya, pada saat itu kita sudah tidak terlindung lagi oleh vaksin DTP yang pernah kita terima beberapa puluh tahun yang lalu sewaktu kita masih bayi atau anak2.

Untuk mencegah jangan kita terserang penyakit whooping cough atau pertusis ini, maka para orang dewasa apalagi orang tua perlu mendapatkan suntikan penguat atau booster vaksin tersebut, minimal 1 dosis vaksin Tdap atau Td untuk mengatasi masalah ini.

Ketahuilah bahwa lama atau masa proteksi vakinasi DTP masa bayi atau anak itu hanya bertahan paling lama 12 tahun atau sekitar itu saja.

Detail tentang hal ini bisa dibaca di   http://selukbelukvaksin.com/vaksin-pertusis-untuk-penyakit-batuk-rejan-seluk-beluk-dan-perkembangannya/

Jadi dalam hal ini bukan dokter Australia yang rewel atau menganggap kita dari Indonesia ini seperti orang dari negara primitif, tapi ini untuk melindungi bayi atau new born infant yang masih rentan dan lemah terhadap penularan penyakit DTP yang serius dan berbahaya bagi new born baby ini.

Salah satu sumber penularan whooping cough kepada bayi new born adalah dari kakek dan nenek bayi tersebut. Juga orang tua bayi tersebut !

Detail  baca di :
http://selukbelukvaksin.com/vaksin-pertusis-untuk-penyakit-batuk-rejan-seluk-beluk-dan-perkembangannya/

Selamat mengunjungi cucunya dan lakukan seperti yang dianjurkan dokter disana, percayalah anjuran mereka ini memang ad dasar ilmiahnya, bukan meng-ada2 atau bluffing.

Salam,

Dr. Leo Kurniawan

www.selukbelukvaksin.com

Pertanyaan Bagaimana Menyikapi Perbedaan Komposisi Kandungan Vaksin Dalam Berbagai Jenis Vaksin Kombinasi  
  • selamat siang Dok,
    terima kash banyak dokter memberikan kesempatan bertanya untuk masalah imunisasi ini, karena saya adalah ayah baru 1 anak yang masih awam sekali mengenai masalah imunisasi walaupun sudah beberapa kali kunjungan ke dokter SPa.
    Langsung ke pokok masalahnya ya dok,
    anak saya saat ini usainya 3 bulan 2 hari.
    dari sejak lahir sampai 1 bulan saya mengikuti imunisasi di RSIA tempat anak saya lahir , dan mendapatkan imunisasi
    0 bulan: Hepatitis B dan Polio
    1 bulan : BCG dan Hepatitis B
    2 bulan : tidak imunisasi karena biayanya mahal
    akhirnya saya memutuskan untuk bulan ke 3 ke puskesmas, ternyata jadwal imunisasi di puskesmas beda dengan jadwal di buku kontrol anak dari RS.
    dan vaksin yang tersedia adalah VAksin Kombo (Hepatitis B+DPT+Hib)
    bagaimana saran dokter?
    1. Karena saya mengejar keterlambatan imunisasi di bulan ke 2,  dan saya ingin imunisasi di puskesmas maka, anak saya akan mendapatkan imunisasi Hepatitis B yang ke 3 pada umur 3 bulan (jarak 2 bulan dari hepatitisB 2) dari vaksin Kombo HepB+HiB+DPT, apakah boleh dilakukan ?
    2. Lalu apabila saya meneruskan di puskesmas untuk bulan ke 4 5 dan 6, maka sampai umur 6 bulan akan mendapatkan 5x hepatitis B karena vaksinnya adalah vaksin kombo yang sudah ada vaksin hepatitis-B nya.
    3. apakah aman apabila anak saya mendaptkan imunisasi Hepatitis B melebihi batas dari puskesmas dan rekomendasi IDAI
    tolong penjelasannya ya dok, karena saya tidak bisa mendapatkan penjelasan di puskesmas mengenai hal ini.
    Terima kasih banyak atas waktu dan jawaban dokter , saya tunggu jawaban dokter baru saya akan imunisasi anak saya, supaya tidak takut salah.
Jawab:

Dari data khronologis anda, ternyata hingga bulan ke 2 bayi anda belum diberikan vaksinasi DTP yang seharusnya sudah dimulai saat usia 2 bulan.

