Tanya Jawab Tentang Vaksin Dan Vaksinasi – April 2016

Tanya Jawab Tentang Vaksin Dan Vaksinasi – April 2016

Seperti halaman Tanya Jawab Vaksin dan Vaksinasi sebelumnya yang terdapat dalam website ini, karena setiap bulan pertanyaan semakin banyak, maka untuk memudahkan Pembaca mencari apa yang diinginkan, maka mulai sekarang, semua pertanyaan dan jawaban yang ada dalam satu bulan akan dirangkum dalam bulan yang bersangkutan, sesuai dengan topik vaksin yang ditanyakan.

Semoga dengan cara demikian, akan memudahkan Para Pembaca mencari dan membaca pertanyaan dan jawaban yang di-inginkan.

Salam,

Dr. Leo Kurniawan (leokurniawandr@gmail.com)

Catatan: Agar supaya pertanyaan Anda tentang vaksin dan masalahnya bisa terjawab dengan tuntas dan jelas,   kami  sarankan Anda mengirimkan pertanyaan dengan email yang ditujukan ke alamat email kami diatas

female doctor Google Free Image

female doctor Google Free Image

——————————————————————————————————————–

1. Pertanyaan Apakah Vaksin Meningitis Aman (Untuk Bayi) Untuk Ibu Menyususi ? Berapa Lama Waktu Interval Sejak Saat Imunisasi Hingga Vaksin Menjadi Efektif Mencegah Penyakit ?     