Yang anda sebutkan vaksin kombinasi di Puskesmas adalah vaksin Pentabio yang kandungannya ada vaksin DTP, Hib dan Hepatitis B.

Jadwal Pentabio adalah pada usia 2 bulan, lalu interval 4 minggu untuk dosis ke 2 dan dosis ke 3.

Sekarang usia bayi sudah menginjak usia bulan ke 3, jadi bisa segera diberikan vaksin Pentabio untuk segera mendapatkan vaksin DTP dan Hib yang memang belum pernah diberikan untuk bayi anda.

Perlu diberikan 3 dosis lengkap vaksin Pentabio ini hingga usia bulan ke 5 nanti.
Dari data anda, memang terlihat bayi akan mendapatkan vaksin Hepatitis B lebih banyak kali dari yang dianjurkan.
Hal ini memang kalau bisa dihindari, tetapi bukan karena masalah efek jelek vaksin tersebut, lebih banyak disebabkan kemungkinan terjadinya efek samping atau KIPI yang mungkin saja bisa terjadi.
Tapi sampai sejauh ini, vaksin kombinasi ini cukup aman dan untuk vaksin tidak dikenal adanya over dosis seperti halnya obat2an.
Detail bisa anda baca di bagian tanya jawab di website
http://selukbelukvaksin.com/tanya-jawab-tentang-vaksin-dan-vaksinasi-june-2015/
Pilihan lain, anda bisa minta vaksin kombinasi brand lain, yang kandungannya berisi vaksin DTP – Hib – Polio tanpa vaksin Hepatitis B. Sayangnya vaksin kombinasi ini tidak mendapatkan subsidi pemerintah, sehingga harga vaksin ini cukup mahal untuk kita.
Semoga ini menjawab pertanyaan anda diatas.
Salam,
Dr. Leo Kurniawan
Pertanyaan Vaksin Pentavalent Kombinasi Dengan Dan Tanpa Vaksin Hepatitis B, Bagaimana Jadwal dan Schedulenya ?
  • Terima kasih banyak dokter atas bakasannya yang sangat detail.
    Apabila skrg saya berikan.pentabio,.lalu sebaiknya agar tidak.berlebih vaksin.hepatitis.b nya, vaksin kombo.yang tanpa.hepatitis B itu saya berikan kapan ya dok, saya akan.menabung agar bisa.membeli vaksin.kombo.itu walaupun.mahal.demj.anak.saya. nama.vaksinnya apa.dok yang kombo tanpa hepB itu?
Jawab:

Vaksin kombinasi pentavalent yang berisi DTaP – Hib – Polio IPV itu bernama dagang Pediacel, produk dari Prancis.
Detail tentang jenis vaksin bisa anda baca di :
http://selukbelukvaksin.com/jenis-dan-macam-vaksin/

Vaksin kombinasi pentavalent ini terdiri dari 3 dosis (belum termasuk booster setelah berusia > 1 tahun). Jadwal vaksin Pediacel ini adalah pada usia 2 bulan 4 bulan dan 6 bulan.

Jadi seandainya anda ingin memberikan vaksin ini, maka segera anda bisa berikan dosis pertama pada saat bayi berusia 3 bulan, dosis berikutnya interval 2 bulan setiap dosisnya.

Demikian penjelasan yang bisa saya berikan. Semoga menjawab pertanyaan anda.

Salam,

Dr. Leo Kurniawan

www.selukbelukvaksin.com

Vaccine Saves Lives !

tags: , , , ,

Related For Tanya Jawab Tentang Vaksin Dan Vaksinasi – August 2015