  • Sebelumnya kami ucapkan terimakasih atas waktunya. Saya ingin menanyakan apakah vaksin meningitis ini aman untuk ibu menyusui? Karena istri saya sedang masa menyusui anak kami yang berumur 1bulan 9 hari. Mohon informasinya karena kami akan melaksanakan ibadah umroh tanggal 9 april- 16 april 2016. Tanggal keberangkatan kami sangat mendadak dari agent tour kami. Mohon bantuan jawabannya karena vaksin ini aktif 10 hari setelah proses vaksinansi.
1. Apabila aman untuk ibu menyusui apakah kami tetap melakukan vaksin ini?
2.  Apakah ada manfaatnya untuk kasus kami, karena kalau istri saya vaksin tanggal 8 april 2016 dipagi hari dan kami berangkat menuju madinah 9 april 2016 pagi hari dan sampai pukul 15.25?
Mohon bantuanya…
Salam,
Jawab:   
Menjawab pertanyaan anda mengenai vaksin Meningitis buat ibu yang sedang menyusui dan untuk umroh.
1. Vaksin meningitis bukan kontraindikasi untuk ibu yang menyusui, artinya vaksin ini cukup aman untuk bayi dan ibu yang sedang menyusui, jadi vaksin ini boleh diberikan.
2. Biasanya setelah imunisasi, maka diperlukan waktu minimal 10 hingga 14 hari kemudian, maka kadar anti body dalam tubuh baru akan mencapai tingkat yang memadai untuk menangkal penyakit yang ingin kita cegah. Kecuali ini adalah vaksinasi ulangan, yang sebelumnya telah pernah diberikan vaksin yang sama, dan sekarang mengulang kembali.
Untuk kasus istri anda, saya berasumsi ini adalah vaksinasi meningitis yang pertama, sehingga secara teoritis kita baru dikatakan akan kebal setelah melewati tenggang waktu 10  hingga 14 hari minimal.
Kalau memang berencana umroh dalam waktu dekat, maka mestinya sudah mulai diberikan imunisasi secepatnya, jangan mepet seperti ini.
Yang saya kuatir nanti diperiksa tanggal imunisasinya, bila masih kurang dari 10 hingga 14 hari, ada kemungkinan ditahan dikarantina atau dideportasikan oleh pihak sana.
Demikian penjelasan saya, semoga bermanfaat.
Salam,
Dr. Leo Kurniawan
2. Pertanyaan Tergigit Oleh Anjing Yang Sudah Divaksinasi Rabies, Apa Yang Harus Dilakukan Sekarang ?
  • Selamat malam dok, nama saya sony umur 20 tahun. Kemarin malam jam 19.30 saya digigit oleh anjing di bagian telinga hingga sobek, saya mendapat informasi oleh pemilik kalau anjing tersebut sudah di suntik rabies, walaupun begitu saya masih cemas dok. Saya baru melakukan vaksin anti rabies dan vaksin anti tetanus setelah 23 jam dok.. Saya di suntik oleh pihak rumah sakit sebanyak 3x dok.. Yang ingin saya tanyakan adalah, apakah obat tersebut akan ampuh walaupun saya terlambat memberi vaksin dok? Pasalnya tubuh saya merasa agak tidak enak dok..
    Mohon maaf telah mengganggu waktu dokter.. Terimaksih sebelumnya dokter
Jawab: 
Dari khronologis kejadian yang anda berikan bahwa semenjak anda digigit oleh anjing tersebut, maka selang beberapa jam kemudian anda sudah diberikan vaksin anti rabies yang jumlah suntikannya sebanyak 3 kali, dan anda juga sudah diberikan suntikan anti tetanus.
Asumsi saya bahwa pihak rumah sakit atau dokter yang menangani luka anda sudah melakukan semua yang harus dilakukan untuk anda, yaitu dari perawatan luka hingga usaha mencegah penyakit rabies.
Vaksin anti rabies terdiri 3 dosis, dimana dosis pertama diberikan pada waktu hari 0 atau hari kejadian gigitan anjing, lalu dosis ke2 diberikan pada hari ke 7 sejak hari kejadian dan dosis ke 3 terakhir pada hari ke 21 dari sejak hari kejadian.
Pada kasus anda kita tidak berikan RIG (rabies immunoglobuline) karena anjingnya telah diberikan vaksinasi rabies sebelumnya, jadi asumsi dokter yang merwat anda bahwa anjing tersebut adalah sehat.
Saya tidak jelas apakah 3 kali suntikan yang anda terima itu apakah terdiri suntikan vaksin dosis ke 1 dan suntikan untuk anti tetanus saja, dan suntikan ke 3 itu adalah suntikan apa ?
Coba tanyakan kepada dokter yang merawat saat itu, suntikan apa saja yang anda terima saat itu ? Apakah anda masih harus kembali untuk mendapatkan suntikan dosis ke 2 vaksin rabies dan seterusnya ?
Detail tentang vaksinasi rabies dan dosisnya, juga tentang Rabies Immunoglobuline atau RIG ini bisa anda baca dan pelajari di website http://selukbelukvaksin.com/vaksin-rabies-jenis-dan-dosis-vaksin-rabies-dan-rabies-immuno-globulin-rig/
Demikian keterangan saya untuk pertanyaan anda, semoga menjawab apa yang ingin anda ketahui.
Salam,
Dr. Leo Kurniawan
3. Pertanyaan Cara Membawa Vaksin Polio Tetes OPV Dan Rantai Dingin Vaksin   
  • Slmat sre dok..sy mau tax..dok bagamana status vaksin polio klw kontak dg udara luar tp vaksinx msh utuh blm d buka (vaksinx d simpan dlm toples yg sdh d beri kasa alkohol kmudian d bawa k sasaran dgn jarak tempuh 6 menit dri tempatx) apakah virus poliox mati atau tambah ganas jika di berikan kpda anak batita..apa efek samping dari itu smua dok..mksh dok
Jawab: 
Saya yakin ini vaksin polio tetes OPV ya.
Ini adalah vaksin virus polio hidup yang telah dilemahkan atau live attenuated polio oral vaccine.
Supaya vaksin ini tetap efektif maka transportasi vaksin jenis ini harus dengan cold package yang adekuat suhunya.
Menurut cerita anda, vaksin polio ini belum dibuka, berarti belum kontak langsung dengan udara, dan dibawa dengan toples berisi kasa alkohol (?), tapi jarak tempuh hanya 6 menit, rasanya vaksin polio ini tetap masih baik dan bisa anda pergunakan.
Saran saya, lain kali jangan dibawa dengan cara demikian, kasa alkohol tidak menjamin suhu dalam toples sampai 2 – 4 derajat Celcius, adalah lebih baik dengan es batu atau dengan kantong cairan kimia yang mempunyai suhu lebih rendah dari itu, tapi jangan menempelkan vaksin langsung dengan es batu atau kantong pendingin zat kimia ini.
Vaksin dan es atau kantong zat kimia itu ditempatkan dalam thermos yang bisa menjaga suhu tetap dingin, jangan di toples seperti yang anda lukiskan itu.
Vaksin tersebut harus segera dipakai sampai habis atau jangan disimpan untuk imunisasi berikut lagi, ini karena sudah dibuka dan suhu sudah bukan antara 2 – 4 derajat Celsius lagi. (sistim rantai dingin vaksin / vaccine cold chain)
Demikian keterangan saya.  Semoga bermanfaat
Salam,
Dr. Leo Kurniawan

Vaccine Saves Lives !

tags: ,

Related For Tanya Jawab Tentang Vaksin Dan Vaksinasi – April 2016